HRD Dan Personalia : Pengertian, Tugas, Tanggung Jawab Serta Perbedaannya

Posted on
HRD Dan Personalia : Pengertian, Tugas, Tanggung Jawab Serta Perbedaannya
5 (100%) 1 vote[s]

Perbedaan Antara HRD Dan Personalia Di Perusahaan Secara Lengkap

HRD Adalah – Di dalam dunia pekerjaan tentu anda sering mendengar istilah HRD dan juga personalia. Dua hal tersebut sangat berkaitan erat, dan banyak orang yang menganggap bahwa kedua hal itu sama. Padahal keduanya adalah dua hal yang berbeda. Baik dari segi tanggung jawab maupun fungsinya. Supaya tidak salah kaprah, sebaiknya kita bahas mengenai perbedaan HRD dan personalia.

HRD Dan Personalia

Perbedaan HRD Dan Personalia

1. HRD

Yang dimaksud dengan HRD adalah singkatan dari Human Resource Departement. Di dalam bahasa Indonesia kata HRD ini dikenal dengan Departemen Sumber Daya Manusia (SDM). Pada umumnya pekerjaan HRD ini adalah mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan karyawan. Mulai dari proses rekruitmen, pengembangan, evaluasi, konsultasi, administrasi, sampai PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Biasanya HRD selalu ada di dalam perusahaan besar atau induk grup di dalam sebuah perusahaan.

HRD ini bisa disebut juga departemen yang terlibat proses menangani beragam masalah, yang ada di dalam ruang lingkup karyawan, pegawai, manajer, dan karyawan dari level lain. Tujuannya adalah untuk menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan dalam mencapai target perusahaan, yang sudah ditentukan.

Di samping itu HRD juga terlibat di dalam prosedur yang berkelanjutan, yang memiliki tanggung jawab dalam memasok organisasi/perusahaan dengan orang-orang yang tepat. Kemudian orang-orang itu akan ditempatkan di posisi/jabatan yang sesuai, pada saat perusahaan sedang memerlukannya.

Tugas, tanggung jawab, dan peran seorang HRD dalam suatu perusahaan :

  1. Untuk melakukan persiapan dan juga seleksi tenaga kerja mulai dari persiapan yang meliputi faktor  internal dan eksternal, rekruitmen tenaga kerja, dan seleksi tenaga kerja.
  2. Tugasnya berada dalam hal pengembangan dan evaluasi pada setiap karyawan. Supaya setiap karyawan bisa berkontribusi dengan maksimal pada setiap perusahaan/organisasi, maka ia pun harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.
  3. Untuk memberi kompensasi dan proteksi pada setiap pegawai. Kompensasi adalah imbalan atau upah atas kontribusi kerja pegawai, yang diberikan dengan teratur dari organisasi/perusahaan. Pemberian kompensasi ini harus tepat dan juga sesuai dengan kondisi pasar tenaga kerja, yang berada di lingkungan eksternal supaya tidak menimbulkan masalah dalam ketenagakerjaan atau kerugian pada perusahaan.
Baca Juga :   8 Ciri Posisi Rahim Miring Ke Belakang dan Cara Mengatasinya Lengkap

2. Personalia

Adalah serangkaian kegiatan dalam mengelola SDM di berbagai urusan yang berhubungan dengan administratif. Personalia juga ikut mengatur hubungan industrial diantara perusaha dan karyawannya. Berbeda halnya dengan HRD, yang terlibat langsung dengan karyawan. Sedangkan bagian personalia berfungsi dan bertanggung jawab atas employee database, payroll, dan pembayaran benefit lainnya. Termasuk di dalamnya terdapat pinjaman karyawan, absensi, pencatatan cuti tahunan, dan filing dokumen.

Bagian personalia merupakan basis awal dari Human Relations di suatu perusahaan. Pada saat itu muncul kebutuhan akan adanya bagian yang khusus, yang melayani kebutuhan karyawan yang memuncak, seperti soal gaji, presensi, cuti, dan administrasi lain. Sehingga munculah pekerjaan personalia yang sampai saat ini masih berhubungan dengan segala sesuatu yang sifatnya administratif.

Tugas, tanggung jawab, dan peran personalia yaitu :

  1. Menerima tenaga kerja dengan koordinasi dan labour supply.
  2. Sosialisasi dengan koordinasi.
  3. Mempersiapkan perjanjian kerja dengan karyawan yang baru.
  4. Menyusun daftar absensi atau daftar hadir.
  5. Mempersiapkan internal dan outgoing letter.
  6. Memperbaharui atau mengupdate serta record data.

Kesimpulannya HRD dan personalia perbedaannya terdapat di ruang lingkup keduanya. Personalia cenderung ada di area administrasi yang mendukung terlaksananya fungsi HRD. tanpa adanya bagian personalia, fungsi HRD pun akan menjadi sulit terlaksana karena keduanya mempunyai aspek yang saking berkaitan.

Demikian penjelasan mengenai pengertian HRD dan perbedaannya dengan personalia yang lengkap dengan tugas dan tanggung jawabnya. Semoga dapat dipahami dan menambah pengetahuan serta wawasan anda.

Baca Juga :