Pengertian Seni Rupa Kontemporer – Sejarah, Ciri, Macam Dan Contohnya Lengkap

Posted on

Pengertian Seni Rupa Kontemporer – Sejarah, Ciri, Macam Dan Contohnya Lengkap

Seni Kontemporer – Seni rupa adalah salah satu cabang seni yang membuat sebuah karya seni dengan media, bisa dilihat oleh mata dan dapat dirasakan dengan rabaan. Kesan tersebut dibuat dengan pengolahan unsur seperti titik, garis, bidang, warna, tekstur dan juga cahaya. Terdapat keberagaman aliran seni rupa salah satunya yaitu karya seni rupa kontemporer atau seni rupa modern.

Seni rupa kontemporer adalah perkembangan karya seni yang dipengaruhi oleh modernisasi. Dari bahasanya kontemporer ini berarti kekinian. Seni rupa kontemporer adalah cabang seni yang tak terpaku pada aturan yang pakem atau aturan kuno.

Sejarah Seni Rupa Kontemporer Di Indonesia

Seni kontemporer yaitu perkembangan seni yang terpengaruh dari modernisasi dan digunakan sebagai istilah yang umum, semenjak istilah Contemporary Art yang berkembang di negara-negara barat. Yang merupakan produsen seni yang pembuatannya dilakukan saat perang dunia II dimulai.

Di Indonesia istilah itu berkembang beriringan dan semakin banyak teknik serta medium yang dimanfaatkan untuk produksi, sebuah karya seni. Dan juga karena telah menjadi pencampuran antara praktik dari disiplin yang berbeda, pilihan artistik, dan pilihan presentasi karya yang tidak terpaku dengan batas-batas ruang dan waktu.

Penafsiran yang beda mengenai praktik seni kontemporer di Indonesia yaitu dihilangkannya pemisah antara beragam kecenderungan artistik. Yang penandanya melebur dengan batas antara seni rupa, teatrer, tari dan musik. Terjadinya intervensi pada disiplin ilmu sains serta sosial yang utamanya dicetuskan sebagai pengetahuan yang populer, atau pemanfaatan teknologi yang terbaru.

Baca Juga :   17 Pengertian Kepuasan Kerja Menurut Para Ahli – Teori, Aspek Dan Faktornya Lengkap

Istilah ini juga sering dianggap bisa menyertai sebutan seni visual, musik, tari, dan teater. Meskipun di negara barat Contemporary Art lazim dipakai untuk menyebut praktik seni visual sesuati dengan kebutuhan aktivitas museum ataupun lembaga pencetus nilai seperti galeri seni dan balai lelang.

Di dalam seni rupa Indonesia, istilah kontemporer ini keluar sekitar tahun 1970an. Tokoh yang pada awalnya menggunakan istilah kontemporer adalah Gregorius Sidharta. Ia menggunakan istilah ini untuk sebuah judul pameran seni patung miliknya.

Istilah kontemporer sering dipakai dalam karya seni yang perkembangannya dengan pembaharuan. Tokoh yang memakai istilah kontemporer ini antara lain Christo, Saptoadi Nugroho, Jim Supangkat, Dadang Christianto, FX. Harsono, Heri Dono, Eddie Hara, Tisna Sanjaya, AGus Suwage, Nindityo, Arahmaiani, Tita Rubi, Mella Jaarsma dan lainnya. Tokoh-tokoh tersebut tergabung dalam gerakan Seni Rupa Baru Indonesia.

Ciri-Ciri Seni Rupa Kontemporer

  • Tidak terpaku dengan aturan atau pakem seni rupa zaman dahulu
  • Perkembangannya sesuai dengan zaman
  • Tidak ada pemisah antara berbagai disiplin seni
  • Batas antar seni lukis jadi melebur, seni patung, seni grafis, anarki, omong kosong sampai aksi politik.
  • Memiliki gairah dan nafsu moralistik
  • Peminatnya cenderung media massa
  • Biasanya dijadikan komoditas pewacanaan

Macam-Macam Seni Rupa Kontemporer

Seni rupa kontemporer tak hanya merujuk pada seni rupa patung, dan seni lukis yang menggunakan aliran yang baru. Tapi juga sebagai wujud ide serta pembaharuan yang diangkat. Seiring dengan perkembangan zaman, seni rupa kontemporer ini juga yang menyebabkan timbulnya keberagaman jenis baru seperti seni lingkungan, seni pertunjukan, seni video, seni arsitektur dan seni fotografi.

Contoh Karya Seni Rupa Kontemporer

Demikian pengertian seni kontemporer menurut para ahli dan penjelasannya, serta ciri, macam dan contohnya lengkap. Semoga artikel ini bisa menjadi referensi yang tepat, bagi anda yang sedang mempelajari seni kontemporer. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :