Cara Membuat Makalah Sederhana yang Baik dan Benar

Cara Membuat Makalah Sederhana yang Baik dan Benar
Rate this post

Cara Membuat Makalah Sederhana

Siswa sekolah menengah dan mahasiswa sering kali mendapatkan tugas dari guru maupun dosen untuk membuat makalah. Apa itu makalah? Makalah merupakan sebuah tulisan ilmiah yang isinya membahas suatu pokok permasalahan berlandaskan teori, untuk tujuan akademik / non-akademik. Berikut ini akan dipaparkan cara membuat makalah sederhana, yang akan memudahkan Anda dalam pembuatannya.

Struktur Makalah

COVER MAKALAH (Judul dan Identitas Penyusun)
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I. Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II. Pembahasan
BAB III. Penutup
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar Pustaka

Sangat penting mengetahui struktur makalah sebelum membuatnya, agar ide yang akan ditulis tidak berantakan dan tersusun dengan baik. Struktur Makalah sederhana dan penyusunannya adalah sebagai berikut ini:

1. Menentukan Judul

Hal pertama dari cara membuat makalah sederhana ini adalah menentukan judul. Judul yang baik hendaknya sesuai dan dapat mewakili pokok pembahasan pada makalah. Huruf pertama kata-kata dalam judul adalah huruf kapital kecuali kata penghubungnya.

2. Identitas Penyusun Makalah

Tulis secara lengkap nama penulis, jika perlu tulis beserta gelar yang dimiliki.

3. Penyusunan latar belakang masalah

Dalam bagian ini penulis wajib menuliskan hal apa saja yang menjadikan faktor pendorong atau latar belakang topik permasalahan yang hendak ditulis.

4. Rumusan masalah

Rumuskan tahap-tahap pembahasan topik permasalahan. Rumusan masalah akan membantu dalam membuat makalah menjadi lebih sistematis. Biasanya bagian ini berisikan kalimat-kalimat tanya.

Baca Juga :   Latar : Pengertian, Definisi, Macam, Fungsi dan Contohnya Lengkap

5. Tulislah Tujuan

Berisikan tujuan dari penyusunan makalah. Biasanya diawali dengan “Pembuatan makalah ini bertujuan untuk …”

6. Isi / Pembahasan

Inti dari pembahasan topik permasalahan ada pada tahap ini. Penyusunannya berdasarkan rumusan masalah yang telah dibuat. Pembahasan dapat dibuat dari fakta-fakta yang ditemukan di lapangan, hasil penelitian tertentu, opini dari pakar, atau pengembangan dari logika penyusun yang berlandaskan teori tertentu. Buatlah secara mendetail namun tidak bertele-tele.

7. Tarik Kesimpulan

Dari banyaknya pembahasan yang telah dibuat, tariklah benang merah atau kesimpulan dari pembahasan tersebut. Kesimpulan harus mewakili hasil dari pembahasan, sesuai dengan urutan rumusan masalah dan tepat mengenai poin apa yang menjadi sasaran tujuan pembuatan makalah.

8. Saran

Makalah yang baik mengandung saran atau anjuran dari hasil makalah yang telah dibuat. Dapat ditujukan untuk penyusun atau peneliti selanjutnya, masyarakat, ataupun orang-orang tertentu yang memiliki hubungan dengan pokok pembahasan makalah.

9. Bubuhkan daftar pustaka

Daftar pustaka sangat penting, bagian ini menunjukkan referensi apa yang penyusun gunakan sebagai penunjang pembuatan makalah. Daftar pustaka juga merupakan ungkapan terimakasih kepada sumber yang yang dijadikan bahan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini.

Urutan pembuatan daftar pustaka ialah nama penulis, tahun penerbitan, judul buku, kota penerbitan, dan penerbit. Bagian inilah akhir dari cara membuat makalah sederhana.

Tambahan Membuat Kutipan

Kutipan dibagi menjadi dua macam, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung adalah tulisan yang dibuat sama dengan aslinya, tanpa mengubah sedikitpun. Sedangkan kutipan tidak langsung maksudnya, penulis makalah hanya memotong bagian tertentu dari sumber yang kemudian dikombinasikan dengan ide sendiri. Biasanya kutipan sering kali ditandai dengan tanda *) di bagian bawah halaman.

Baca Juga :

Cara Membuat Makalah Sederhana yang Baik dan Benar | penulis oke | 4.5