Teks Eksposisi : Pengertian, Struktur, Tujuan, Ciri, Jenis dan Kaidahnya Terlengkap

Posted on
Teks Eksposisi : Pengertian, Struktur, Tujuan, Ciri, Jenis dan Kaidahnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Teks Eksposisi, Struktur, Tujuan, Ciri, Jenis dan Kaidahnya

Pengertian teks eksposisi – Jika kalian pernah menemukan bentuk teks yang didalamnya berisi sebuah ajakan kepada seseorang secara singkat, padat dan jelas kemungkinan itu ialah teks eksposisi. Sebab, ciri teks ini menjawab sebuah pertanyaan seperti apa, siapa, kapan, dimana, mengapa, dan bagaimana.

Struktur untuk menyusun teks ini seperti halnya struktur penyusun Teks Editorial/Opini, yang mana didalamnya terdapat 3 struktur yakni Pernyataan pendapat (tesis), Argumentasi, dan Penyataan/Penegasan ulang seuatu pendapat (Reiteration). Berikut ini akan dibahas tentang pengertian teks eksposisi dan penjelasan lengkap lainnya.

A. Pengertian Teks Eksposisi

Teks Eksposisi ialah sebuah teks, isinya informasi dan pengetahuan yang memuat secara singkat dan padat.
Tujuan teks eksposisi adalah untuk menjelaskan informasi tertentu supaya dapat menambah ilmu pengetahuan si pembaca, sehingga dengan membaca teks tersebut maka pembaca akan memperoleh pengetahuan secara rinci dari kejadian tersebut.

B. Struktur Teks Eksposisi

Di samping sebagai sifat mengajak, teks eksposisi bersifat pula tidak memihak kepada suatu atau golongan dan kelompok tertentu. Kalimatnya terdiri dari bahasa yang baku, dan sesuai dengan ejaan Bahasa Indonesia yang baik dan juga benar. Teks seperti ini mempunyai beberapa struktur di dalam penulisannya, sehingga bisa dibedakan dengan jenis teks yang lainnya. Adapun struktur teks eksposisi tersebut ialah sebagai berikut.

  • Tesis

Tesis adalah bagian awal dari sebuah penulisan paragraf eksposisi. Tesis ini berisikan pendapat penulis yang secara pribadi terkait pada topik yang akan dibahas dari paragraf tersebut. Bagian tesis sering juga disebut sebagai bagian dari pembukaan sebuah teks tersebut.

  • Argumentasi

Struktur teks eksposisi selanjutnya dikenal dengan istilah argumentasi. Struktur ini isinya berbagai macam pendapat yang bisa memperkuat pernyataan dari di penulis sebelumnya. Pada bagian penulis bisa menggunakan berbagai sumber guna memperkuat pernyataannya tersebut. Bisa dari hasil sebuah penelitian para peneliti, ataupun dari pendapat seorang pakar di bidangnya. Sehingga sumber-sumber tadi bisa memperkuat pendapat pribadi oleh penulis sendiri.

  • Penegasan Kembali

Sesudah dinyatakan argumentasi terkait dari topik tersebut, maka selanjutnya perlu adanya penegas kembali sebuah penyataan sebelumnya. Sehingga dengan penegasan inilah, pembaca akan benar-benar dapat memahami secara penuh isi atau informasi dari teks tersebut. Struktur ini sering juga di sebut dengan kesimpulan dan terkadang terletak di akhir dari teks tersebut.

C. Ciri-Ciri Teks Eksposisi

  • Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan
  • Gaya informasi yang mengajak
  • Terkadang menjawab pertanyaan apa,siapa,kapan,dimana,mengapa dan bagaimana
  • Berupaya menjelaskan tentang sesuatu
  • Gayanya bersifat informatif
  • Singkat, Padat, dan Akurat
  • Penyampaian lugas serta menggunakan bahasa yang baku
  • Tak memihak, artinya tidak memaksakan kehendak penulis pada pembaca
  • Fakta digunakan sebagai alat kontribusi serta alat kontritasi
  • Paragraf eksposisi secara umum menjawab tentang askadimega
Baca Juga :   Gotong Royong : Pengertian, Manfaat, Nilai dan Contohnya Lengkap

D. Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

Ciri kebahasaan yang terdapat pada teks ekposisi:

  • Menggunakan pronomina; kata pengganti nomina/ frasa nomina.
  • Memakai konjungsi; untuk memperkuat argumentasi.
  • Memakai kata leksikal tertentu; yakni mengacu pada benda, baik nyata/ abstrak.

E. Jenis-Jenis Teks Eksposisi

1. Teks Eksposisi Ilustrasi

Penggambaran sederhana yang konkret dari suatu ide.

2. Teks Eksposisi Berita

Memberikan informasi suatu kejadian, dalam berita/ surat kabar.

3. Teks Eksposisi Perbandingan

Menerangkan ide/ gagasan pada kalimat utama menggunakan metode perbandingan.

4. Teks Eksposisi Proses

Berisi tentang panduan/ tata cara membuat sesuatu.

5. Teks Eksposisi Definisi

Berisi mengania pengertian dari suatu obyek.

6. Teks Eksposisi Pertentangan

Berisi pertentangan antara suatu obyek tertentu dengan obyek yang lainnya. Biasanya menggunakan frasa dari penghubung “meskipun begitu, akan tetapi, dan sebaliknya.”

7. Teks Eksposisi Analisis

Proses ini memisahkan suatu masalah pada suatu gagasan utama jadi beberapa sub-bagian, lalu melakukan pengembangan dengan berurutan.

F. Kaidah Teks Eksposisi

Berikut ini sejumlah kaidahnya yang perlu kamu ketahui:

Konjungsi

Konjungsi adalah bentuk kata penghubung yang kadang digunakan pada teks jenis eksposisi ini. Kata penghubung tersebut sendiri begitu banyak, ada yang memang menunjukkan waktu, gabungan, lalu penjelasan, perbandingan, dan sejumlah jenis kata lainnya. Misalnya adalah kata penghubung waktu seperti “Setelah, Kemudian, Lalu”, serta kata penghubung dari perbandingan, seperti “Bagai, Serupa”.

Pronomina

Kaidah kedua dalam teks jenis eksposisi ini ialah pronomina. Pronomina sendiri merupakan sebuah kata ganti. Pronomina terdiri dari dua jenis, yakni Kata ganti untuk menunjukkan pada orang (Persona) dan kata ganti yang menunjukkan untuk bukan orang (non-persona). Kata Persona bisa berupa “Kamu, Dia, Ia, Saya”, sedangkan kata non-Persona bisa berupa “Di sana, Di sani, Di situ”.

Leksikal

Leksikal sendiri adalah jenis kata yang memang menunjukkan Kata Kerja, Kata Benda, Kata Sifat dan Kata Keterangan. Kata kerja adalah kata yang menunjukkan salah satu proses ataupun kondisi yang sedang berlangsung, misalnya seperti membaca, menulis, berlari, dan lain sebagainya. Kata benda adalah kata yang menunjukkan ssalah satu objek tertentu seperti Meja, Kasur, Rumah, dan lain sebagainya. Sedangkan kata sifat bisa berupa Cantik, Menawan, Buruk, Baik, dan juga kata keterangan bisa berupa Malam, Siang, Di sana, dan Di situ.

Demikianlah beberapa informasi terkait Pengertian Teks Eksposisi: Struktur, Tujuan, Ciri, Jenis dan kaidahnya Terlengkap yang bisa diketahui. Semoga informasi tadi terdapat manfaatnya bagi kalian, untuk menambah wawasan seputar keilmuan dalm Bahasa Indonesia kamu khususnya yang sedang membutuhkan materi tentang teks eksposisi di sekolahnya. Terimakasih!

Baca juga: