Mitigasi : Pengertian, Tujuan, Tahap, dan Jenisnya Terlengkap

Posted on
Mitigasi : Pengertian, Tujuan, Tahap, dan Jenisnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Tujuan, Tahap, dan Jenis Mitigasi

Mitigasi adalah – serangkaian usaha untuk mengurangi dari adanya risiko bencana. Apabila kita ketahui bahwa Negara kita ini kaya akan keanekaragaman tumbuhan dan sangat melimpah sumberdaya alamnya. Namun, karena banyak ulah dari tangan jail yang membuat semakin menipis sumber daya alam kita. Sehingga mengakibatkan berbagai bencana bermunculan. Pada kesempatan kali ini kita akan mengulas mengenai berbagai hal yang menyangkut dengan mitasi.

Pengertian Mitigasi Dan Penjelasannya

Berdasarkan UU No. 24 tahun 2007 dinyatakan bahwa definisi dari mitigasi adalah serangkaian/ berbagai upaya dalam menangani dan mengurangi dari risiko bencana. Hal tersebut dapat dilakukan baik lewat pembangunan fisik ataupun dengan menjalankan sesuatu yang bersifat penyadaran.

Selain hal tersebut, bisa dilakukan dengan cara meningkatkan kemampuan yang bertujuan dan berfungsi guna menghadapi ancaman bencana. Hakikatnya, sebenarnya mitigasi dijalankan dengan harapan bisa menghadapi berbagai jenis bencana. Baik hal ini dari jenis yang dialami jenis bencananya atau disebut dengan (natural disaster) ataupun bencana sebagai akibat dari ulah tangan atau dikenal dengan (man-mad disaster).

Era kemajuan teknologi sekarang ini membuat bencana bisa dideteksi dengan cepat dan kapan bencana itu akan dialami. Tetapi, yang harus kalian ketahui dengan bersama bahwa bencana ini bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan bisa menimbulkan kerugian banyak hingga akan menekan korban dan angka kematian bagi manusia dan seluruh mahluk di muka bumi ini.

Tujuan Mitigasi

Adapun tujuan dari mitigasi ini antara lain :

  1. Untuk mengurangi adanya risiko maupun dampak buruk terhadap bencana, misalnya seperti dampak kerusakan pada sumber daya alam, kerugian ekonomi dan banyaknya korban jiwa.
  2. Menjadi pembelajaran dan rujukan untuk pemerintah dalam membuat perencanaan pembangunan pada suatu tempat.
  3. Tujuannya juga untuk membantu di dalam meningkatkan kesadaran dan juga pengetahuan masyarakat saat menghadapi risiko serta dampaknya bencana.

Tahap Tahap Penanganan Bencana

Menurut siklus waktunya, terdiri empat tahapan dari penangan bencana (mitigasi) ini, diantaranya silahkan kalian simak pembahasan dibawah ini. Mitigasi adalah tahap awal dalam menanggulangi bencana alam guna mengurangi dan juga memperkecil dari dampak bencana. Mitigasi ialah kegiatan sebelum terjadinya bencana. Contohnya kegiatan tersebut antara lain membuat peta di wilayah yang rawan bencana, dan pembuatan bangunan yang tahan gempa.

Selain ini bisa juga dengan menyelenggarakan penanaman pohon bakau, lalu penghijauan hutan dan memberikan penyuluhan dengan memberikan pengetahuan serta meningkatkan kesadaran masyarakat yang sedang tinggal di wilayah yang rawan gempa.

Berikut ini adalah tahapan-tahapannya, diantaranya :

a. Tahap mitigasi (kesiapsiagaan)

Kesiapsiagaan adalah perencanaan dari cara merespons peristiwa adanya bencana. Perencanaan ini dibuat menurut bencana yang sudah pernah terjadi serta bencana lain yang kemungkinan akan terjadi.
Tujuannya ialah untuk meminimalkan korban jiwa serta kerusakan sarana-sarana dari pelayanan umum. Pelayanan umum tersebut dianaranya mencakup upaya mengurangi tingkat risiko, lalu pengolahan dari sumber daya masyarakat dan pelatihan warga pada wilayah rawan bencana.

Baca Juga :   Pengertian Manajer dan Tugas Manajer beserta Tingkatannya “Lengkap”

b. Tahap mitigasi (respons)

Maksudnya disini ialah respon dalam upaya untuk meminimalkan dari bahaya yang diakibatkan oleh bencana. Pada tahap ini dijalankan dengan sesaat sesudah terjadinya suatu bencana.
Rencana penanggulangan bencana diselenggarakan secara foksu dalam usaha pertolongan korban bencana serta antisipasi dalam kerusakan yang dialami akibat bencana.

c. Tahap mitigasi (pemulihan)

Yang dimaksudkan pada tahapan mitigasi jenis pemulihan adalah upaya dalam mengembalikan keadaan masyarakat seperti kondisi semula. Di tahap ini, yakni lebih fokus mengarah pada penyediaan tempat tinggal yang sementara bagi korban bencana dan membangun kembali sarana prasarana yang sudah rusak.

d. Tahap mitigasi (evaluasi)

Nah, untuk tahapan mitigasi yang terakhir ialah evaluasi. Pada tahap ini mengevaluasi terhadap langkah dalam menanggulangi bencana yang dilakukan. Tahap tersebut dijalankan suatu progam rekontruksi sebagai tanggung jawab dari pemerintah daerah di suatu daerah yang terkena musibah bencana atau pemerintah pusat.
Hal tersebut dijalankan di jenis tahapan mitigasi tersebut dengan cara menysusun rencana rekontruksi berbentuk sejumlah hal. Misalnya seperti dengan memerhatikan dari rencana tata ruang, pengaturan tentang standar kontruksi bangunan, adat istiadat, kondisional, budaya lokal serta ekonomi.

Jenis-Jenis Mitigasi

Pada umumnya, ada dua jenis mitigasi yakni ada yang disebut dengan jenis mitigasi structural. Lalu selain itu ada pula yang disebut dengan mitigasi non-struktural. Nah berikut ini penjelasannya :

a. Mitigasi structural

Yang dimaksud dengan mitasi jenis ini adalah suatu usalah untuk mengurangi risiko bencana dengan menjalankan pembangunan prasaran fisik yakni caranya dengan teretntu dan memanfaatkan sebuah teknologi.

Adapun mengenai macam-macam contoh dari pemakaian tekonologi mitigasi ini antara lain :

  • Dengan cara membangun kanal khusus yang tujuannya untuk mencegah banjir
  • Membuat struktur bangunan yang bisa tahan dari gempa
  • Mmebuat sebuah sistem peringatan dini guna memprediksi dari kemungkinan terjadinya gelombang tsunami
  • Pemakaian berbentuk teknologi alat pendeteksi dari aktivitas gunung merapi guna memprediksi dan juga mengamati aktivitas gunung merapi

Mitigasi structural ini lebih menitikberatkan dengan tindakan mengurangi kerentanan pada bencana dimasa akan datang.

b. Mitigasi non-struktural

Mitigasi non-struktural ialah upaya dalam mengurangi dampak bencana lewat kebijakan/ peraturan pemerintah tertentu. Adapun kebijakan tersebut diantaranya :

  • Membuat larangan membuang sampah di selokan/ sungai
  • Memperketat hubungan pengaturan tata ruang kota
  • Mengatur kapasitas pembangunan masyarakat

Mitigasi non ini hubungannya dengan membuat kebijakan serta peraturan guna mencegah risiko bencana.

Sekian artikel mengenai pengertian mitigasi serta penjelasannya terlengkap. Jadi, mitigasi adalah sebuah kegiatan sebelum terjadinya bencana. Semoga dengan adanya artikel tesebut diatas dapat bermanfaat bagi kalian.

Baca juga: