Zakat – Macam Macam Zakat Dan Penjelasan Tentang Ketentuan Terlengkap

Posted on
Zakat – Macam Macam Zakat Dan Penjelasan Tentang Ketentuan Terlengkap
Rate this post

Zakat – Macam Macam Zakat Dan Penjelasan Tentang Ketentuan Terlengkap

Jenis zakat memang ada bermacam macam. Sebagai muslim tentunya wajib menjalankan ibadah zakat untuk menyempurnakan keimanannya. Zakat juga termasuk rukun islam ketiga. Turunnya perintah wajib zakat pada tahun yang kedua Hijriah ataupun sebelum perintah menjalankan ibadah puasa Ramadan turun.

Perintah zakat ada dalam Surah Al Bayyinah pada Ayat ke 5. Dengan maknanya:”Padahal mereka tak disuruh kecuali agar menyembah Allah dengan jalan memurnikan ketaatan kepada-Nya untuk (menjalankan) agama yang lurus dan agar mereka mendirikan ibadah shalat & menunaikan zakat yang demikian itu merupakan agama yang lurus.”.

Macam Macam Zakat

Menurut garis besar, jenis zakat dibagi kedalam dua macam yakni:
1. Zakat mal atau zakat harta, berupa zakat emas, perak, tumbuh-tumbuhan (bisa berupa buah-buahan dengan biji-bijian), hewan, maupun barang perniagaan.
2. Zakat nafs, ialah zakat jiwa yang disebut juga sebagai zakat fitrah (atau zakat yang diberikan setelah dirinya menyelesaikan ibadah puasa Ramadan).
Secara lebih jelas, macam macam zakat terdapat 8 jenis yakni.
a. Zakat binatang (an’am).
b. Zakat perak dan emas.
c. Zakat berupa bahan makanan yang bisa mengenyahgkan (atau zakat zuru).
d. Zakat tumbuh tumbuhan (buah-buahan).
e. Zakat berupa harta perniagaan.
f. Zakat berupa hasil tambang (atau zakat madin).
g. Zakat berupa harta terpendam (atau zakat rikaz).
h. Zakat fitrah (bahan makanan pokok biasanya beras).

PENJELASAN JENIS ZAKAT

a. Zakat an’am (binatang ternak)

Zakat yang pertama adalah zakat binatang ternak. Sementara binatang ternak yang wajib dikeluarkan zakatnya ialah binatang unta, sapi, kerbau, serta kambing. Sementara syarat wajib zakat oleh pemilik binatang tersebut ialah sebagai berikut ini.
1. Islam.
2. Merdeka.
3. Harta yang akan di zakatkan 100% milik sendiri serta sudah sampai nisabnya (batas waktu zakat). Hal ini juga dijelaskan pada sebuah hadis Nabi yang maknanya: “Tidaklah wajib zakat untuk harta sebelum 1 tahun dimilikinya.” (HR Daruqutni).
4. Hewan ternak tersebut digembalakan pada rumput tanpa beli.
5. Hewan yang digunakan untuk membajak sawah ataupun menarik gerobak tak wajib dikenai zakat. Seperti yang sudah ditegaskan Nabi Muhammad saw dalam hadisnya, “Tidaklah ada zakat untuk sapi yang digunakan bekerja.” (HR Abu Daud dan Daruqutni).
Nisab binatang-binatang ternak tersebut sebagai berikut.

Nisab binatang-binatang ternak tersebut sebagai berikut.

  1. Unta
NisabZakat yang harus dibayarkanUmur
5-91 kambingLebih dari 2 tahun
10-142 kambingLebih dari 2 tahun
15-193 kambingLebih dari 2 tahun
20-244 kambingLebih dari 2 tahun
25-351 anak untaLebih dari 1 tahun
36-451 anak untaLebih dari 2 tahun
40-601 anak untaLebih dari 3 tahun
61-751 anak untaLebih dari 4 tahun
76-902 anak untaLebih dari 2 tahun
91-1202 anak untaLebih dari 3 tahun
1213 anak untaLebih dari 2 tahun

 

Mulai dengan 121 ekor, maka setiap 40 unta harus zakat satu anak unta berusia 2 tahur lebih, selanjutnya dihitung setiap 50 unta, zakatnya adalah satu anak unta berusia 3 tahun.

  1. Sapi dan Kerbau
NisabZakat yang wajib dibayarUmur hewan ternak
30-391 anak sapi atau satu kerbauLebih dari 2 tahun
40-591 anak sapi atau kerbauLebih dari 2 tahun
60-692 anak sapi atau kerbauLebih dari 2 tahun

Kemudian setiap 30 sapi atau kerbau, wajib mengeluarkan zakat 1 anak sapi atau kerbau. Lalu setiap 40 sapi ataupun kerbau, maka harus mengeluarkan zakat sebanyak 1 anak sapi atau kerbau.

3. Kambing

Setiap 40-120 maka harus mengeluarkan zakat 1 kambing betina usia 2 th lebih. Lalu untuk 121-200 harus mengeluarkan zakat 2 kambing betina usia 2 th lebih. Untuk kambing antara 201-399 harus mengeluarkan zakat sebesar 3 kambing betina dengan usia minimal 2 tahun. Selanjutnya adalah 400 kambing maka harus dikeluarkan zakatnya sebesar 5 ekor kambing betina usia 2 th lebih.

Baca Juga :   Malaikat : Pengertian, Definisi dan Sifatnya Serta Fungsi Iman Kepada Malaikat Allah

B. Zakat Emas Dan Perak

Berikut ini ada syarat wajib zakat untuk pemiliknya ialah sebagai berikut ini.
– Islam.
– Merdeka.
– Harta tersebut 100% miliknya, dan sudah mencapai nisab, maupun sudah dimilikinya selama satu tahun seperti yang sudah dijelaskan dalam firman Allah swt. Surah At Taubah 34 dengan makna: “Dan bagi orang-orang yang menyimpan perak dan emas kemudian tidak menafkahkannya di jalan Allah, beritahukanlah pada mereka (jika mereka akan memperole) siksa yang sangat pedih.”

Ketentuan Zakat Emas Dan Perak Adalah Sebagai Berikut.
1. Nisab untuk emas adalah 20 misqal atau 93,6 gram, harus mengeluarkan zakat sebesar 2,5% yang sama dengan sebesar 0,5 misqal.
2. Nisab untuk perak adalah 200 dirham atau 624 gram, harus mengeluarkan zakat sebesar 2,5% yakni sama seperti 5 dirham atau 15,6 gram.
3. Zakat untuk bahan makanan pokok yang mengenyangkan atau zakat zuru.

C. Zakat Buah-Buahan

Berikutnya ada zakat buah-buahan diantaranya zakat untuk buah kurma dengan buah anggur. Didalam alquran juga dijelaskan tentang zakat buah buahan ini yang maknanya: “Makanlah dari buahnya (bermacam-macam itu) jika berbuah, lalu tunaikan haknya dengan memetik hasilnya (menyedekahkannya pada fakir-miskin) serta jangan kamu berlebih-lebihan. Sebenarnya Allah tidak suka dengan orang yang berlebihan.” Makna dari QS An’am ayat 141.
Selain itu, dijelaskan pada sebuah hadis Nabi Muhammad dengan makna, “Rasulullah menyuruh supaya menaksir buah anggur tersebut berapa banyaknya, sama halnya menaksir buah kurma. Dirinya juga menyuruh supaya memungut zakat untuk buah anggur sesudah kering, sama halnya mengambil zakat dari buah kurma.” Makna dari Hadits Riwayat Turmuzi.

D. Zakat Harta Perniagaan

Syarat wajib untuk zakat perniagaan bagi pemiliknya ialah sebagai berikut ini.
– Beragama islam.
– Merdeka.
– Harta tersebut 100% miliknya, dan sudah sampai pada nisabnya dan sudah dimilikinya selama satu tahun.
Jika nilai dagangannya sudah mencapai harga emas 93,6 gram ataupun harga perak sebesar 624 gram, itu artinya wajib dikeluarkannya zakat.

E. Zakat Hasil Tambang (Zakat Madin)

Berikutnya adalah hasil tambang emas ataupun perak yang sudah mencapai nisabnya, juga wajib atasnya mengeluarkan zakat di waktu penambangan tersebut dilakukan tanpa perlu dimilikinya selama satu tahun seperti lainnya.

f. Zakat harta terpendam (zakat rikaz)

Jika seseorang menemukan suatu harta yang terpendam misalnya perak dan emas, maka juga wajib atasnya mengeluarkan zakat 1/5 (20%). Hal ini juga sudah dijelaskan oleh Abu Hurairah ra. bersabda Rasulullah saw. Dari riwayat bukhari dan muslim yang artinya: “Zakat rikaz seperlima.” Selain itu, zakat rikaz juga tidak disyaratkan untuk dimiliki satu tahun sebelum zakat.

g. Zakat Fitrah

Pembahasan terakhir ada zakat fitrah merupakan zakat pribadi yang telah dikeluarkan sebelum Idul Fitri dengan pembagian yang diutamakan bagi fakir miskin. Sebab maksud utama zakat ialah untuk membantu para fakir miskin di hari lebaran. Sedangkan zakat fitrah ini dikeluarkan bagi setiap muslim/jiwa 2,5 kg ataupun 3,5 liter ataupun boleh diganti uang seharga 2,5 kg beras saat itu.

Beda dengan infak serta sedekah yang dapat dilakukan umat Islam kapan pun dia mau, dan di mana pun dia berada, baik ketika lapang, atau sempit tanpa perlu menunggu 1 tahun serta sesuai ketentuan yang ada. Namun inti infak, sedekah, serta wakaf ialah sama dengan zakat yakni memberi dengan hati yang ikhlas dengan tujuan membersihkan hati terhadap sifat kikir serta batil.

Itulah pembahasan tentang jenis zakat dan nisabnya. Semoga bermanfaat.

Baca juga: