Peran – Pengertian, Persepsi, Ekspektasi, Konflik Serta Teorinya Lengkap

Posted on
Peran – Pengertian, Persepsi, Ekspektasi, Konflik Serta Teorinya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Peran Secara Umum Dan Lengkap

Pengertian Peran – Para ahli menyatakan bahwa pada umumnya pengertian peran adalah aspek yang dinamis, dari kedudukan atau status. Menurut Kozier Barbaraperan peran adalah seperangkat tingkah laku yang diharapkan dari orang lain, terhadap seseorang yang sesuai dengan kedudukannya di dalam suatu sistem. Peran juga dipengaruhi oleh keadaan sosial yang baik dari dalam ataupun dari luar, dan sifatnya stabil. Peran merupakan sebuah bentuk perilaku yang diharapkan dari seseorang di situasi sosial tertentu. Peran juga adalah deskripsi sosial mengenai siapa diri kita dan kita adalah siapa. Peran akan menjadi bermakna saat dikaitkan dengan orang lain, komunitas sosial/politik. Peran merupakan sebuah kombinasi yang juga merupakan posisi dan pengaruh.

Seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya yang artinya sudah menjalankan suatu peran tertentu. Sering kali kita mendengar atau menulis kata peran, tapi terkadang kita sulit untuk mendefinisikan atau mengartikan peran tersebut. peran juga biasanya disandingkan dengan fungsi. Peran dan juga status tidak bisa dipisahkan. Tak ada peran tanpa kedudukan atau status, begitu juga tidak ada status tanpa adanya peran. Setiap orang memiliki berbagai macam peran yang dijalankan di dalam pergaulan hidup, di masyarakat. Peran akan menentukan apa yang dibuat seseorang bagi masyarakat. Peran juga akan menentukan kesempatan yang diberikan oleh masyarakat kepadanya. Peran pun diatur oleh norma yang berlaku.

Peran lebih menunjukkan pada fungsi penyesuaian diri, dan sebagai suatu proses. Peran yang dimiliki oleh seseorang meliputi tiga hal, diantaranya yaitu :

  1. Peran yang meliputi norma yang dikaitkan dengan posisi seseorang dalam masyarakat. Sehingga peran ini bisa berarti sebuah peraturan, yang membimbing seseorang di dalam masyarakat.
  2. Peran merupakan sesuatu yang dilakukan oleh seseorang di dalam masyarakat.
  3. Peran juga adalah perilaku seseorang yang penting bagi struktur sosial dalam masyarakat.
Baca Juga :   Arsitektur Komputer : Pengertian, Klasifikasi, Tingkatan, Peralatan Output dan Inputnya Terlengkap

Persepsi Peran

Pandangan kita dalam bagaimana kita seharusnya bertindak di situasi tertentu adalah persepsi peran. Yang berdasarkan pada sebuah interprestasi atas apa yang sudah diyakini tentang bagaimana seharusnya kita berperilaku, dan kita terlibat di dalam beberapa jenis perilaku tertentu.

Ekspektasi Peran

Adalah apa yang diyakini oleh orang lain tentang bagaimana anda harus bertindak di dalam situasi tertentu. Bagaimana anda berperilaku sebagian besar akan ditentukan oleh peran yang didefinisikan sebagai konteks dimana anda bertindak.

Konflik Peran

Pada saat individu dihadapkan oleh ekspektasi peran yang berbeda, maka hasilnya adalah konflik peran. Konflik akan muncul pada saat seorang individu menemukan bahwa dalam memenuhi syarat satu peran, bisa membuatnya lebih sulit dalam memenuhi peran yang lainnya.

Teori Peran Menurut Para Ahli

  • Peran menurut Soekanto (2009:212-213) adalah proses yang dinamis kedudukan atau statusnya. Jika seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, maka dia akan menjalankan suatu peran. Perbedaan antara kedudukan dengan peranan adalah untuk kepentingan dalam ilmu pengetahuan. Keduanya juga tidak bisa dipisahkan karena tergantung pada yang lain, begitupun sebaliknya.
  • Peran menurut Merton (dalam Raho 2007 : 67) adalah pola tingkah laku yang diharapkan masyarakat dari orang yang menduduki suatu status tertentu. Sejumlah peran akan disebut sebagai perangkat peran, sehingga perangkat peran itu sendiri adalah kelengkapan dari beberapa hubungan yang berdasar pada peran yang dimiliki oleh orang karena menduduki beberapa status sosial yang khusus.
  • Peran menurut Dougherty & Pritchard tahun 1985 (dalam Bauer 2003: 55) adalah teori yang memberikan suatu kerangka konseptual di dalam studi perilaku di dalam organisasi. Mereka juga menyatakan bahwa peran melibatkan pola penciptaan produk sebagai lawan dari perilaku/tindakan.

Demikian pembahasan mengenai pengertian peran secara lengkap yang bisa anda pelajari kembali. Semoga dapat memberi wawasan dan manfaat bagi pembaca.

Baca Juga :