Pengertian, Manfaat, dan Dasar Hukum Qana’ah

Posted on
Pengertian, Manfaat, dan Dasar Hukum Qana’ah
5 (100%) 1 vote

Pengertian, Manfaat, dan Dasar Hukum Qana’ah

Pengertian qanaah ialah sikap selalu merasa cukup atau rela menerima terhadap semua usaha yang telah dilakukannya dan menjauhkan diri dari perasaan tidak puas. Pengertian qanaah sama seperti pengertian bersyukur. Pentingnya rasa bersyukur bagi kehidupan kita harus senantiasa dijaga. Agar hidup tidak merasa kekurangan terus dan merasa cukup.

Semua usaha yang sudah dilakukan harus dibarengi dengan rasa percaya jika semua yang terjadi adalah kehendak yang kuasa. Tidak dapat selalu meminta hal yang diinginkan yang belum menjadi hak kita. Karena apa yang menurut kita baik, belum tentu itu baik di mata Allah SWT itu pun sebaliknya. Hal yang menurut kita buruk belum tentu itu buruk menurut Allah SWT.

Manfaat Sifat Qanaah

Manfaat sifat qanaah memang banyak sekali. Jika anda benar benar mengamalkan sifat qanaah, maka kita akan merasa lebih menerima serta bersyukur atas seluruh hal yang menimpa diri kita.
Sehingga orang tersebut tak akan pernah merasa sombong. Meskipun begitu, tak berarti anda harus selalu pasrah terhadap apa yang diberikan. Karena anda harus tetap berusaha dan berdoa agar apa yang menjadi keinginan kita tercapai. Setelah kita berjuang maksimal, maka semua yang akan terjadi harus kita terima apapun hasilnya.

Melihat pengertian qanaah diatas, maka bisa disimpulkan jika contoh sikap qanaah ada banyak sekali. Khusunya dalam kehidupan sehari hari. Diantaranya ketika menghadapi ujian, sebelumnya sudah belajar dengan giat dan berdoa setiap shalat kemudian mengerjakan soal ujian dengan baik. Sehingga kita tinggal qanaah dengan apapun hasil yang kita dapat nantinya.

Karena kita telah berusaha dengan sebaik mungkin, maka berapapun nilainya kita harus terima. Agar nilainya lebih bagus, anda bisa berjuang lagi dan mendapat nilai terbaik di ujian selanjutnya. Bukan hanya dalam hal ujian di sekolah saja, semua hal harus di terima dengan qanaah.

Meskipun sudah berusaha bekerja giat dan berdoa, namun rejeki yang didapatkan masih belum bisa mencukupi kebutuhan hidup. Untuk hal ini anda harus tetap qanaah dalam kondisi apapun.

Hikmah Perilaku Qana’ah.

Sikap qanaah harus di bina dari kecil. Karena sikap qanaah sangat berkaitan dengan seberapa harta yang didapat di dunia. Bila anda mampu mengendalikan diri terhadap urusan dunia, maka yang berperan aktif adalah pembiasaan qana’ah.

Sikap pembiasaan qanaah bisa diterapkan dengan cara hidup sederhana dan mensyukuri atas segala yang didapat. Dan tidak mengeluh dengan keadaan yang dialaminya. Serta tak mengharap apa yang dimiliki orang lain. Sikap qanaah dapat dicontohkan juga pada siswa yang dibiaskan dengan pemberian uang jajan yang cukup pada batas kewajaran.

Baca Juga :   Pengertian Doa Menurut Agama Islam Beserta Dalilnya Lengkap

Jika kamu memperoleh uang jajan, sebaiknya syukuri berapapun uang jajan yang diberikan oleh orang tua. Sementara itu, kamu juga bisa menabung sebagian uang jajan yang diberikan tersebut.

Hikmah sifat qana’ah:

1) Hidupnya akan merasa lebih tenang serta tentram.
2) Mampu menumbuhkan sikap optimis pada setiap usaha yang dilakukannya.
3) Tak mudah putus asa.
4) Bisa menjauhkan diri dari sikap iri.
5) Akan selalu bersyukur pada Allah Swt.

Contoh Perilaku Qana’ah.

Contoh prilaku qanaah misalnya ada seorang anak yang disekolahkan oleh orang tuanya sampai ke jenjang SMA Favorit. Setiap harinya dia pergi kesekolah berjalan kaki. Meskipun jarak antara sekolah dan rumahnya cukup jauh. Dia bersyukur karena orang tuanya masih bisa menyekolahkan dia sampai pada jenjang bangku SMA. Dia berangkat pagi pagi sekali agar tidak terlambat sampai di sekolah.

Dia pun tidak merasa canggung dan iri dengan teman temannya dari kota. Meskipun teman temannya tersebut telah difasilitasi orang tuanya dengan sepeda motor. Dia tetap berjalan kaki untuk pergi sekolah. Walau sebenarnya orang tuanya telah membelikan sepeda motor untuknya.

Dibawah ini ada beberapa sikap yang dapat mencerminkan sikap qana’ah:
1. Selalu bersyukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah Swt.
2. Membiasakan hidup sederhana dimanapun berada.
3. Selalu berinfak dijalan yang diridhoi Allah Swt.
4. Tak mudah putus asa dalam menghadapi berbagai masalah.

Dasar Hukum Qanaah

Dasar hukum Qanaah seperti yang sudah disebutkan dalam alquran surat Al-Baqoroh ayat 155 yang artinya:
“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berrita gembira kepada orang-orang yang sabar”.

Dasar hukum yang kedua adalah Hadist dari Abu Hurairah yang artinya:

“Dari Abu Hurairah R.A berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda : bukannya kekayaan itu karena banyaknya harta benda, tapi kekayaan itu yang sebenarnya ialah kekayaan hati.”

Dasar hukum yang ketiga diriwayatkan dari Bukhari-Muslim.

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Bukanlah kekayaan itu lantaran banyak harta, akan tetapi kekayaan itu adalah kekayaan jiwa.” (HR. Bukhari-Muslim).
Itulah penjelasan tentang pengertian qanaah dan penjelasan lainnya. Semoga bermanfaat.

Baca juga: