Pasar : Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, Fungsi dan Contoh Pasar Terlengkap

Posted on
Pasar : Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, Fungsi dan Contoh Pasar Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian Pasar, Jenis, Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya

Jenis-jenis pasar – Pasar merupakan tempat sekumpulan orang yang melakukan transaksi jual beli barang dan jasa. Syarat berlangsungnya transaksi, yaitu bila ada barang yang diperjualbelikan, ada pedagang, pembeli, kesepakatan harga barang dan tidak ada paksaan dari pihak mana saja.

Pasar menjadi sumber kehidupan manusia sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan pokok dan barang lainnya. Seiring berjalannya perkembangan dunia perekonomian, maka tidak hanya pasar tradisional saja yang sering ditemui. Akan tetapi banyak jenis jenis pasar lain diantaranya bursa efek, pasar lelang sampai toko online juga.

JENIS-JENIS PASAR

Jenis-jenis pasar dibagi dalam bentuk kegiatan, cara transaksi, berdasarkan jenis barangnya, menurut strukrur, keleluasan distribusi dan berdasarkan waktu.

1. Jenis pasar dalam bentuk kegiatannya.

Dalam bentuk kegiatan pasar ini dikelompokkan menjadi 2 antara lain pasar nyata dan pasar tidak nyata (abstrak). Berikut penjelasannya :

• Pasar nyata.

Pasar nyata yaitu pasar yang mana barang akan diperjualbeilkan dan bisa dibeli kembali oleh pembeli. Seperti pasar tradisional dan pasar swalayan.

• Pasar abstrak.

Pasar abstrak yaitu pasar yang mana para pedagang tidak melakukan tawar menawar barang yang dijual dan tidak membeli langsung, namun hanya memakai surat dagang saja. Seperti pasar pasar saham, online, pasar modal dan valut.

2. Jenis pasar menurut cara transaksinya.

Secara transaksi jenis pasar ini dibagi menjadi 2 yaitu pasar tradisional dan pasar modern.

• Pasar tradisional.

Pasar tradisional yaitu berkeadaan tradisional yang mana para penjual dan pembeli sedang melakukan tawar menawar secara langsung. Seperti barang kebutuhan pokok.

• Pasar modern.

Pasar modern yaitu berkeadaan modern yang mana barang diperjual belikan dengan harga pas serta memakai fasilitas sendiri. Seperti plaza, mall, dan masih banyak tempat – tempat modern lain.

3. Jenis pasar bedasarkan jenis barangnya

Berdasarkan jenis barang yang dijual, jenis-jenis pasar dibagi menjadi dua yakni pasar barang konsumsi dan pasar sumber daya produksi.

• Pasar Barang Konsumsi

Pasar konsumsi yaitu pasar dimana penjual memasarkan barang-barang konsumsi guna mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Misalnya pasar beras, pasar sayur, pasar buah, pasar tekstil, pasar kelontong dan lain-lain.

• Pasar Sumber Daya Produksi

Pasar sumber daya produksi yaitu pasar dimana penjual memasarkan barang dagang faktor produksi yang berfungsi guna kelancaran proses produksi. Misalnya pasar sumber daya produksi menjual barang seperti kopi, minyak bumi, tembaga, mesin cetak, beras, mesin tekstil dan lain-lain.

Baca Juga :   Pengertian Air Permukaan dan Macam-macamnya

4. Jenis Pasar berdasarkan struktur

Jenis pasar berdasarkan struktur dibagi menjadi 5 kelompok yakni pasar persaingan sempurna, persaingan tidak sempurna, monopoli, persaingan monopolistik dan oligopoli.

• Pasar persaingan sempurna

Pasar ini disebut pula pasar persaingan murni yaitu pasar dimana ada aneka penjual dan pembeli dan mereka telah saling mengetahui kondisi pasar.

Ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah :

  • Ada penjual dan pembeli.
  • Barang dipasarkan secara (homogen) sejenis.
  • Penjual ataupun pembeli mempunyai informasi yang lengkap mengenai pasar.
  • Penentuan harga dari pasar.
  • Seluruh komponen produksi leluasa masuk dan keluar pasar.
  • Pemerintah tidak ikut serta dalam proses berlangsungnya transaksi.

Diantaranya contoh dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar hasil pertanian.

• Pasar persaingan tidak sempurna

Pasar persaingan tidak smepurna merupakan lawan dari pasar persaingan sempurna yakni pasar terdiri dari banyak pembeli dan sedikit penjual.

Ciri-ciri pasar persaingan tidak sempurna :

  • Penjual bisa mematok harga sendiri.
  • Barang dipasarkan secara heterogen (beragam jenis barang).
  • Terdapat sejumlah bentuk pasar.

• Pasar monopoli

Pasar monopoli ialah pasar yang berlaku apabila semua negoisasi pada sejenis barang terhadap pasar dikuasai dengan seorang penjual maupun beberapa penjual khusus.

Ciri-ciri pasar monopoli adalah :

  • Terdapat satu penjual saja yang menjadi pemilik ketentuan harga (melaksanakan monopoli pasar).
  • Tidak ada penjual lain yang sanggup menandingi dagangannya.
  • Ada hambatan pada pedagang lain yang masuk karena adanya undang-undang ataupun karena teknik yang semakin canggih.
  • macam barang yang dipasarkan hanya sejenis.
  • Pemerintah tidak ikut serta dalam keputusan harga.
    Misalnya : PT Pertamina (persero), PT Kereta Api (persero) dan PT Perusahaan listrik Negara (persero).

• Pasar persaingan monopolistis

Pasar persaingan monopolistis ialah pasar yang terdapat banyak penjual dengan memproduksi barang berbeda corak.

Ciri-ciri pasar persaingan monopolistis yaitu :

  • Ada banyak pembeli dan banyak penjual.
  • Barang yang diperoleh semacam, tetapi coraknya lain.
  • Penjual lancar menegoisasikan barangnya di pasar.
  • Penjual memilki sedikit kewenangan dalam memutuskan dan mempengaruhi harga pasar.
  • Terdapat peluang untuk bersaing pada keragaman macam barang yang dijual.

• Pasar oligopoli

Pasar oligopoli ialah pasar yang terdiri atas sejumlah penjual dalam suatu barang khusus, jadi antara penjual yang satu bersama yang lainnya bisa mempengaruhi harga.

Ciri-ciri persaingan oligopoli adalah :

  • Hanya ada sedikit penjual, jadi ketentuan dari salah satu pedagang akan mempengaruhi pedagang lainnya.
  • Barang-barangnya berstandar.
  • Boleh jadi ada peluang penjual lain untuk masuk pasar.
  • Peran iklan sangat banyak dalam pemasaran produk perusahaan.

5. Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi.

Menurut keluasaan distribusinya barang yang diperdagangkan pasar dibagi menjadi:

a. Pasar Lokal
b. Pasar Daerah
c. Pasar Nasional dan
d. Pasar Internasional

6. Jenis – jenis pasar berdasarkan waktunya.

Jenis pasar berdasarkan waktunya diantaranya ialah :

a. Pasar Harian
b. Pasar mingguan
c. Pasar bulanan
d. Pasar tahunan
e. Pasar temporer/sementara

Terimakasih telah membaca dan memahami pembahasan tentang “jenis jenis pasar “ . Semoga bermanfaat.

Baca juga: