Fotosintesis : Pengertian, Fungsi, Tahap dan Faktor Pendukungnya Lengkap

Posted on
Fotosintesis : Pengertian, Fungsi, Tahap dan Faktor Pendukungnya Lengkap
2.3 (46.67%) 3 vote[s]

Pengertian, Fungsi, Tahap dan Faktor Pendukung Fotosintesis

Fungsi Fotosintesis Pada Tumbuhan – hampir seluruh kehidupan di bumi ini bisa terjadi karena matahari mensuplai energi terhadap ekosistem. Terutama untuk tumbuhan, untuk bertahan hidup tumbuhan juga memerlukan makanan. Makanan pada tumbuhan ini dilakukan sendiri dengan memanfaatkan sinar matahari, atau sering disebut fotosistesis. Dalam arti lainnya, fotosintesis merupakan salah satu reaksi yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup aerob.

Semua organisme, baik prokariyotik atau eukariotik, membutuhkan energi untuk menjalankan reaksi metabolik seperti pertumbuhan, perkembangan, dan reproduksi. Tetapi, energi dari matahari (dalam bentuk cahaya) tidak bisa dimanfaatkan langsung oleh organisme untuk kebutuhan metaboliknya. Maka, energi cahaya harus dikonversikan terlebih dahulu menjadi energi kimiawi dengan melalui proses yang disebut fotosintesis.

Pengertian Fotosintesis

Fotosintesis merupakan suatu proses di mana energi cahaya dikonversi menjadi energi kimiawi dalam bentuk gula.
Dalam proses yang ditenagai oleh energi cahaya ini, molekul glukosa (atau gula lainnya) dibuat dari air dan karbon dioksida kemudian menghasilkan produk buangan (byproduct) yaitu oksigen.
Molekul glukosa menyediakan organisme dengan dua sumber daya yang krusial: energi dan karbon tetap (organik).
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fotosintesis merupakan reaksi penting dalam ekosistem di bumi.

Fungsi Fotosintesis Pada Tumbuhan

Fungsi fotosintesis yang sangat penting antara lain:

  1. Energi
    Molekul pada glukosa bertindak sebagai bahan bakar untuk sel. Energi kimia yang terkandung di dalamnya bisa digunakan melalui proses seperti respirasi seluler dan fermentasi, yang menghasilkan adenosine triphosphate (ATP), molekul kecil yang membawa energi, untuk kebutuhan energi sel.
  2. Karbon Tetap (Fixed Carbon)
    Karbon dari karbon dioksida (karbon anorganik) bisa tergabung menjadi molekul organik, proses ini disebut fiksasi karbon, dan karbon dalam molekul organik disebut karbon tetap.
  3. Organisme Fotosintetis
    Tanaman alga, dan beberapa bakteri, memainkan peran penting dalam ekologi di bumi. Dimana, mereka mengkonversikan energi matahari menjadi energi kimia. Serta memfiksasi karbon ke dalam ekosistem menggunakan cahaya untuk mensintesis gula.
    Karena organisme – organisme tersebut memproduksi makanannya sendiri (memfiksasi karbonnya sendiri) menggunakan energi cahaya, mereka disebut fotoautotrof. Sedangkan organisme lainnya seperti hewan, fungi, dan beberapa prokariotik dan protista, yang tidak bisa memproduksinya makanan sendiri disebut heterotrof.
  4. Mengurangi Kadar Karbondioksida di Atmosfer
    Selain menjadi sumber energi untuk hampir semua organisme dan memfiksasi karbon, fungsi lain dari fotosintesis yaitu membantu mengurangi kadar karbon dioksida di atmosfer dan menggunakan atom karbon untuk membentuk molekul organik. Tanpa tanaman dan alga yang terus menyedot karbon dioksida, gas ini akan terkumpul di atmosfer bumi dan menyebabkan efek rumah kaca.
Baca Juga :   Cara Penyerbukan Bunga Vanili : Ciri - Ciri Terlengkap Beserta Penjelasannya

Proses Fotosintesis

Dalam proses fotosintesis ada 4 unsur yang harus dimiliki, yakni :

1. Karbondikoksida (CO2)
2. Air
3. Cahaya Matahari
4. Klorofil

Karbondikosida akan diambil oleh Stomata (mulut daun) pada daun tumbuhan dari udara bebas, kemudian air diambil melalui akar tumbuhan dan diangkut komponen pengangkut pada tumbuhan, kemudian Cahaya matahari akan diambil dalam bentuk energi oleh klorofil (zat hijau daun). Semua proses tersebut akan berlangsung dan membentuk suatu reaksi dan menghasilkan Oksigen serta Glukosa.

Setelah terdapat glukosa pada tumbuhan, nutrisi ini akan diubah menjadi lemak, protein, dan nutrisi lainnya. Jadi pada proses fotosintesis, terjadi suatu reaksi yang sangat kompleks, namun secara singkat reaksinya berlangsung seperti yang telah kami jelaskan.

Tahap-Tahap Reaksi Fotosintesis

Proses fotosintesis yang terjadi pada Kloroplas terdiri atas 2 macam reaksi, yakni :

  1. Reaksi Terang
    Disebut sebagai reaksi terang karena dalam prosesnya reaksi ini membutuhkan cahaya matahari. Reaksi ini terjadi di salah satu ruang kosong pada kloroplas yang disebut membran tilakoid. Dalam reaksi terang, klorofil akan menyerap cahaya dari matahari, energi yang didapat dari cahaya matahari akan digunakan untuk memecah molekul air menjadi molekul oksigen dan hidrogen. Reaksi tersebut biasa disebut sebagai reaksi fotolisis.
  2. Reaksi Gelap
    Reaksi gelap adalah suatu reaksi yang tidak bergantung pada cahaya. Hal utama dari proses reaksi gelap adalah pengubahan Karbondioksida (CO2) menjadi glukosa. Reaksi gelap ini terjadi pada bagian stroma kloroplas. Reaksi gelap hanya akan terjadi ketika sesudah terjadinya reaksi terang, dan proses reaksi gelap sangat kompleks, karena pengubahan Karbondioksida (CO2).

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis

Faktor Internal

Faktror internal adalah faktor yang berasal dari tumbuhan itu sendiri. Maksudnya adalah setiap tumbuhan yang berbeda jenis, walaupun hidup dalam keadaan lingkungan yang sama akan berbeda pula reaksi fotosintesisnya, dapat kita katakan faktor internal merupakan faktor hereditas (keturunan).

Faktor Eksternal

  • Kandungan Air dan Mineral dalam tanah
    Air adalah salah satu bahan baku utama yang digunakan untuk reaksi fotosintesis jadi semakin banyak air dalam tanah semakin bagus reaksi tersebut.
  • Temperatur
    Fotosintesis merupakan reaksi yang tergantung terhadap enzim. Sedangkan kerja enzim dipengaruhi oleh suhu. Jika suhu tidak sesuai dengan enzim, maka fotosintesis tidak akan terjadi. Suhu yang terbaik untuk proses fotosintesis adalah diantara 28 – 30 derajat celcius.
  • Kandungan CO2 di udara
    Kandungan CO2 di udara sekitar 0.03 persen, semakin banyak CO2 akan semakin baik rekasi yang terjadi.
  • Kandungan O2
    Kandungan O2 yang rendah di udara dan di dalam tanah bisa menghambat proses respirasi tumbuhan. Penghambatan proses respirasi tersebut juga akan menghambat pembentukan energi oleh tumbuhan tersebut.

Itulah pembahasan tentang fungsi fotosintesis pada tumbuhan dan penjelasan lengkap yang berhubungan dengan proses tersebut. Semoga bermanfaat.

Baca juga: