Tipe Tipe Gunung Api dan Tipe Letusan Gunung Berapi di Dunia

Posted on
Tipe Tipe Gunung Api dan Tipe Letusan Gunung Berapi di Dunia
5 (100%) 1 vote[s]

Tipe Tipe Gunung Api dan Tipe Letusan Gunung Berapi di Dunia

Tipe-tipe gunung api – fenomena gunung api yang terdapat di muka bumi ini mempunyai bentuk yang beraneka ragam. Hal tersebut sangat tergantung dari tipe, frekuensi dan kekuatan letusannya. Pada umumnya, kita hanya mengenal tiga bentuk gunung api, yakni tipe maar, perisai (tameng) dan strato. Berikut simak penjelasan lengkapnya tentang tipe tipe gunung api.

Tipe Tipe Gunung Api

1. Gunung Api Tipe Perisai

Gunung perisai ini bentuknya bila lava yang keluar dari dalam tubuh gunung api, asalnya dari magma yang paling encer. Jadi, erupsi hanya termasuk lelehan lava pijar menuju wilayah disekitarnya. Oleh sebab itu, sifat dari magma yang terkandung ini sangat encer, aliran lava bisa menempuh jarak yang lumayan jauh dan menyebar tertutup wilayah yang luas. Aliran lava tersebut akirnya membeku jadi bebatuan beku ekstrusif.

Gunung api perisai tandanya ialah dinding lereng yang paling landau, hingga bisa menyerupai dataran. Contoh dari tipe tersebut dantaranya pulau vulkanis yang letaknya di kepulauan Hawaii (samudra pasifik), yakni mauna kea, mauna load an Kilauea.

2. Gunung Api Maar

Bentuk dari gunung api maar ini dialami sebab dari letusan eksplosif yang cuma terjadi 1 kali materi dengan muntahan berbentuk elflata. Oleh sebab itu, dapur magmanya cenderung dangkal dan kandungan gas di dalam magma tidak terlalu banyak, sebab letusan dari gunung api maar ini tidak terlalu kuat. Sehingga hanya membentuk dinding gunung bentuknya tanggul di wilayah lubang kawah. Contohnya gunung maar yakni gunung lamongan ( jawa timur ), gunung monte nuovo (naples, italia) dan gunung pinacate (Sonora, mexico).

3. Gunung Api Strato

Gunung api strao bentuknya disebabkan oleh erupsi yang bergonta ganyi antara eksplosif dan efusif, jadi memperlihatkan batuan beku dengan berlapis lapis di dinding kawahnya. Batuan yang berlapis tersebut asalnya dari pembekuan lava dan juga eflata yang saling bergantian. Hampir dari seluruh gurun gapi yang ada di Indonesia adalah tipe strato. Contohnya yakni gunung merapi, gunung Krakatau, gunung tangkuban perahu, semeru dan juga gunung tambora.

Tipe Tipe Letusan Gunung

Beberapa jenis atau tipenya letusan dari gunung api antara lain :

1. Letusan Tipe Stomboli

Letusan dengan tipe ini memiliki interval waktu yang hampir sama pada tiap letusannya. Jadi, tipe letusan stromboi artinya terjadi di setiap beberaoa waktu sekali. Mislanya yakni gunung api tromboli yang ada di kepulauan dengan jarak letusan 12 menit. Jadi, dalam 12 menit sekali lava mendidih dan terjadi sebuah letusan. Material material yang keluar akibat dari letusan tersebut bentuknya bom, lipari atau abu vulkanik. Di Indonesia sendiri ada gunung yang mempunyai tipe letusan ini, yakni gunung raung. Sedangkan contoh lainnya ialah gunung vesisvius di italia.

Baca Juga :   SOP (Standar Operasional Prosedur) : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsipnya Terlengkap

2. Letusan Tipe Hawaii

Tipe letusan kedua ialah tipe Hawaii. Letusan pada tipe ini adalah letusan yang dialami gunung dengan lava cair dan bentuknya mirip perisai/ tameng yang bisa mengalir di segala arah. Skala letusan tipe tersebut cenderung kecil tetapi mempunyai intensitas tinggi. Kenapa letusan tersebut bernama tipe hawai? Sebab banyak gunung hawai dengan tipe ini, yakni maona loa, maona kea dan Kilauea.

3. Letusan Tipe Merapi

Tipe letusan ini disebut tipe merapi. Merapi yang ada di Indonesia ialah salah satu gunung api paling aktif terjadi erupsi. Tipe letusan merapi ialah letusan gunung yang mempunyai lava kental dan menyumbat di mulut kawah. Tipe letusan ini adalah tipe yang membahayakan untuk penduduk di sekitar gunung itu. Tipe jenis tersebut dialami di gunung merapi ( jawa tengah ) sehingga memicu banyak korban jiwa.

4. Letusan Tipe Volcano

Letusan tipe volcano adalah letusan dengan mengeluarkan material material padat misalnya bom, laipili, abu vulkani dan bahan padat/ cair misalnya larva. Harus kalian tau bahwa jenis tipe pada letusan ini dibedakan dari kekuatan erupsi dalamnya dapur magma. Ada sejumlah gunung yang mempunyai tipe letusan tersbut, salah satunya di indoensia yakni gunung semeru di malang jawa timur.

5. Letusan Tipe Perret/ Plinian

Letusan tersebut ialah letusan paling berbahaya. Letusan jenis ini yang disertai ledakan paling dhasyat dapat merusak lingkungan. Sebab ledakannya dari material yang dikeluarkan dapat terlempar jauh sampai 80 km. di Indonesia sendiri sudah pernah terjadi letusan tipe ini pada gunung Krakatau di tahun 1883 sebagai sebuah sejarah dunia.

6. Letusan Tipe Pelee

Letusan tipe pelee ialah letusan yang dialami jika ada seumbatan kawah pada puncak gunung api yang bentuknya jarum jadi akan mengakibatkan tekanan gas jadi tambah besar. Jika sumbatan di kawah gunung ini tidak terlalyu kuat sehingga gunung akan meletus.

7. Letusan Tipe Sint Vincent

Letusan tipe sint Vincent ini dialami pada gunung api yang mempunyai danau kawah. Pada saat gunung tersebut meletus sehingga air danau kawah itu akan tumpah bersama lava. Hal tersebut akan membahayakan untuk daerah yang dekat di sekitar letusan, sebab bisa diterjang banjir dengan lahar panas. Letusan tersebut di indoensia sudah pernah dialami di gunung kelud di tahun 1919.

Itulah beberapa tipe tipe gunung api dan tipe letusan gunung berapi yang terdapat di dunia. Tipe tipe ini sebagian besar pernah dialami oleh Indonesia sebab Indonesia ialah Negara yang ada di lingkaran cincin api dengan mempunyai banyak gunung berapi aktif. Demikian informasi yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat.

Baca juga: