Pengukuran : Pengertian, Macam dan Contohnya Terlengkap

Posted on
Pengukuran : Pengertian, Macam dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Pengukuran, Macam dan Contohnya

Pengertian pengukuran – Istilah pengukuran merupakan hal yang tidak asing di telinga kita, bahkan istilah ini sudah familiar dalam berbagai kalangan. Pengukuran sering kita sangkutpautkan dengan dunia fisika, yang mana dalam fisika istilah ini banyak dibahas. Misalnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai banyak bidang dan profesi menggunakan pengukuran sebagai dasar dalam pekerjaannya. Tukang bangunan dan tukang jahit pasti selalu menggunakan pengukuran sebelum melakukan pekerjaannya, dengan mengukur seberapa banyak kain yang dibutuhkan untuk membuat baju atau seberapa luas lahan yang akan digunakan untuk mendirikan bangunan.

Hal tersebut hanya beberapa contoh yang dapat kita lihat dalam lingkungan sekitar dan kehidupan sehari-hari. Tentunya masih banyak hal lain atau profesi lainnya yang dalam kegiatannya melibatkan pengukuran. Pada dasarnya pengukuran ini telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Namun, sebelumnya kita perlu mengetahui yang dimaksud dengan pengukuran, banyak dari kita masih belum mengetahui pengertian dari pengukuran secara lebih rinci. Maka dari itu dalam artikel ini kami akan membahas mengenai pengetian pengukuran.

Pengertian Pengukuran

Menurut Wikipwedia pengukuran merupakan penentuan suatu besaran, dimensi, atau kapasitas, pada umumnya digunakan pada suatu standar atau ukuran atau bahkan satuan ukur. Pengertian dari pengukuran dapat juga diartikan sebagai pemberian angka terhadp suatu objek, atau hal tertentu oleh seseorang menurut aturan atau formulasi yang jelas dan disepakati.

Pengukuran dapat diterapkan pada semua objek yang dapat dibayangkan, akan tetapi pada komplektifitas yang berbeda. Misalnya jika seseorang ingin mengukur tinggi, panjang, atau lebar dari suatu objek maka akan mudah untuk dilakukan karena objek tersebut terlihat oleh mata, akan tetapi jika yang akan diukur yaitu kepintaran atau kecerdasan, kepribadian, kejujuran dan lain sebagainya, maka untuk mengukur hal tersebut dibutuhkan ketrampilan atau keahlian tertentu.

Pengertian Pengukuran Menurut Para Ahli

  1. Cangelosi (1991)
    Pengukuran menurut Cangelosi yaitu suatu proses pengumpulan data melalui pengamatan empiris yang dipakai untuk mengumpulkan informasi yang begitu relevan dengan tujuan yang sudah ditentukan.
  2. Endang Purwanti (2008: 4)
    Menurut Endang Puwanti pengukuran merupakan kegiatan atau upaya untuk melakukan dalam memberikan angka-angka pada suatu gejala atau peristiwa, atau benda, sehingga hasil dari pengukuran berupa angka.
  3. Arikunto dan Jabar (2004)
    Menurut Arikunto dan Jabar pengertian dari pengukuran adalah sebagai kegiatan dalam membandingkan suatu hal dengan satuan ukuran tertentu sehingga menjadi bersifat kuantitatif.
  4. Georgia S. Adams (1964)
    Sedangkan Georgia S. Adams berpendapat bahwa pengukuran sebagai “nothing more than carful obseravtions of actual performance under standar conditions”.
  5. Sridadi (2007)
    Pengukuran merupakan suatu proses yang dilakukan secara sistematis untuk mendapatkan besaan kuantitatif dari suat objek tertentu dengan memakai alat ukur yang baku.
Baca Juga :   Pengertian Himpunan Bagian dan Contoh Soalnya "Paling Lengkap"

Dari pengertian para ahli tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian dari pengukuran yaitu kegiatan pengukuran yang dilakukan dengan membandingkan hasil dari belajar dengan suatu ukuran tertetnu yang dilakukan secara sistematis, dan hasil dari pengukuran bersifat kuantitatif serta alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur yang baku.

Macam Macam Pengukuran

Selain membahas tentang pengertian pengukuran, kurang afdol apabila kita tidak mempelajari dari macam-macam pengukuran. Macam-macam pengukuran dari berbagai bahan referensi lainnya banyak kita jumpai. Namun, dalam pengukuran terkadang ada jenis pengukuran yang hanya dapat dilakukan dengan satu cara tertentu, dan tidak dapat dilakukan dengan cara yang lainnya. Berikut macam-macam dari pengukuran.

1. Pengukuran Tunggal

Pengukuran tunggal yaitu suatu pengukuran yang hanya dilakukan sekali saja. Pada umumnya pengukurann tunggal jika besaran yang diukur tidak berubah-ubah sehingga hasilnya dapat diukur dengan akurat. Akan tetapi, pengukuran ini memiliki kekurangan yaitu dalam pengukuran tunggal memberikan hasil yang kurang teliti karena pengukurannya hanya dilakukan sekali saja. Contoh dari pengukuran tunggal yaitu pengukuran yang dilakukan pada objek pensil.

Pengukuran tunggal biasanya dilakukan ketika kesempatan untu melakukan pengukuran hanya datang sekali saja sehingga tidak memungkinkan untuk mengukur berulang.
Ketidakpastian dalam pengukuran tunggal dapat ditentukan dari setengah skala terkecil dari alat ukur yang digunakan. Secara sisematis dapat ditulis sebagai berikut:
∆x = ½ x skala terkecil

2. Pengukuran Berulang

Sedangkan pengukuran berulang merupakan pengukuran yang dapat dilakukan dengan berulang-ulang. Pada umumbya pengukuran berulang digunakan untuk mengukur sesuatu yang sering kali hasilnya terdapat perbedaan jika diukur pada bagian yang berbeda.

Kelebihan dari pengukuran berulang yaitu apabila dibandingkan dengan pengukuran tunggal maka pengukuran berulang lebih mendekati nilai sebenarnya. Karena ketidakpastian pada pengukuran berulang lebih sedikit apabila dibandingkan dengan ketidakpastian pengukuran tunggal.

Pada pengukuran berulang ini nilai x dapat ditentukan dari nilai sampel. Misalnya dari suatu besaran fisis yang diukur dengan N kali pada kondisi yang sama, serta diperoleh hasil pengukuran X1, X2, X3,…, Xn.

Sedangkan ketidakpastian ∆x dapat dinyatakan dengan simpangan baku nilai rata-rata sampel.

Demikian pemaparan mengenai Pengertian pengukuran yang disertai dengan contoh dan macam-macamnya. Jadi, dari penjelasan tersebut kita semakin tahu bahwa pengukuran merupakan suatu kegiatan mengukur yang dilakukan dengan membandingkan hasil dari belajar dengan suatu ukuran tertentu yang dilakukan secara sistematis dengan menggunakan alat ukur yang baku. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan kita serta dapat dijadikan sebagai bahan ajar. Semoga bermanfaat.

Baca juga: