Perusahaan Persorangan : Pengertian, Syarat, Ciri, Kelebihan Kekurangan, dan Contohnya Terlengkap

Posted on
Perusahaan Persorangan : Pengertian, Syarat, Ciri, Kelebihan Kekurangan, dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian Perusahaan Persorangan, Syarat, Ciri, Kelebihan Kekurangan dan Contohnya

Perusahaan perseorangan – saat ini, pemerintah Indonesia sedang gencar guna mengembangkan potensi perusahaan perseorangan pada kalangan masyarakat, sebagai satu-satunya roda penggerak ekonomi bangsa. Pengenalan sistem, kelebihan serta kekurangan pada perusahaan perseorangan kini kian giat dilaksanakan guna menarik minat masyarakat dalam membangun perekonomian yang ada diatas kaki sendiri.

Pengertian Perusahaan Perseorangan Menurut Para Ahli

Berikut pengertian perusahaan perseorangan berdasarkan pendapat para ahli :

1. Jhon suprianto, murti sumarai (2003)

Pengertian perusahaan perseorangan ialah perusahaan yang dikelola, dimiliki serta dipimpin dari seseorang yang bertanggung jawab sepenuhnya atas semua resiko serta aktivitas perusahaan.

2. Hatta

Pengertian perusahaan perseorangan ialah usaha yang didirikan dari seorang pengusaha.

3. Wikepedia

Menurut wikepedia, perusahaan perseorangan ialah suatu perusahaan/ bisnis yang dimiliki pemilik tunggal sementara perusahaan perseorangan ialah pemilik atas suatu perusahaan perseorangan.
Pengertian perusahaan perseorangan secara umum

Secara umum, perusahaan perseorangan ialah bentuk badan usaha milik swasta (BUMS) yang secara aman dibentuk dengan mempunyai keuntungan/ kelebihan serta kerugian/ kelemahan di dalam perusahaan yang berwujud perseorangan yang juga mempunyai beberapa dampak atas bentuk perusahaan perseorangan tersebut.

Syarat Mendirikan Perusahaa Perseorangan

Adapun beberapa syarat dalam mendirikan perusahaan perseorangan dibedakan menjadi tiga aspek penting, yaitu sebagai berikut :

1. Sumber modal

sumber dari pemilik pengusaha ini harus sesuai. Pemilik bisa mempertimbangkan dari tabungan pribadinya, pinjaman teman atau keluarga, peinjaman bank dll. Jumlah modal yang diperlukan dihirung secara akurat.

2. Pembukuan

Beberapa poin yang harus dicantumkan oleh pemilik perusahan perseorangan dalam menyusun pembukuan diantaranya :

  • Kondisi kekayaan perusahaan
  • Kebutuhan perusahaan
  • Pernjanjian kerja
  • Dokumen, Surat, korespondensi masuk dan keluar
  • Laporan per periode (yakni laporan per bulan, kuartal, dan tahun)
  • Arsip

3. Pembayaran pajak

pembayaran pajak ini harus diperhatikan juga. Beberapa jenis pajak yang akan dibayarkan untuk Negara ialah sebagai berikut :

  • Pajak pertambahan nilai jasa dan barang
  • Pajak penghasilan
  • Pajak penjualan dari barang mewah
  • Pajak bumi serta bangunan

Sekarang ini pemerintah dominan memperhatikan pengimbangan usaha beberapa perusahaan kecil menjadi salah satu strategi dalam pembangunan. Yakni :

  • Menambah kemampuan produktif atas sumber daya manusia, sebab mereka belajar di tempat mereka bekerja
  • Mengembangkan perusahaan kecil yang dapat melibatkan beberapa besar sumber daya alam
  • Dalam jangka pendek bisa memberikan solusi atas masalah pembagian pendapatan serta masalah pengangguran
  • Lebih meningkatkan kecepatan atas perubahan struktur ekonomi yang ada di seluruh daerah, serta penyebaran aktivitas ekonomi dengan geografik
Baca Juga :   Kompensasi : Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Kebijakannya dalam Perusahaan Maupun Bisnis

Ciri Ciri Perusahaan Perseorangan

Berikut beberapa ciri dari perusahaan perseorangan :

1. Pemiliknya dari perseorangan (perusahaan keluarga/ individu)
2. Permodalannya relative kecil
3. Simtem kelolanya sederhana
4. Usahanya berlangsung atas para pemiliknya
5. Nilai jual dan nilai tambah relative kecil

Kelebihan Perusahaan Perorangan

  • Menerima seluruh keuntungan. Jadi semua keuntungannya untuk seseorang.
  • Bebas bergerak. Dalam arti mempunyai kebebasan penuh atas keputusan mutlak.
  • Pajak yang rendah. Hingga saat ini pemerintah belum memungut pajak atas perusahaan tersebut, yakni hanya sebagai pajak penghasilan dari si pemilik.
  • Organisasi yang murah serta sederhana.
  • Minimnya peraturan. Bila ada persekutuan komanditer, firma, PT terdapat banyak peraturan pemerintah yang wajib ditaati, maka perusahaan perseorangan ini justru lebih sedikit peraturannnya.
  • Rahasia perusahaan dapat terjamin.
  • Keputusan dapat diambil secara cepat. Beberapa keputusan di dalam perusahaan perseorangan lebih cepat mengambilnya sebab bisa mengatur perusahaannya yang sekiranya terbaik serta terefektif dan tidak ada perselisihan pendapat yang secara berlarut-larut lama dalam berunding sehingga akan merugikan dalam dunia bisnis.
  • Dorongan perusahaan. Artinya perusahaan perseorangan akan selalu berusaha sekuat tenaga mendapatkan keuntungan tanpa memperhatikan berapa lama waktu bekerja.
  • Lebih mudah memperoleh kredit. Dalam hal mendapatkan kredit, perusahaan perseorangan ini lebih mudah. Hal ini dikarenakan tanggung jawab/ jaminan tersebut tidak terbatas modal sendiri, namun juga kekayaan pribadi dari sang pemilik sehingga resikonya relative kecil.

Kekurangan Perusahaan Perseorangan

  • Besarnya penamanan modal perusahaan terbatas.
  • Perusahaan bertanggung jawab penuh atas segala resiko pada perusahaan perseorangan tersebut.
  • Kelangsungan perusahaan ini tidak terjamin. Dalam arti jika pemimpin/ pemiki dipenjara/ sebab lainnya maka semua aktivitas perusahaan akan berhenti.
  • Sumber keuangan terbatas.
  • Kurangnya kesempatan kedudukan/ posisi karyawan untuk naik jabatan.

Keunggulan Perusahaan Perseorangan

  • Usaha mudah dibubarkan serta dibentuk.
  • Pengelolaan/ manajemennya luwes (pemilik lebih bebas dalam mengatur perusahaan).
  • Cara bekerjanya sederhana.
  • Seluruh rahasia terjamin.
  • Seluruh keuntungan milik sendiri.

Kelemahan Perusahaan Perseorangan

  • Pemilik memikul penuh atas tanggung jawabnya/ tidak terbatas.
  • Kelangsungan perusahaan tak menjamin hidupnya.
  • Kesulitan dalam menambah/ mencari modal.
  • Kemampuan dalam mengatur serta mengelola perusahaan terbatas.

Contoh Perusahaan Perseorangan

Beberapa contoh dari perusahaan persorangan ialah seperti :

1. Perusahaan batik
2. Perusahaan sarung serta salon
3. Tempat potong rambut dll.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pengertian perusahaan perseorangan ialah bentuk usaha yang didirikan, lalu dimiliki serta dikelola oleh seseorang. Perusahaan perseorangan kerap sekali dipakai di Indonesia. Bentuk usaha ini kerap dipakai menjadi kegiatan usaha kecil maupun saat mengadakan permulaan kegiatan usaha, misalnya seperti berupa restaurant, toko, bengkel dan sebagainya. Meskipun saat ini jumlah perusahaan perseorangan lebih banya, namun volume penjualan masing-masingnya jika dibandingkan dengan perusahaan lain relative kecil. Semoga bermanfaat!

Baca Juga :