Bibliografi : Pengertian, Tujuan, Unsur, Jenis, Penyusunan dan Contohnya Terlengkap

Posted on
Bibliografi : Pengertian, Tujuan, Unsur, Jenis, Penyusunan dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Bibliografi : Pengertian, Tujuan, Unsur, Jenis, Penyusunan dan Contohnya Terlengkap

Bibliografi – mungkin banyak yang sudah mendengar istilah bibliografi. Meskipun begitu, masih saja banyak yang kurang tahu apa itu makna bibliografi. Nah, pada pembahasan kali ini kami akan menjealaskan tentang Bibliografi. Yaitu meliputi pengertian bibliografi, tujuan, unsur-unsur bibliografi, jenis atau macam, manfaat, bagian dan contoh penulisan bibliografi yang akan dibahas lebih rinci sebagai berikut.

A. Pengertian Bibliografi

Bibliografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu Biblion yang mempunyai arti buku dan Graphein yang artinya menulis. Bibliografi ialah suatu daftar pustaka yang meliputi isi dan deskripsi sebuah buku, yang terdiri dari judul, pengarang, edisi, cetakan, kota penerbit, nama penerbit, tahun terbit, jumlah halaman dan ukurang tinggi buku dan juga ISBN.

Definisi lain dari bibliografi yaitu biasa juga disebut daftar kepustakaan yakni daftar yang isinya judul buku, artikel, dan bahan penerbitan lain yang berkaitan dengan suatu karangan yang sudah diselesaikan.

B. Tujuan Bibliografi

Tujuan dari bibliografi adalah untuk bisa tahu adanya suatu atau sejumlah buku atau pustaka yang sudah pernah diterbitkan. Cara untuk menentukan cakupan atau topik bibliografi yaitu dengan ditentukan berdasarkan beberapa pertimbangan contohnya seperti : permintaan pengguna, topik yang tengah berkembang, dokumentasi koleksi yang dimiliki dan mandat instansi.

C. Unsur-Unsur Bibliografi

Unsur-unsur bibliografi adalah sebagai berikut :

  • Nama Pengarang : Dikumpulkan dari berbagai sumber dengan lengkap
  • Judul Buku : Termasuk didalam judul tambahannya
  • Data Publik : Ini meliputi nama penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor jilid buku dan tebal buku tersebut (jumlah halamannya)
  • Pada artikel diperlukan juga judul artikel yang berkaitan, nama majalan, atau surat kabar, tanggal dan tahun.

D. Jenis-Jenis Bibliografi

Jenis – jenis bibliografi antara lain sebagai berikut :

Menurut Cara Penyajian dan Uraian Deskripsi

Bibliografi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Bibliografi Deskriptif
    Bibliografi deskriptif yaitu jenis bibliografi yang isinya lengkap dengan deskripsi singkat yang didapatkan dari gambaran fisik yang tertulis dalam bahan pustaka.
  2. Bibliografi Evaluatif
    Bibliografi evaluatif yaitu jenis bibliografi yang lengkap dengan evaluasi tentang sutau bahan pustaka.

Menurut Cakupan

Menurut cakupannya, bibliografi dibagi menjadi lima jenis, yaitu:

  1. Bibliografi Retrospektif
    Bibliografi retrospektif adalah jenis bibliografi yang menulis bahan pustaka yang telah diterbitkan pada zaman dahulu.
  2. Bibliografi Current
    Bibliografi current atau terkini adalah jenis bibliografi yang menulis terbitan yang sedang atau masih terbit pada saat ini atau sekarang.
  3. Bibliografi Selektif
    Bibliografi selektif adalah jenis bibliografi yang menulis terbitan tertentu dan dengan tujuan tertentu
  4. Bibliografi Subjek
    Bibliografi subjek merupakan jenis bibliografi yang menulis bahan pustaka atau artikel dibidang ilmu dan subjek tertentu.
  5. Bibliografi Nasional
    Bibliografi nasional ialah jenis bibliografi yang menulis terbitan suatu negara atau daerah regional tertentu.
Baca Juga :   Pengertian Sastra Menurut Para Ahli Dan Jenisnya Terlengkap

E. Penyusunan Bibliografi

Berikut ini cara menyusun suatu bibliografi yang benar adalah sebagai berikut:

  • Nama Pengarang disusun menurut abjad secara urut
  • Jika tidak ada nama pengarang, judul buku atau artikel dimasukkan didalam urutan abjad
  • Jika seseorang pengarang terdapat lebih di satu bahan referensi, maka referensi kedua dan seterusnya nama pengarang tidak disertakan, tetapi diganti dengan garis sepanjang 5-7 ketikan
  • Jarak antara baris untuk satu referensi ialah satu spasi. Namun, jarak antara pokok dengan pokok lain yaitu dua spasi
  • Baris pertama diawali dari margin kiri. Baris kedua dan seterusnya dari setiap pokok harus dimasukkan ke dalam sepabanyak 3-4 ketikan.

F. Manfaat Bibliografi

Manfaat dari bibliografi adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan jumlah koleksi perpustakaan yang memperbanyak bentuk dan bidang kajiannya.
  • Kebutuhan terhadap informasi para pengguna yang terus beragam dan meningkat jumlahnya.
  • Usaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan penelusuran informasi yang cepat dan tepat.

G. Bagian – Bagian Bibliografi

Bagian – bagian dari bibliografi antara lain:

  • Judul: Berisikan judul artikel atau judul buku yang ingin dideskripsikan
  • Kepengarangan: Berisikan nama pengarang perorangan atau pengarang badan organisasi
  • Sumber: Berisikan judul jurnal, judul prosiding (judul buku yang mana informasi itu berada atau berasal)
  • Data Terbitan atau Impresium: Berisikan data tentang kota terbit, nama penerbit, dan tahun terbit.
  • Keterangan Fisik atau Kolasi Buka: Berisikan halaman tempat artikel diperoleh
  • Keterangan Informasi: Berisikan kata kunci dan abstrak
  • Keterangan Tambahan: Berisikan lokasi rak penyimpanan, kode nomor panggilan, perpustakaan pemilihan bahan pustaka dan lainnya.

G. Contoh Penulisan Bibliografi

  1. Jika yang dijadikan sumber adalah buku, susunan penulisannya adalah:
    Nama Pengarang, Tahun terbit, Judul buku, Tempat penerbitan, Nama Penerbit
    Contoh:
    Setiabudi, A.N. 1985. Cakrawala Nusantara. Jakarta : Gramedia. Depdikbud 1989. Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan, Jakarta : Balai Pustaka.
  2. Jika yang dijadikan sumber adalah majalah, susunan penulisannya adalah:
    Nama Pengarang, Tahun Terbit, Judul Artikel, Nama Majalah, Nomor Majalah, Bulan Terbit, Tempat Terbit
    Contoh:
    Setiabudi, A.N. 1985. ”Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Insert Media, 12 (Desember IV). Jakarta
  3. Jika yang dijadikan sumber adalah surat kabar, susunannya adalah:
    Nama Pengarang, Tahun penerbitan, Judul Artikel, Nama Surat Kabar, Tanggal Terbit, Tempat Terbit
    Contoh :
    Setiabudi, A.N. 1985. ”Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” The Jakarta Post, 2 Desember 19987. Jakarta.
  4. Jika yang dijadikan sumber adalah antologi, susunan penulisannya adalah
    Nama Pengarang, Tahun Terbit Karangan, Judul Karangan, Nama Editor, Judul Antologi, Tempat Terbit, Nama Penerbit
    Contoh:
    Setiabudi, A.N. 1985. ”Kisah Penulisan Sebagai Pahlawan” Kasus Retorika Indonesia. dalam Kaswati Purwo (ed), perjuangan pejuang. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Demikianlah artikel mengenai Bibliografi semoga artikel kali ini bermanfaat. Terima kasih.

Baca juga: