Sistem Reproduksi Wanita – Pengertian, Organ Penyusun dan Cara Merawatnya Lengkap

Posted on
Sistem Reproduksi Wanita – Pengertian, Organ Penyusun dan Cara Merawatnya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Sistem Reproduksi Wanita dan Organ Penyusunnya Lengkap 

Bagian-Bagian Alat Reproduksi Perempuan Beserta Fungsinya – Tubuh mempunyai beragam sistem organ yang menjalankan fungsinya masing-masing. Salah satu fungsi yang paling penting adalah sistem reproduksi. Sistem ini mempunyai peran untuk manusia sehingga dapat berkembang biak. Tak seperti sistem yang lainnya, sistem reproduksi wanita dan pria jauh berbeda.

Sistem Reproduksi Wanita

Sistem reproduksi wanita mempunyai beberapa fungsi yang nantinya akan menjadi tempat pembuahan dan kehamilan, serta melindungi organ reproduksi bagian dalam dari beragam gangguan yang dapat menyebabkan infeksi. Alat reproduksi wanita ini juga berperan penting di dalam siklus menstruasi dan jalan kelahiran bayi.

Organ Sistem Reproduksi Wanita

Dengan memahami organ reproduksi wanita, akan membuat kita mengetahui cara merawat organ reproduksi dengan benar. Sehingga sebagai wanita, kita akan lebih tanggap dalam memahami masalah yang mungkin terjadi pada organ reproduksi tersebut.

Sistem reproduksi wanita ini terdiri dari beberapa organ yang menjalankan fungsinya masing-masing. Bila ditinjau dari letaknya, ada dua jenis alat reproduksi wanita yaitu yang ada di dalam dan di luar tubuh. Berikut ini penyusunan sistem reproduksi wanita :

Alat Reproduksi Bagian Dalam

Ovarium

Bagian pertama dari alat reproduksi wanita adalah ovarium atau indung telur. Yang merupakan organ yang memproduksi sel telur dan beragam hormon pada wanita yaitu estrogen dan progesteron. Ovarium terletak di sisi kanan dan kiri dan terhubung dengan rahim melalui tuba fallopi. Ovarium kiri dan kanan mengeluarkan sel telur dengan cara bergantian setiap 28 hari, sehingga terciptalah menstruasi.

Tuba Fallopi

Adalah saluran yang membentang dari ujung kanan sampai ujung kiri, fungsinya yaitu jalan ovum menuju rahim, bisa menjadi tempat terjadinya pembuahan, tempat persiapan hasil pembuahan sebelum menuju rahim.

Uterus/Rahim

Adalah bagian sistem reproduksi yang bentuknya serupa dengan buah pir. Uterus adalah ruang bagi janin untuk tumbuh dan berkembang selama masa kehamilan. Uterus tersusun dari otot yang sifatnya elastis sehingga dapat membesar dan mengikuti ukuran janin. Saat proses persalinan tiba, otot uterus akan mengalami kontraksi yang dapat membantu janin untuk keluar melalui jalan lahir.

Serviks/Leher Rahim

Adalah jalan masuk utama antara uterus dengan vagina. Bentunya yaitu dinding sempit, tetapi sifatnya fleksibel dan dapat melebar saat proses persalinan tiba. Serviks juga merupakan salah satu alat reproduksi wanita yang rentan terhadap penyakit. Buktinya dengan tingginya tingkat penyakit kanker serviks pada wanita.

Vagina

Adalah alat reproduksi yang letaknya lebih ke arah dalam. Yaitu berada di belakang kandung kemih. Vagina mempunyai beberapa fungsi yaitu jalan utama masuknya sperma menuju rahim atau tuba fallopi, jalan keluar dari darah menstruasi, hingga sebagai jalur lahirnya bayi.

Baca Juga :   Kapasitor (Nilai tetap dan Variable) : Pengertian Serta Jenis - jenisnya Terlengkap

Alat Reproduksi Bagian Luar

Mons Veneris

Adalah alat reproduksi wanita di bagian paling luar. Mons veneris ini tersusun atas jaringan lemak dan sedikit jaringan ikat. Yang merupakan bagian yang paling menonjol yang menutupi tulang kemaluan. Bagian ini adalah bagian yang ditumbuhi dengan rambut kemaluan saat wanita sudah beranjak dewasa. Nama lainnya adalah Gunung Venus.

Labia Mayora

Disebut juga dengan bibir kemaluan besar, pada dasarnya bentuk labia ini seperti bibir. Dan terletak di bawah Mons Verenis dengan memanjang sampai ke parineum yaitu area kulit diantara lubang vagina dengan anus. Labia mayora ini tersusun dari jaringan lemak dan kelenjar ringan. Rambut kemaluan yang menutupi bagian labia mayora adalah rambut yang tumbuh di Mons Veneris.

Labia Minora

Adalah bibir kemaluan kecil yang letaknya di dalam Labia Mayora yang tidak ditumbuhi dengan rambut kemaluan. Labia Minroa tersusun atas jaringan lemak yang mempunyai banyak pembuluh darah. Baik di bagian Labia Minora maupun Mayora, keduanya terdapat area sensitif yang bisa menerima rangsangan seksual.

Klitoris

Bentuknya seperti gumpalan kecil dan terletak di bagian atas Labia Minora. Klitoris menjadi bagian yang paling sensitif pada rangsangan saat berhubungan seksual. Sifat erektil pada klitoris hampir sama dengan penis pada pria.

Vestibulum

Adalah rongga pembatas diantara dua sisi Labia Minora. Yang letaknya di bagian bawah dan di bagian atasnya adalah klitoris. Di bagian ini juga terdapat kelenjar bartholin atau vestibular yang akan menghasilkan cairan yang menjadi pelumas, saat berhubungan seksual.

Himen

Himen dikenal juga dengan selaput dara yang merupakan sebuah selaput membran tipis yang menutupi vagina. Darah menstruasi juga biasanya keluar dari himen karena pada umumnya himen mempunyai satu lubang yang ukurannya sedikit lebih besar. Himen sering dihubungkan dengan keperawanan pada wanita, tapi hal ini masih menjadi perdebatan para ahli. Karena banyak juga yang menyebutkan bahwa selaput dara tidak bias.

Merawat Alat Reproduksi Wanita

Fungsi utama pada alat reproduksi pada dasarnya adalah untuk berkembang biak. Tetapi fungsinya sama penting dengan seluruh sistem organ di dalam tubuh yang lainnya. Yang juga harus dirawat dengan baik. Cara merawat bagian reproduksi bisa dengan beragam cara. Salah satunya dengan menjaga kebersihan alat reproduksi pada wanita di bagian luar. Karena hal itu dapat mencegah masuknya bakteri dan virus ke bagian dalam sistem reproduksi.

Gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi dipengaruhi oleh berbagai sebab, salah satunya adalah faktor kebersihan. Beberapa gangguan pada sistem reproduksi yang pada umumnya ditemui adalah perdarahan nonmenstrual, masalah pada ovarium dan tuba fallopi yang berpengaruh pada menstruasi dan juga kesuburan, peradangan vagina, kanker serviks, hingga penyakit menular seksual.

Anda harus menjaga dan memerhatikan kesehatan reproduksi anda, bila terjadi siklus menstruasi yang tidak lancar, sakit di bagian alat reproduksi, atau gejala yang lainnya maka segera hubungi dokter. Pemeriksaan secara berkala juga penting untuk mencegah penyakit pada sistem reproduksi.

Sekian pembahasan lengkap tentang bagian-bagian alat reproduksi perempuan beserta fungsinya. Baik di bagian dalam maupun bagian luar. Semoga dapat dipahami dan berguna bagi setiap pembaca perempuan, dalam merawat alat reproduksinya.

Baca Juga :