Politik Luar Negeri : Pengertian dan Tujuannya di Indonesia Lengkap

Posted on
Politik Luar Negeri : Pengertian dan Tujuannya di Indonesia Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia dari Segala Sisi Terlengkap

Tujuan politik luar negeri Indonesia – politik luar negeri merupakan sebuah keniscayaan pada suatu Negara. Sebab, tidak mungkin bahwa suatu Negara bisa berdiri sendiri tanpa bangsa lainnya. Minimal, Negara memerlukan Negara lain agar terpenuhinya kebutuhan dalam negeri. Artikel ini akan membahas tentang tujuan politik luar negeri Indonesia.

Politik luar negeri sendiri memiliki pengertian berbeda-beda. Tetapi, secara umum dalam masyarakat, politik luar negeri ialah sebuah hubungan/ kerjasama diantara Negara dengan lingkup internasional/ dengan Negara tetangga.
Tujuan politik luar negeri Indonesia akan dilihat dari bermacam sudut serta kepentingan, diantaranya :

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia Menurut UUD 1945

Sebenarnya, Indonesia sebelum jauh merdeka ini politik luar negeri Indonesia telah difikirkan oleh pendiri bangsa. Hal itu telah terbukti dalam isi pokok pembukaan UUD 1945 yang sudah mencamtumkan keseluruhannya. Tujuan dari politik luar negeri Indonesia berdasarkan pembukaan UUD 1945, diantaranya :

  1. Menghapuskan selurh kewenangan tang dialami dunia, misalnya penindasan dan penjajahan bangsa terhadap bangsa yang lain, baik segi sosial, ekonoi, budaya dan fisik. Penindasan dan penjajahan adalah tindakan melanggar HAM.
  2. Mengusahakan perdamaian tiap manusia didunia, untuk mencapai tujuan yang pertama.
  3. Mencapai pergaulan internasional dengan tertib tanpa perang/ pertikaian/ penjajahan.
  4. Indonesia ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia
  5. Memajukan kesejahteraan umum, yakni kesejahteraan seluruh bangsa di dunia dan khususnya bangsa Indonesia.
  6. Melindungii segenap bangsa Indonesia.
  7. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
  8. Ikut berpastisipasi aktif dalam organisasi dan hubungan internasional demi mewujudkan perdamaian serta ketertiban dunia.

Tujuan Politik Luar Negeri Menurut Mohammad hatta

Mohammad hatta mengeluarkan maklumat yang isinya diantaranya :

  1. Menyetujui atlantic charter dengan megakui hak setiap bangsa guna menentukan anggota baru.
  2. Menjunjung tinggi pad apiagam PBB serta mengatakan Indonesia sipa menjadi anggota baru.
  3. Menurut UUD yang memuat HAM dan pembukaan UU beserta 2 piagam diatas tadi, maka Indonesia akan menolak kolonialisme belanda kembali.
  4. Apabila belanda melanggar piagam PBB dan piagam dunia Atlantic charter utnuk kembali datang di Indonesia, maka sekuat tenaga Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaan.
  5. Mohammad hatta memberikan ide mengenai politik bahwa tidak memihak manapun Negara yang ada di dunia dan diterjemahkan sebagai politik bebas aktif.

Tujuan politik luar negeri Indonesia dari Mohammad Hatta, diantaranya :

  1. Mempertahankan keamanan, kemerdekaan serta keselamatan Negara Indonesia
  2. Memperbesar kemakmuran rakyat Indonesia
  3. Meningkatkan perdamaian rakyat Indonesia
  4. Meningkatkan ketertiban dan perdamaian dunia
  5. Meningkatkan sebuah persaudaraan bersama dengan bangsa-bangsa lain
Baca Juga :   10 Prinsip Dasar Ekonomi Syariah Terlengkap

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia Menurut Tap MPR

Ketetapan MPR/ Tap MPR merupakan sumber hukum yang ada di bawah naungan konstitusi dan UUD. Disini maksudnya ialah UUD dibuat oleh presiden besama dengan DPR. Tap MPR ini terdapat dalam GBHN (Garis garis besar haluar Negara sebagai pedoman pembangunan (1999-2004).

Adapun tujuan dari politik luar negeri berdasarkan Tap MPR itu, yakni :

  1. Politik bebas aktif
    Artinya ialah politik indonesia haruslah diarahkan politik dan tujuannya politik bebas aktif.
  2. Kepentingan nasional
    Semua kebijakan politik luar negeri Indonesia ini harus politik dengan orientasi pada kepentingan nasional, jadi tidak ikut campur bersama urusan Negara lain yang tidak berkepentingan dengan bangsa indoensia.
  3. Titik berat di Negara berkembang
    Dengan demikian, maka Indonesia bersama Negara berkembang lain bisa saling membantu untuk lebih maju serta meninkatkan kesejahteraan umum.
  4. Menolak semua bentuk penjajahan
    Semua bentuk penjajahan ini baik secara ideologis dan ekonomi, Indonesia menolak dari masuknya Negara asing menuju suatu Negara melalui penindasan ekonomi.

Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia yang Bebas Aktif

Secara umum, politik bebas aktif ini telah dikemukaan oleh mohammad hatta. Tetapi, istilah tersebut baru terkenal dan banyak dipakai sejak puncak korea (1950-1953). Berkaca dari korea ini, maka makna politik bebas aktif telah didengungkan para politisi pada masa itu. Berikut ini tujuan dari politik luar negeri yang bebas aktif :

  1. Membentuk NKRI (Negara kesatuan republic Indonesia)
    Indonesia ini tidak boleh berpisah-pisah sebab keberpihakan dalam suatu Negara tertentu pada skala internasional.
  2. Masyarakat adil dan makmur
    Hal ini hars lebih mengutakamakan serta menjadi orientasi dalam hubungan antara Indonesia bersama luar negeri.
  3. Menjalin kerjasama baik dengan seluruh Negara di dunia
    Indonesia ingin mewujudkan sebuah tatanan barudunia dengan bebas kolonialisme yang di segala bentuk. Jadi, tidak ada Negara di dunia ini yang boleh menjalankan penindasan paa Negara lain tanpa alasan apapun. Bahkan dengan sebuah alasannya ini untuk mengambil keuntungan dari Negara lain dan tanpa memperhatikan keadaan rakyat Negara itu.

Demikianlah artikel mengenai tujuan politik luar negeri Indonesia yang ditunjau dari segala segi. Disini dapat ditarik kesimpulannya, bahwa seluruh tujuan dari politik luar negeri yang telah dikemukakan ini mengacu pada mencerdaskan kehidupan bangsa, lalu memajukan kesejahteraan umum, dan melindungi segenap bangsa serta ikut dalam melaksanakan ketertiban dunia. Sebuah cita-cita dan tujuan yang luhur sudah terdapat sejak pendiri Negara ini mulai merintis kemerdekaan Indonesia.

Tujuan yang perlu selalu mendapatkan dukungan di berbagai pihak manapun. Khususnya ialah seluruh bangsa Indonesia serta generasi muda yang menjadi pemegang amanah bangsa ini di masa yang akan datang. Terimakasih dan semoga dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan!

Baca juga: