Klausa : Pengertian, Ciri Ciri, Macam dan Contohnya Terlengkap

Posted on
Klausa : Pengertian, Ciri Ciri, Macam dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian Klausa, Ciri Ciri, Macam dan Contohnya

Klausa – merupakan materi terpenting dalam Bahasa Indonesia. Untuk kesempatan kali ini akan dibahas mengenai klausa yang dimulai dari pengertian klausa, lalu ciri – ciri klausa, jenisnya klausa, beserta contoh klausa.

Pengertian Klausa

Klausa ialah penggabungan kata yang terdiri dari subjek dan predikat. Klausa biasanya dilengkapi menggunakan objek, pelengkap, dan keterangan. Sehingga, dapat ditarik kesimpulannya bahwa klausa lebih lengkap dibandingkan dengan frasa. Namun, klausa belum menjadi sebuah kalimat sebab tidak memiliki intonasi akhir.

Ciri – Ciri Klausa

Adapun ciri ciri klausa guna membedakannya dari frasa dan kalimat sebagai berikut:

  • Mempunyai satu jenis predikat
  • Tidak mempunyai intonasi akhir
  • Apabila ditambah dengan intonasi akhir maka menjadi sebuah kalimat
  • Klausa termasuk bagian dari kalimat plural

Jenis – Jenis Klausa

Klausa dibagi menurut kategorinya masing-masing, antara lain :

1. Klausa Menurut Strukturnya

Menurut strukturnya, klausa bisa dibagi menjadi klausa terikat dan klausa bebas. Kategori ini berhubungan dengan kemungkinan klausa guna sebagai sebuah kalimat.

Klausa Bebas

Klausa bebas ialah klausa yang memiliki potensi sebagai sebuah kalimat sebab mempunyai subjek dan predikat. Jenis klausa ini dikenal sebagai induk kalimat atau klausa utama. Ciri khusus pada klausa bebas ialah tanpa pemakaian konjungsi.

Contohnya:

 Agus sangat tampan
 Ayah membaca
 Ibu menyapu

Klausa Terikat

Klausa terikat tak mempunyai susunan lengkap seperti pada klausa bebas, sehingga klausa pada jenis ini tak memiliki potensi menjadi sebuah kalimat. Jenis klausa ini dikenal sebagai anak kalimat atau klausa bawahan. Klausa ini berbeda dengan klausa bebas yaitu tidak memakai konjungsi, klausa terikat bisa diidentifikasi dengan penggunaan konjungsi yang ada di depannya.

Contoh:

“saat kakak berjalan” adalah Klausa terikat yang ada di dalam kalimat “Anjing menggonggong saat kakak berjalan.”

2. Klausa Menurut Unsur Sebagai Predikatnya

Pengelompokan klausa menurut unsur yang bertugas sebagai predikat. Menurut unsur ini, klausa dibedakan menjadi klausa verbal, klausa adjektival, klausa nominal, klausa adverbial, serta klausa preposisional.

Klausa Verbal

Sesuai pada namanya, klausa verbal adalah klausa yang berisi predikat berbentuk kata kerja (verba). Klausa verba ini dibagi menjadi klausa intransitif dan klausa transitif. Klausa transitif ialah klausa yang predikatnya sebagai kata kerja transitif maupun kata kerja yang membutuhkan objek.
Sementara Klausa intransitif ialah klausa yang menggunakan predikat berbentuk kata kerja intransitif.

Contohnya:

– Anjing berlari
– Burung berterbang
– Adik membaca buku
– Nanda menyanyi

Baca Juga :   Pengertian Bahasa Beserta Definisinya Lengkap

Klausa Nominal

Klausa nominal adalah klausa dimana predikatnya termasuk kata benda maupun frasa nomina. Contohnya:

– Kakaknya seorang pilot
– Bu sofia dulu seorang pejabat Negara
– Mereka murid SMP

Klausa Adjektival

Subjek dan predikat merupakan unsur wajib di dalam klausa. Dalam kasus ini, predikatnya sebagai kata keadaan. Penyusunan klausa adjektival terdiri atas subjek dengan kategori nomina dan predikat. Contohnya:

– Baju itu sangat cantik
– Bunga itu indah sekali

Klausa Preposisional

Klausa preposisional ialah klausa yang mana predikatnya termasuk frasa preposisional. Predikatnya berkategori menjadi kata depan.

Contoh:

– Kakak ke bandara besok senin
– Nanda dan sinta dari perpustakaan
– Keluarnya menuju ke timur
– Baju-baju rombek ditaruh almari

3. Klausa Menurut Fungsinya

Jenis klausa ini dibagi menjadi 4 jenis, diantaranya :

Klausa Subjek

Pada klausa ini, subjek menjadi sebuah frasa nominal. Kedudukannya akan subjek mendahului predikat.

Contohnya adalah:

Ibu menyapu
Pada klausa diatas, “ibu” kedudukannya menjadi subjek, dan “menyapu” menjadi predikat. Klausa ini dikenal sebagai klausa inti. Klausa inti bisa dikembangkan jadi inti dari suatu kalimat dan masih tetap memerhatikan bagiannya yang menduduki subjek serta predikat. Salah satu contohnya seperti berikut:
Ibu ternyata menyapu halaman rumah belakang.

Klausa Objek

Dalam klausa, objek berupa frasa nominal & melengkapi verba transitif. Ada 2 macam objek, yakni objek langsung & tak langsung. Objek langsung ialah objek yang diketahui perbuatannya dengan langsung pada predikat verbal. Sementara objek tak langsung ialah objek sebagai penerima perbuatan di dalam predikat verbal.

Contoh:

Ibu sedang memasak capcai (mengandung objek langsung “capcai” dari verba “memasak”).
Ibu sedang memasak capcai untuk keluarga (mengandung objek tak langsung “untuk keluarga” dari verba “memasak”)

Klausa Keterangan

Keterangan fungsinya memperluas dan membatasi makna subjek maupun predikat. Ada sejumlah jenis keterangan, seperti keterangan sebab, keterangan cara, keterangan alat, keterangan tempat, keterangan waktu, keterangan subjek, dll.

Contoh:

– Karena salah, dina tidak sekolah (keterangan sebab)
– Ibu mencabut rumput menggunakan cangkul (keterangan alat)
– Adik mengendarai motor dengan lincah (keterangan cara)

Klausa Pelengkap

Klausa pelengkap berwujud nomina, adjektiva, atau frasa adjektiva pada predikat verbal, dan frasa nominal. Biasanya pelengkap ini sering disalah artikan menjadi objek.

Contoh:

– Sinta menjadi seorang biarawati

Contoh Klausa

Dari penjelasan mengenai pengertian klausa, ciri-cirinya, dan sejumlah jenis klausa, maka selanjutnya langsung pada poin contoh klausa sendiri. Agar lebih memahami klausa dan bisa membedakannya menggunakan frasa maupun kalimat, berikut ini beberapa contoh dari klausa:

  1. Berlari itu menyehatkan
  2. Sinta rajin belajar
  3. Pria itu actor handal
  4. Adik mencuci mobil
  5. Ibu bersama teman-teman arisannya
  6. Kakak menyapu
  7. Manajer menolak pekerjaan kita

Sekian uraian mengenai klausa yang meliputi pengertian, lalu cirinya, jenis-jenisnya, beserta contoh klausa. Semoga materi yang sudah disampaikan diatas bisa bermanfaat untuk menambah wawasan dan ilmunya bagi semua pembaca. Terima kasih.

Baca Juga :