Flagela dan Silia – Pengertian, Perbedaan Beserta Penjelasannya Lengkap

Posted on
Flagela dan Silia – Pengertian, Perbedaan Beserta Penjelasannya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Perbedaan antara Flagela dan Silia Lengkap

Memahami Perbedaan Silia Dan Flagela – Silia dan flagea merupakan rambut halus seperti pada proses sitoplasma, yang timbul dari margin yang bebas sel. Tetapi mereka berbeda dalam jumlah ukuran, jumlah dan juga modus pemukulan. Silia memukul dalam irama yang terkoordinasi, sedangkan flagela memukul dengan cara independen. Untuk mengetahui apa saja perbedaan dari keduanya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Perbedaan antara Flagela dan Silia

Flagela

Adalah  filamen protein uliran (helical) yang panjang dan ukuran diameternya sama, dan dimiliki oleh beberapa bakteri patogen yang dapat bergerak dengan bebas dan juga cepat dalam pergerakan berenangnya. Flagela juga disusun oleh tiga bagian yaitu filamen, hook (sudut), dan basal body (bagian dasar).

Bagian dasarnya menancap pada membrane plasma, yang disusun oleh tangkai dan satu atau dua rangkaian cincin yang mengelilinginya. Dan berkaitan dengan membran plasma, peptidiglikan, dan pada bakteri Gram-negatif yang berkaitan dengan membran luar pada pembungkus sel.

Ukuran panjangnya kurang lebih 15 – 25 µm, walaupun ada juga yang mencapai 70 µm dengan diameter yang mencapai 10 – 20 nµ. karena ukuran diameternya di bawah batas daya pisah mikroskop cahaya, maka untuk bisa melihat flagela ini harus dengan pewarnaan yang khusus. Sebuah flagela tunggal bisa mendorong sel dengan gerakannya yang seperti cambuk.

Berdasarkan jumlah dan juga lokasi pelekatan, tipe flagela dalam sel bakteri akan menampakkan bentuk yang khas. Fungsi utama flagela pada bakteri adalah sebagai alat untuk pergerakan. Dan flagela bukan merupakan alat untuk pertahanan atau bertahan hidup.

Menurut letak dan jumlahnya yang terdapat pada bakteri, flagela ini menjadi salah satu ciri yang digunakan di dalam pergolongan bakteri. Dalam hal ini bakteri digolongkan menjadi lima golongan, yang diantaranya yaitu :

  1. Atrikh : bakeri tidak mempunyai flagela.
  2. Monotrikh : bakteri mempunyai satu flagela pada satu ujungnya.
  3. Lofotrikh : bakteri yang mempunyai flagela dua atau lenih pada satu ujungnya.
  4. Amfitrikh : bakteri mempunyi flagela satu atau lebih pada kedua ujungnya.
  5. Peritrikh : bakteri mempunyai flagela yang merata terdapat diseluruh tubuhnya.

Silia

Yang dimaksud dengan silia adalah benang tipis yang ukurannya 0,25 µm dengan bundel mikrotubulus yang ada di bagian intinya. Dinding dari silia ini terdiri dari 9 dublet mokrotubula. Dublet tersebut terdiri dan tersusun melingkar dan radier pada dua buah singlet mikrotubula. Silia bisa ditemukan di beberapa hewan avertebrata contohnya Dugesia. Permukaan tubuh di bagian ventral Dugesia terdapat silia yang fungsinya adalah untuk pergerakan. Secara garis besarnya, mekanisme gerakan silia ini ada dua, yaitu sembulan tubulus ganda dan dua tubulus tunggal. Satu dengan yang lainnya saling dihubungkan oleh kompleks protein, yang menggandakan ikatan silang.

Baca Juga :   Kingdom Plantae – Pengertian, Ciri-Ciri Dan Klasifikasinya Lengkap

Fungsi dari silia ini adalah sebagai alat gerak, pengambil makanan, maupun sebagai penerima rangsang. Adapula silia yang tumbuh merata di seluruh permukaan tubuh, tapi ada juga yang tumbuh di bagian tertentu dari tubuh organisme itu.

Paramecium adalah salah satu protista yang mirip dengan hewan, yang gerakannya menggetarkan silianya dan bergerak melayang di dalam air. Cara menangkap makanannya adalah dengan menggetarkan rambut pada silianya.

Perbedaan Flagela Dan Silia

  1. Flagela hanya terdiri dari satu organisme saja dan ada banyak silia yang terdiri dari banyak organisme.
  2. Ukuran silia lebih kecil dalam ukuran yang sementara dan flagela merupakan struktur yang menyerupai cambuk yang panjang.
  3. Silia memukul irama yang terkoordinasi, dan flagela memukul dengan cara yang independen.
  4. Keduanya merupakan organel locomotory, dengan silia yang berada pada paramoceioum, dan flagela berada pada euglena.
  5. Keduanya juga berbeda dalam sumber energi yang dibutuhkan sebagai tujuan penggeraknya.
  6. Silia juga membantu di dalam pergerakan sel yang melalui energi yang diperoleh dari molekul, yang disebut dengan kinesin. Flagela mendapatkan energi mereka dan membran plasma.
  7. Gerakan silia menyerupai sapuan dada perenang dan gerakan flagela terlihat seperti gerakan pada dayung.
  8. Terdapat ujung sel pada flagela dan seluruh permukaan sel pada silia.
  9. Flagela menunjukkan pergerakannya, sedangkan silia bergerak dalam satu ritme yang terkoordinasi.
  10. Flagela tersebar dalam Protozoa (kelas Flagelata), sel Koanosit Spons, Spermatozoa pada Metazoa & tanaman (algae) dan sel kelamin sementara silia tersebar pada Protozoa (Ciliata), Epitel yang bersilia pada Metazoa, pada larva Platyhelmintes, Echinodermata, Molusca dan Annelida.
  11. Silia bergerak maju dan mundur dengan kibasan yang bergantian, sedangkan flagela bergerak dengan berombak yang mirip dengan ular yang menggerakkan selnya ke arah yang sama.

Sekian uraian tentang memahami perbedaan silia dan flagela yang lengkap. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda, khususnya di bidang pelajaran Biologi.

Baca Juga :