√ 30 Pengertian Manajemen, Fungsi, Prinsip, Tujuan, Macam Serta Contohnya lengkap

Posted on
√ 30 Pengertian Manajemen, Fungsi, Prinsip, Tujuan, Macam Serta Contohnya lengkap
4.8 (96%) 5 votes

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli – dikutip dari berbagai sumber serta para ahli dan juga beberapa fungsi dari manajemen. Fungsi dari manajemen sendiri umumnya di gunakan  oleh suatu organisasi baik profit atau yang non profit. Pentinganya manajemen pada setiap usaha, perusahaan dan lainnya, karena jika tidak ada manejemn maka di pasrtikan semua akan berjalan lambat pertumbuhan serta kinerjanya.

Seperti yang di katakan di atas bahwa beberapa perusahaan besar kelas dunia menempatkan manajemen dalam posisi yang sangat penting serta menjadi factor yang utama dalam meningkatkan kinerja.

pengertian manajemen

Hampir setiap hari kita mendengar kata manajemen bahkan di beberapa Universitas, Kampus dan beberapa layanan bimbingan pendidikan menjadikan Manajemen sebuah jurusan. Lalu apa sebenarnya menajemen tersebut? Maka untuk lebih jelas mengenai Pengertian Manajemen secara luas, akan di ulas dan di definisikan oleh para ahli sebagai berikut.

Pengertian Manajemen Secara Umum

Contents

Jika di artikan secara umum Manajemen dapat di artikan sebagai Ilmu atau seni perancangan, perencanaan, pengorganisasian serta pengawasan untuk berbagai usaha baik para anggota usaha itu sendiri maupun penggunaan sumber daya organisasi bertujuan dalam mencapai yang sudah di tetapkan sebelumnya. Beberapa kegiatan dalam manajemen di antaranya seperti Mengontrol, Mengatur, mengembangkan dan mengelola.

Dengan kata lain Menajemen juga bisa di artikan sebagai seni. Manajemen adalah seni untuk menyelesaikan berbagai kegiatan dengan cara kerja sama dengan pihak lain. Seni manajemen ini berasal dari kemampuan dalam melihat sisi totalitas pada bagian yang terpisah dari satu kesatuan perencanaan dalam suatu Visi. Seni manajemen ini termasuk kemampuan komunikasi dari visi tersebut. Berbagai aspek perencanaan kepemimpinan, komunikasi serta pengambilan suatu keputusan terkait dengan unsur manusia mengenai bagaimana cara menggunakan pendekatan manajemen seni itu sendiri.

Pengertian Manajemen Secara Etimologi

Jika di artikan secara bahasa atau etimologi manajemen didasarkan dari bahasa kuno perancis yakni ” ménagement” dimana memiliki arti suatu seni untuk melaksanakan dan juga mengatur. berdasarkan dari asal usulnya dapat di artikan manajemen merupakan seni. Kenapa Seni? jika di lihat dari sederhananya hal tersebut ketika sudah memasuki dunia manejemen maka nantinya anda akan menemukan keindahannya. karena sebenarnya seni dekat hubungannya dengan indah.

Pasti anda akan bertanya, lalu dimana letak keindahannya? tentu saja, seni itu relatif. akan tetapi setiap orang memiliki pendapat atau pandangan yang sama bahwasanya apapun yang rapih, tertata, teratur itu indah. sebagai contoh yang bisa di lihat dari kehidupan sehari-hari yakni ranting pada pohon.

Coba anda lihat dan perhatikan pada sebuah pohon terdapat ranting yang tidak teratur, namun disitulah letak keindahannya. kita ambil contoh lainnya adalah corak batik yang mana pada setiap goresannya tidak berpola, justru dengan ketidak teraturannya menimbulkan kesan yang indah “Seni”.

Hubungan antara manajemen dan keindahan apa? seperti yang telah di katakan dan dijelaskan diatas bahwasanya manajemen ada untuk mengatur suatu hal yang tidak teratur atau dengan kata lain mencari sebuah ketidakteraturan dari sebuah keteraturan sehingga nantinya akan tercipta pola yang baru.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Menurut Henry Fayol

Manajemen terkandung berdasarkan dari 5 gagasan utama yakni : mengorganisasi, merancang, memerintah, mengendalikan dan mengoordinasi. Sedangkan di lihat dari Fungsi dari manajamen adalah berbagai elemen dasar yang selalu ada serta melekat pada proses manajemen itu sendiri yang dapat anda jadikan sebagai pedoman bagi seorang manajer dalam melakukan berbagai kegiatan agar bisa mencapai tujuan.

Menurut James A.F. Stoner (2006:Organisasi.org)

Manajemen ialah sebuah proses meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian yang di lakukan oleh anggota organisasi tersebut dan penggunaan dari seluruh sumber daya yang terdapat pada organisasi agar bisa mencapai tujuan Organisasi yang sudah di tetapkan sebelumnya.

Menurut Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2)

Manajemen memiliki arti sebagai ilmu atau seni yang di gunakan untuk mengatur dari berbagai proses dalam memanfaatkan dari seumber daya manusia serta berabagai sumber lainnya secara efektif serta efesien agar bisa mencapai satu tujuan.

Menurut T.Hani Handoko (2000:10)

Manajemen dapat di artikan menjalin kerjasama dengan pihak lainnya dalam menentukan, menginterpretasikan serta mencapai segala tujuan dari organisasi tersebut yang telah di tetapkan dengan melaksanakan berbagai fungsi dari perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan, kepemimpinan dan pengawasan.

Menurut Marry Parker Follet

Salah satu para ahli yang bernama Marry P.Follet menjelaskan dimana Manajemen adalah suatu seni yang di gunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan lewat orang lain.

Menurut Prof. Oie Liang Lee

Manajemen ialah sebuah ilmu dan seni berupa pengkoordinasikan dan mengawasi tenaga manusia dengan menggunakan berbagai alat bantu agar bisa mencapai tujuan yang sudah di tetapkan sebelumnya.

Menurut The Liang Gie, 1982

Manajemen merupakan unsur berdasarkan dari rangkaian kegiatan dalam menggerakan para pekerja dan mengarahkannya ke segenap fasilitas kerja agar tujuan dari organisasi tersebut benar-benar dapat tercapai.

Menurut George R. Terry, 1994

Dalam buku Principles of Management manajemen memiliki arti yakni sebuah proses yang menjadi sebuah pembeda antara  perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang mana memanfaatkan Ilmu ataupun seni agar bisa mencapai tujuan yang sudah di tetapkan sebelumnya.

Menurut Dr. Sp. Siagian dalam buku & FILSAFAT ADMINISTRASI

Manajemen merupakan keahlian atau kemampuan dalam mendapatkan suatu hasil demi mencapai suatu tujuan melalui pihak lain.

Menurut Ahli Ordway Tead yang disadur oleh Drs. He. Rosyidi dalam buku ORGANISASI DAN MANAGEMENT

Manajemen merupakan suatu proses serta kegiatan kegiatan usaha dalam memimpin atau mengorganisasikan dengan menunjukan arah pelaksanaan tugas suatu organisasi agar tujuan tersebut dapat tercapai.

Menurut Ahli Renville Siagian

Manajemen bisa di artikan berupa bidang usaha yang termasuk dalam jenis bidang jasa layanan dimana dikelola oleh berbagai tenaga ahli yang telah di latih dan pengalaman.

Menurut Ahli Richard L.Daft (2002:8)

Manajemen bisa di bilang suatu pencapaian dari berbagai sasaran organisasi dengan cara yang efektif serta efesien dengan menggunakan berupa perencanaan pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumberdaya organisasi.

Menurut Ahli Oxford

Manajemen adalah “the process of dealing with or controlling people or things” yang artinya suatu proses yang masih ada hubungannya dengan mengendalikan orang atau benda

Menurut Ahli Horold Koontz

Manajemen merupakan usaha dalam mencapai tujuan tertentu lewat kegiatan orang lain.

Menurut Ahli Lawrence A. Appley

Manajemen merupakan suatu seni untuk mencapai dari suatu tujuan dengan di lakukan melalui orang lain.

Menurut Ahli Hilman

Manajemen memiliki kegunaan untuk mencapai suatu tujuan yang sama melalui dari kegiatan orang lain serta mengawasi berbagai usaha Individu

Menurut Ahli Ricky W. Griffin:

Manajemen bisa di artikan sebuah proses Pengorganisasian, Pengkoordinasi, Perencanaan serta pengendali sumber daya agar bisa mencapai sasaran yang tepat, efektif serta efesien. Efektif dalam hal ini adalah tujuan bisa di raih sesuai dengan perencanaan yang telah di tetapkan, sedangkan Efesien adalah suatu tugas yang bisa di jalankan dengan benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Menurut Ahli William H. Newman:

Manajemen merupakan suatu fungsi yang masih terkait dengan mendapatkan hasil tertentu lewat orang lain.

Menurut Ahli Drs. Oey

Manajemen bisa di artiken suatu perencanaan, pengorganisasian, pengalihan, pengkoordinasi serta pengendalian

Menurut Ahli Prof. Eiji Ogawa

Manajemen merupakan suatu perencanaan, Implementasi serta pengendalian dari berbagai kegiatan yang di dalamnya termasuk system pembuatan barang yang di kerjakan oleh organisasi usaha terlebih dahulu yang sudah di tetapkan dari berbagai sasaran untuk kegiaatan yang bisa di sempurnakan berdasarkan kondisi lingkungan yang berubah.

Menurut Ahli Federick Winslow Taylor

Manajemen merupakan percobaan yang memang benar di lakukan dalam menghadapi setiap persoalan yang dating dari pimpinan perusahaan (dan organisasi lain) atau dari pada setiap system kerjasama dengan sikap serta jiwa dari seseorang sarjana dan menggunakan berbagai alat perumusan.

Menurut Ahli Lyndak F. Urwick

Manajemen bisa diartikan berupa Forecasting “meramalkan”, Planning Orga-nizing “perencanaan Pengorganisiran”, Commandin “memerintahklan”, Coordinating “pengkoordinasian” dan Controlling “pengontrolan”.

Menurut Ahli Cyril O’donnel

di kutip dari dalam bukunya yang berjudul Principles of Management, menerangkan bahwasanya Manajemen masih ada hubungannya dengan suatu pencapaian tujuan melalui orang lain.

Menurut Ahli Ensiclopedia of The Social Sciences

Manajemen adalah suatu proses dari pelaksanaan suatu tujuan tertentu yang di lakukan serta diarvasi.

Menurut Ahli Gordon (1976) dalam Bafadal (2004:39)

Manajemen memiliki arti berupa suatu metoses yang di pergunakan oleh Administrator dalam melakukan berbagai tugas tertentu atau mencapai tujuan tertentu.

Menurut Ahli Millet (1954)

Manajemen merupakan suatu proses memimpin serta memudahkan pekerjaan dari setiap orang yang teroganisir secara formal sebagai kelompok untuk meraih tujuan yang di inginkan.

Menurut Ahli Davis (1951)

Manajemen bisa berarti fungsi daripada setiap kepemipinan ekskutif dimana saja.

Menurut Ahli Kimball and Kimball (1951)

Manajemen tardiri atas semua tugas serta fungsi yang meliputi suatu penyusunan perusahaan, pembiayaan, penetapan dari berbagai garis besar kebijaksanaan, penyedia dari keseluruhan alat yang di butuhkan serta di gunakan untuk penyusunan kerangka Organisasi dan pemilihan para pejabat terasnya.

Menurut Ahli Peter Drucker

Seperti yang di jelaskan dalam buku “The Principles of Management” karangan seoarang pencetus teori bisnis di Amerikan dengan mendapatkan sebuah penghargaan Presidential Medal of Freedom di tahun 2002, Manajemen memiliki arti berupa organ yang mempunyai banyak tujuan dalam mengelola suatu bisnis dan mengelola manajer dan mengelola para pekerja dan bekerja.

Menurut Ahli Chaster I Bernard :

Manajemen bisa di sebut suatu seni dan ilmu

Contoh dan Macam-macam Manajemen

Anda tentu sudah membaca dari penjelasan diatas dan anda sudah mengerti apa inti dari manajamen yakni mengatur orang lain agar tujuan yang telah disepekati dapat di capai lebih mudah dan cepat.

Tentu akan sangat sulit untuk bisa mencapai tujuan jika tidak adanya manajemen, maka dari itu dalam ilmu manejemn ada beberapa hal yang perlu di atur “Objek” manajemen itu sendiri di antaranya seperti SDM (sumber daya manusia), waktu, tenaga, alat serta beberapa hal yang dapat membantu untuk bisa mencapai tujuan.

Pada penerapannya, sebenarnya ada banyak sekali macam manajemen yang bisa digunakan tergantung dari tujuan atau kondisi dilapangan, beberapa macam-macam manajemen tersebut diantarany adalah sebagai berikut :

Manajemen Marketing atau Manajemen Pemasaran

Manajemen marketing atau pemasaran dapat di artikan sebuah seni atau cara agar dapat mencapai tujuan yang harus di lakukan berdasarkan yang sudah di tetapkan oleh perusahaan, dengan memanfaatkan, memaksimalkan, mempertimbangkan dari SDM serta peluang yang ada. Lalu setelah di jalankan maka nanti di ukur apakah strategi yang sudah di lakukan tersebut efektif atau tidak.

Tentu saja manajemn sangat penting sekali untuk diperhatikan khususnya bagi perusahaan, baik itu perusahaan kecil, menengah atau besar. Di lihat dari segi definisi marketik atau pemasaran harus menguasai menajemen pemasaran itu sendiri khususnya bagi kepala marketing. karena seperti yang anda tahu marketing merupakan nyawa pada setiap kehidupan perusahaan. Jika marketingnya tidak kuat maka sudah tentu pendapatan yang didapatkan akan minim, jika mendapatan minim atau kecil maka kondisi keuangan perusahaan akan keritis.

Baca Juga :   Tokoh-tokoh Pergerakan Nasional Indonesia

Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)

Manajemen keselamatan & kesehatan kerja (Manajemen K3) memiliki pengertian dan definisi yang mana merupakan manajemen diterapkan di lingkungan kerja, baik dari struktur organisasi, tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, prosedur dan segala sumber daya yang di butuhkan bertujuan untuk terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, produktif, ideal, efesien serta aman.

Tentu adanya Manajemen K3 ini sangatlah penting diterapkan khususnya pada lingkungan kerja yang memerlukan keterampilan serta kehati-hatian, contohnya saja di beberapa perusahaan yang mengutamakan keterampilan di antaranya proyek pertambangan, bangunan, lab, pabrik dll. tentu anda sudah tahu jika manajemen keselamatan tidak diterapkan dengan baik yakni sangatlah mudah untuk terjadinya kecelakaan kerja, tidak efesien baik itu dari level pekerja hingga direktur utama.

Jika manejemen K3 ini di jalankan dengan baik pada perusahaan, maka berbagai tujuan yang sudah di tentukan sebelumnya akan menjadi lebih mudah untuk di capai, hal ini di karenakan sudah adanya SOP dan juga Blueprintnya, jadi apabila adanya pergantian karyawan atau direksi tidak terlalu mempengaruhi produktifitas kerja. Apabila tidak adanya SOP yang sudah di tentukan, maka suatu saat  ada karyawan baru, direksi baru secara otomatis semuanya mengulang dari awal. Sehingga tidak baik untuk perusahaan (Tidak Efesien).

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)  merupakan salah satu cabang ilmu manajemen yang secara khusus mempelajari hubungan antara manusia baik itu secara Individu atau organisasi yang mana memang untuk objek utamanya adalah manusia agar pada setiap manusia tersebut bisa melakukan kerjasama secara efesien dan efektif bertujuan yang ditetapkan dapat tercapai dengan baik.

Umumnya Manajemen SDM ditemukan oleh sebuah organisasi, instansi, lembaga baik itu perusahaan kecil hingga perusahaan besar termasuk lembaga pemerintahan ataupun multi nasional. Seperti halnya dengan jenis-jenis manajemen yang telah di jelaskan di atas dimana Manajemen SDM ini sangat penting keberadaanya, hal ini didasarkan jika sebuah organisasi terdapat hubungan yang kurang baik dari setiap orang yang ada didalamnya maka setiap segala kegiatan organisasi tersebut tidak bisa berjalan dengan baik atau efesien, sehingga akan berdampak buruk terhadap tujuan organisasi yang susah untuk dicapai.

Manajemen Diri dan Emosi

Kemudian Jenis manajemen lainnya adalah manajemen emosi atau manajemen diri yang mana memiliki pengertian suatu seni atau cara bagaimana mengendalikan emosi yang terdapat oada setiap manusia , agar emosi tersebut bisa disalurkan dengan baik sehingga dapat menyelasaikan suatu masalah dengan lebih mudah, cepat dan efesien.

Tentu saja Manajemen emosi ini sangat penting dimiliki pada setiap diri manusia agar menjadi pribadi yang lebih baik. Hal ini akan sangat mustahil jika setiap manusia dapat mencapai derajat yang sempurna dari segi ilmu atau harta jika tidak memiliki manajemen diri yang baik. Contohnya saja jika anda tidak bisa mengatur keuangan, maka sangat mustahil untuk cepat menjadi kaya. Ada syarat utama agar bisa cepat kaya yakni manejemn keuangan pemasukan serta pengeluaran dengan baik. Agar bisa manajemen keuangan dengan baik, di butuhkan manajemen emosi yang baik pula.

Salah satu contoh agar bisa manejemen emosi adalah dengan tidak terlalu tergiur dengan membeli berbagai barang yang sifatnya konsumtif. maka belilah barang yang memang di butuhkan, jangan terlalu menuruti gaya hidup.

Manajemen Organisasi

Pengertian definisi manajemen organisasi ialah sebuah cabang ilmu manajemen yang secara khusus fokus mempelajari proses pengorganisasian terhadap proses perencanaan pelaksanaan dan kontrol dan memimpin setiap Sumber Daya yang terdapat pada sebuah organisasi bertujuan untuk mencapai tujuan organisasi yang sudah di tetapkan.

Pada sebuah organisasi baik itu yang profit atau non profit tentunya mempunyai berbagai tujuan yang ingin dicapai. Akan sangat mustahil apabila tujuan tersebut dapat tercapai jika tidak ada manejemen organisasi yang baik didalam organisasi tersebut. Manajemen organisasi ada kaitannya dengan manajemen sumber daya manusia. karena seperti yang kita ketahui bahwasanya di sebuah organisasi objek utamanya adalah orang yang ada didalamnya.

Sehingga dapat kita simpulkan Manajemen organisasi ini fokus pada manusianya, baru kemudian beberapa elemen-elemen pendukungnya.

Manajemen Laboratorium

Manajemen laboratorium merupakan suatu ilmu manajemen yang memiliki tujuan untuk menggerakan setiap orang yang ada dalam laboraturium tersebut meliputi karyawan, pengguna lab hingga pimpinan lab agar dapat mengelola serta memanfaatkan laboraturium sesuai dengan SOP yang sudah di tetapkan.

Di setiap laboratorium yang baik tentu mempunyai manajemen laboratorium yang efektif juga. Baik itu Pimpinan, Penanggung jawab lab sampai dengan pengguna lab dapat terjamin keselamatannya ketika menggunakan laboraturium, khususnya pada laboratorium kimia.

Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas) atau Public Relation

Pengertian definisi dari manajemen hubungan masyarakat (Humas atau Public Relation) merupakan suatu cabang ilmu manajemen yang mempelajari mengenai proses, cara atau usaha yang memiliki tujuan untuk membangun dan juga mempertahankan reputasi, komunikasi ataupun citra yang baik sehingga bermanfaat antar perusahaan/organisasi dengan masyarakat setempat.

Pada setiap organisasi atau perusahaan pasti memiliki divisi khusus humas, tentu ini sangat penting karena divisi ini yang mengatur/manage komunikasi antar pihak eksternal dengan internal perusahaan. Sehingga, perlu adanya manajemen Public Relation yang efesien agar tujuan organisasi bisa dicapai dengan baik dan efesien.

Manajemen Keuangan

Pengertian manajemen keuangan adalah sebuah cabang ilmu manajemen yang mempelajari untuk mengatur arus keuangan (cashflow) dari suatu organisasi, Perusahaan, Personal bertujuan agar arus keuangannya tersebut bisa stabil dan besar pengeluaran tidak lebih besar dari pendapatan.

Seperti halnya dengan manajemen yang sudah di jelaskan diatas bahwasnya Manajemen keuangan ini sangat penting karena jika tidak ada manajemen keuangan yang baik maka kesehatan keuangan organisasi/perusahaan tidak akan sehat, tidak bertahan lama.

Manajemen Persediaan

Pengertian dan Definisi manajemen persediaan adalah suatu cabang ilmu manajemen yang memiliki tujuan untuk menjaga stok barang dari sebuah perusahaan (Badan Usaha) agar stok yang tersedia tetap aman.

Sebenarnya Manajemen persediaan ini hampir sama dengan dengan manajemen gudang, hal ini sangatlah penting sekali khususnya pada perusahaan dalam skala besar. Pada setiap arus barang yang masuk atau keluar dari gudang haus tercatat pada kartu stok dengan aman. Hal ini ada hubungannya dengan manajemen stok, karena jika tidak ada manajemen stok  yang baik dan benar maka pencatatan barang yang keluar dan masuk menjadi kacau/buruk sehingga akan secara otomatis mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan/organisasi.

Manajemen Kewirausahaan atau Bisnis

Manajemen Kewirausahaan atau Bisnis merupakan sebuah ilmu manajemen yanga mempelajari bagaimana mengolah suatu bisnis dan usaha agar kondisi keuangannya tetap stabil atau naik sehingga akan mempengaruhi kesehjateraan karyawan. Pada manajemen bisnis ini memerlukan keahlian dalam memanajemen sumber daya manusia, emosi, keuangan, pemasaran serta manajemen persediaan.

Sebuah perusahaan tidak akan berkembang apabila pihak manajemennya tidak baik, hal ini berkaitan terhadap pihak manajemen yang tidak efektif maka ekosistem organisasi internal pun tidak sehat. Sehingga hal ini akan berdampak pada semua divisi perusahaan, yang mana jika tidak di siasati maka perusahaan terancam gulung tikar.

Manajemen Resiko

Pengertian Definisi manajemen risiko ialah sebuah cabang ilmu manajemen yang memiliki tujuan melakukan pendekatan yang teroganisir/tertata/terstruktur sesuai dengan metodologi dalam mengelola ketidakpastian (Resiko) yang ada kaitannya sangat erat terhadap ancaman baik itu dari dalam (internal) atau dari luar (eksternal).

Manajemen resiko ini sangat penting khususnya pada sebuah perusahaan yang mempunyai resiko kerja tinggi di antaranya seperti Transportasi udara, pertambangan, pembangunan dan lainnya. hal ini di lakukan agar resiko yang dihadapi dapat di minimalisir.

Prinsip-Prinsip Manajemen

Bagaimana, apakah sekarang anda sudah mengerti dari berbagai definisi dan jenis-jenis manajemen yang telah dijelaskan diatas, maka untuk selanjutnya agar anda dapat lebih paham mengenai manajemen perlu juga mengetahui prinsip-prinsipnya. Dibawah ini merupakan berbagai dari prinsip manajemen :

  • Discipline (Disiplin)
  • Authority and responsibility(Wewenang dan tanggung jawab)
  • Unity of direction (Kesatuan pengarahan)
  • Unity of command (Kesatuan perintah)
  • Renumeration (Penggajian yang adil)
  • Lebih mementingkan kepentingan umum / organisasi daripada kepentingan pribadi
  • Hierarchy (Hirarki)
  • Centralisation (Pemusatan)
  • Equity (Keadilan)
  • Order (Tata tertib)
  • Inisiative (Inisiatif)
  • Stability of tenure of personnel (Stabilitas kondisi karyawan)
  • Semangat untuk bersatu
  • Division of work (Pembagian kerja)

Setelah menyimak dan mengetahui dari pengertian, Prinsip dan jenis-jenis manajemen di atas serta definisinya tentunya anda juga harus mengetahui fungsi dari manajemen tersebut.

Jika di lihat dari segi prakteknya bahwasnya Fungsi dari manajemen sangat strategis. Maka dari itu untuk bisa mengerti tentang fungsi manajemen sangat di anjurkan bagi siapa saja khususnya bagi para pelajar, mahasiswa dan lainnya.

Fungsi Manajemen

Fungsi Perencanaan (Planning)

Fungsi dari perencanaan adalah fungsi yang bisa di bilang paling utama. Suatu manajemen harus bisa membuat berupa perencanaan organisasi yang di aturnya. Pada fungsi perencanaan ini sebaiknya manjemen tersebut harus dapat menetapkan suatu tujuan perusahaan, kemudian dapay menentukan dari berbagai langkah yang telah di ambilnya, merumuskan segal resiko dari berbagai masalah yang akan di hadapi kedepan. Maka, inti dari fungsi manajemen menuntut agar mempunyai visi jauh kedepan terkiat dengan arah suatu perusahaan yang di jalankan. Lalu bagaimana apabila pada sebuah perusahaan tidak ada perencanaan? Tentunya akan menjadikan organisai yang berjalan tersebut menjadi kacau bahkan mengalami kerugian yang besar.

Fungsi Penganggaran (Budgeting)

Bisa di katakan Fungsi budgeting ini adalah suatu perencanaan juga, namun lebih spesifikasi terkait dengan perencanaan keuangan. Setelah manajemen menetapkan suatu perencanaan terkait dengan berbagai langkah yang di lakukannya maka untuk selanjutnya perlu di lakukan suatu perencanaan keuangan yang nantinya di gunakan untuk menjalankan roda organisasi. Dalam hal ini menajemn sangat perlu untuk membuat rencana pengeluaran, rencana arus kas dan gambaran mengenai berbagai Potensi dan sumber pemasukan.

Fungsi Penyusunan (Staffing)

Di dalam fungsi ini manajemen mewajibkan untuk melakukan penyusunan posisi serta berbagai tugas pada setiap departemennya. Yang perlu di perhatikan dalam penyusunan yang di buat tersebut harus mengacu dari Planningdari awal agar fungsi tersebut tersingkron terhadap Visi organisasi dan tidak ada saling tumpang tindih tugas. Tak hanya itu di Fungsi ini pun di tekankan tentang penunjukan, pemilihan, pengangkatan, serta pembinaan sumber daya manusia.

Fungsi Pengarahan (Directing)

Setelah tahapan fungsi penyusunan di jalankan, maka untuk selanjutnya adalah pengarahan, yang mana fungsi ini sebenarnya masig termasuk dalam bagian Leading. Di fungsi ini menajamen di haruskan bisa memberikan pengarahan terhadap Visi dan misi dari organisasi, segala prinsip yang di genggam, Berbagai langkah serta tugas setiap department agar Organisasi tersebut berjalan terarah dan selaras dengan tujuan yang sudah di tetapkan.

Fungsi Pengawasan (Controlling)

Di dalam fungsi pengawasan ini, semua kegiatan organisasi yang berjalan wajib di awasi agar tetap pada arah yang sudah di tetapkan sebelumnya. Pada tahap ini pun di lakukan berupa pengawasan terhadap berbagai hal yang tidak diinginkan atau resiko yang mungkin saja terjadi. Pengawasan ini pun di tujukan dalam mengetahui sejauh mana dari hasil yang sudah tercapai oleh organisasi dan membandingkannya dengan apa yang sudah di rencanakan.

Fungsi Kordinasi (Coordinating)

Kordinasi juga masih dalam bagian dari Leading, seperti halnya pada fungsi pengarahan. Jika di tahap pengarahan hanya ada berupa interaksi dari manajemen terhadap bawahan, maka di fungsi kordinasi ini suatu interaksi serta saling berbagai Informasi. Interaksi sangat diperlukan pada saat roda organisasi berjalan, bisa di lakukan dengan pembaharuan sebagai kepentingan dari perbaikan organisasi.

Fungsi Pelaporan (Reporting)

Yang terakhir adalah fungsi pelaporan (report) terhadap stakeholder atau berbagai pihak yang memiliki kepentingan. Semu jalannnya organisasi baik perencanaan, penganggaran, pengawasan sampai dengan Kordinasi wajib di laporkan. Stakeholder dalam hal ini umumnya dalam perusahaan adalah pemegang saham atau komisoner, sedangkan jika di dalam pemerintahan adalah masyarakat sendiri (Berdasarkan Konsep Demokrasi)

Mungkin hanya itu saja yang dapat di jelasnkan mengenai Fungsi Manajemen.  Sehingga dengan membaca berbagai penjelasan di atas kita sudah tahu bahwa sangat penting dari sebuah manajemen.

Sehingga dengan membaca penjelasan mengenai Pengertian Dan Definisi Manajemen Menurut Para Ahli di atas anda sudah bisa menyimpulkannya. Silahkan anda gunakan berbagai uraian di atas sebagai penyelesaian tugas atau sekedar ingin tahu mengenai Pengertian Manajemen Secara Umum atau Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli. Semoga Bermanfaat

Baca Juga :