Syarat Haji : Rukun, Wajib Haji, Larangan dan Cara Daftarnya Terlengkap

Posted on
Syarat Haji : Rukun, Wajib Haji, Larangan dan Cara Daftarnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Rukun, Wajib Haji, Larangan dan Cara Daftar Haji

Syarat-syarat naik haji – haji aalah rukun islam yang ke-5. Jadi, rasanya tak sempurnalah ibadah kita bila yang satu ini tak terpenuhi. Akan tetapi, tak semua orang dapat menjalankan ibadah haji. Hanya mereka yang mampu baik fisik maupun ekonominya. Berikut ini akan kami jelaskan tentang syarat-syarat naik haji.
Secara istilah, haji artinya berkunjung atau berziaroh menuju baitullah yang niatnya dijalankan dengan beberapa cara sesuai aturannya. Adapun syarat-syarat wajib haji serta rukunnya antara lain :

Syarat wajib haji

Syarat wajib haji adalah syarat yang harus terpenuhi untuk seseorang, jadi diwajibkan untuk menjalankannya ibadah hajiini dan bila tidak terpenuhi maka syarat-syarat ini ya belum terpenuhi pula untuk menunaikan ibadah haji. Berikut syarat-syarat wajibnya diantaranya :

  1. Islam
  2. Berakal sehat, jasmani dan rohani
  3. Baligh
  4. Mampu
  5. Merdeka

Rukun haji

Rukun haji adalah peristiwa yang harus dijalankan dalam menjalankan ibadah haji, bila tidak dilakukan maka hajinya ini tidak sah maupun batal. Rukun haji ini diantaranya adalah :

  1. Ihram, yakni menjalankan ibadah haji maupun umrah dengan mengenakan baju ihram yaitu warnanya putih yang tidak ada jaitannya yang berniat umroh dan haji di miqot.
  2. Wukuf, yakni berdiam diri, lalu berdzikir serta berdoa di sekitar padang arafah di tanggal 9 dzulhijjah sejak terbenamnya matahari hingga terbitnya fajar di tanggal 10 dzulhijjah.
  3. Tawaf ifadhah yakni mengelilingi ka’bah dengan banyak tujuh kali putaran serta menjalankannya dengan melontarkan jumrah aqobah di tanggal 10 dzulhijjah.
  4. Sa’i yakni berlari-lari kecil antara bukit shofa dengan marwah yang banyaknya tujuh kali.
  5. Tahallul yakni bercukur maupun mencukur rambutnya minimal 3 helai rambut.
  6. Tertib, maksudhnya dijalankan dengan berurutan.

Wajib haji

Wajib haji ialah segala sesuatu yang wajib untuk dilakukan serta tidak dilakukan maka perlu membayar dam maupun denda. Akan tetapi, hajinya ini tetap disebut sah. Adapun yang tergolong dalam wajib haji ini yakni antara lain :

  1. Ihram dari miqat, yakni miqat makani serta zamani yang sudah ditentukan
  2. Bermalam di muzdalifah
  3. Melemparkan jumrah aqabah di tanggal 10 dzulhijjah
  4. Melemparkan jumrah di mina dengan waktu 3 hari, dalam sehari lemparan serta masing – masing 7 batu (jumrah ula, lalu wustha dan juga jumrah ukhra).
  5. Bermalam di mina saat hari tasyrik yakni tanggal 11, 12, serta 13 dzulhijjah
  6. Tawaf wada’ ialah menjalankan tawaf perpisahan saat sebelum meninggalkan mekkah
  7. Meninggalkan larangan – larangan ketika ihram

Larangan Larangan Ketika Naik Haji

Adapun mengenai larangan – larang ketika haji diantaranya :

Baca Juga :   Zakat : Pengertian, Macam Macam Beserta Penjelasannya Lengkap
  1. Untuk jamaah laki – laki ini dilarang untuk menggunakan baju yang berjahit serta menggunakan penutup kepala.
  2. Untuk jamaah perempuan – dilarang untuk menggnakan penutup wajah serta sarung tangan.
  3. Untuk laki – laki dan juga perempuan – dilarang menggunakan parfum, mencukur rambut, lalu menikah, membunuh atau berburu binatang serta menjalankan hubungan suami istri.

Tata cara pendaftaran haji

Nah, untuk yang pertama ini kalian sebagai calon jamaah haji perlu membuka tabungan haji di bank syariah yang sudah ditunjuk pemerintah. Pada umumnya terdapat 3 jenis bank syariah yang sudah ditunjuk oleh kemenag guna menerima setoran tersebut.

Sejumlah bank suasta besar yang kemungkinan dapat kalian jadikan pertimbangan guna menaruh setoran haji tersebut yakni bank syariah mandiri, BCA syariah, BRI syariah, Bank bukopin syariah, BNI syariah, bank permata syariah dan bank panin dubai syariah.

Untuk membuka tabungan haji yang reguler ini kalian dapat langsung pergi menuju bank banka yang sudah ditunjuk oleh kemenag diatas lalu isilah form aplikasi pembukaan rekeni yang ada di bank itu. Di sejumlah bank syariah ini ada proga khusus tabungan haji yang telah ditunjuk untuk para nasabahnya. Kalian juga diperbolehkan untuk memanfaatkan layanan tersbut untuk yang tidak ingin ribet.

Sesudah itu kalian jangan lupa untuk mengisi form diatas dengan memasukkan KTP dan juga NPWP. Lalu masukkanlah setoran dana haji ini berapapun yang kalian mampu, saat masih setoran minim ini masih dibank kalian masing – masing.

Syarat syarat Pendaftaran Haji

Pada ssaat kalian pergi di kementrian agama ini, maka diharuskan untuk memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah dibuat. Antara lain :

  1. Kehadiran tidak diperbolehkan untuk diwakilkan serta wajib tahu golongan darahnya sendiri
  2. Membawa buku tabungan haji yang kalian punya
  3. Membawa KTP dan juga KK asli
  4. Membawa akte keluarga asli untuk yang belum menikah maupun buku nikah asli untuk sudah menikah.
  5. Kalian pun dilarang untuk memakai pakaian dinas, kaos serta pakaian serba putih.
  6. Gunakanlah baju yang rapi, wwajar dan juga pastinya menutup aurat kalian. Untuk para wanita yang sudah sesuai dengan aturan tersebut artinya wajib memakai hijab.

Apabila kalian sudah memenuhi semua persyaratan diatas itu, maka artinya kalian sudah siap dalam proses mengambil data. Disini nanti kalian difoto dan akan diambil sidik jarinya. Lalu kemenah akan memadukan atau menginputnya dalam haji terpadu (SISKOHAT online) dan kalian dapat menyerahkan SPPH ini ke bank penerima setoran tempat kalian menabung.

Nah, jadi itu tadi adalah pendaftaran dan syarat-syarat naik haji yang perlu kalian penuhi bila kalian ini menjalankan perjalanan ibadah menuju ke tanah suci. Kemenag sudah memberlakukan peraturan ini sudah semenjak lama. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat membantu kalian yang akan menjalankan ibadah haji. Terima kasih.

Baca juga: