Pengertian Manajemen Keuangan – Fungsi, Tujuan, Tugas Pokok, Prinsip, Dan Ruang Lingkupnya Lengkap

2 min read

Pengertian Manajemen Keuangan – Fungsi, Tujuan, Tugas Pokok, Prinsip, Dan Ruang Lingkupnya Lengkap

Tugas Manajemen Keuangan – Manajemen keuangan adalah aktivitas dalam merencanakan, menganggarkan, memeriksa, mengolah, mengendalikan, mencari dan menyimpan dana yang dimiliki perusahaan atau organisasi.

Fungsi Manajemen Keuangan

  • Perencanaan Keuangan (Planning). Yang meliputi perencanaan arus kas dan rugi laba.
  • Anggaran (Budgeting). Fungsinya melatih perencanaan dalam menerima dan mengalokasikan anggaran biaya dengan efisien serta memaksimalkan dana yang dimiliki.
  • Pengelolaan Keuangan. Fungsinya yaitu untuk memaksimalkan dana yang sudah ada dalam beragam cara.
  • Pencarian Keuangan. Manajemen keuangan mencari dan juga mengeksploitasi sumber dana yang telah ada, untuk operasional aktivitas perusahaan.
  • Penyimpanan Keuangan. Dana yang telah terkumpul disimpan dan juga diamankan oleh manajemen keuangan.
  • Pengendalian Keuangan (Controlling). Melaksanakan evaluasi serta memperbaiki keuangan dalam sistem keuangan.
  • Pemeriksaan Keuangan (Auditing). Fungsinya yaitu melaksanakan audit internal pada keuangan perusahaan yang ada, agar sesuai dengan kaidah standar akuntansi serta tak terjadi penyimpangan.
  • Pelaporan Keuangan (Reporting). Untuk menyiapkan laporan informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan serta analisa rasio laporan keuangan.

Tujuan Manajemen Keuangan

Menjadikan nilai perusahaan supaya bisa bernilai tinggi. Bila suatu saat perusahaan dijual, harganya tetap bisa ditetapkan dengan harga tinggi.

Tugas Pokok Manajemen Keuangan

  • Memperoleh dana perusahaan
  • Menggunakan dana perusahaan
  • Membagi keuangan atau laba perusahaan

Prinsip Manajemen Keuangan

Consistency (Konsistensi)

Adalah prinsip yang dimana suatu sistem serta kebijakan keuangan perusahaan sesuai dengan apa yang direncanakan, tak berubah setiap periodenya, tapi yang harus ditekankan adalah bahwa sistem keuangan bukan berarti bisa dilaksanakan penyesuaian rasa dan perubahannya signifikan dalam perusahaan. Proses keuangan yang tak teratur bisa jadi adalah tanda bila ada manipulasi pengelolaan keuangan perusahaan.

Accountability (Akuntabilitas)

Adalah kewajiban hukum dan moral, yang melekat pada setiap individu, kelompok atau perusahaan dalam memberi penjelasan bagaimana dan atau kewenangan yang sudah disampaikan pihak ketiga dipergunakan. Masing-masing pihak juga harus memberi penjelasan dalam penggunakan sumber daya serta apa yang diraih dan bentuk pertanggungjawabannya pada yang memiliki kepentingan, agar semua orang tahu bagaimana kewenangan serta dana yang dimiliki yang bisa digunakan.

Baca Juga :   Sistem Ekonomi Campuran : Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan Dan kekurangannnya Lengkap

Transparancy (Transparansi)

Adalah prinsip yang dimana masing-masing aktivitas manajemen wajib terbuka, baik dalam hal memberi informasi rencana dan seluruh aktivitas pada yang memiliki kepentingan, yang di dalamnya terdapat laporan keuangan yang wajar, lengkap, tepat waktu dan akurat yang bisa dibuka dengan mudah oleh yang bersangkutan. Bila tidak transparan maka akan berakibat pada penyelewengan di dalam aktivitas perusahaan.

Viability (Kelangsungan Hidup)

Adalah prinsip penekanan pada kesehatan keuangan perusahaan yang terjaga, seluruh pengeluaran operasional atau dalam tingkat yang strateginya harus disesuaikan dengan dana yang ada. Kelangsungan hidup entitas adalah ukuran tingkat keamanan, dan di dalamnya berkelanjutan keuangan perusahaan. Dalam manajemen perusahaan wajib disusun rencana keuangan, yang menunjukkan bagaimana suatu perusahaan dapat menjalankan rencana strateginya dalam memenuhi kebutuhan keuangan.

Integrity (Integritas)

Adalah prinsip yang dimana setiap individu harus memiliki tingkat integritas yang tinggi dalam melaksanakan aktivitas operasional. Tak hanya itu, dalam mencatat dan melaporkan keuangan wajib menjaga integritasnya dengan kelengkapan dan tingkat keakuratan dalam pencatatan keuangan.

Stewardship (Pengelolaan)

Adalah prinsip yang dapat mengelola dengan baik dana yang telah diperoleh dalam memberi jaminan pada dana yang diperoleh itu, untuk diwujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam prakteknya dilaksanakan dengan hati-hati dengan membuat perencanaan strategi, dan mengidentifikasi resiko keuangan yang ada dan juga untuk menyusun serta membuat sistem pengendalian keuangan yang sesuai.

Accounting Standards (Standar Akuntanasi)

Adalah sistem akuntansi keuangan yang wajib sama dengan prinsip/standar peraturan akuntansi yang telah berlaku dengan tujuan laporan keuangan yang dihasilkan bisa dengan mudah dipahami dan dimengerti dari seluruh pihak yang memiliki kepentingan.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

  • Keputusan Pendanaan

Meliputi kebijakan dalam hal mencari dana perusahaan seperti kebijakan menerbitkan obligasi, kebijakan hutang jangka pendek dan jangka panjang perusahaan yang sumbernya di internal ataupun eksternal perusahaan.

  • Keputusan Investasi

Kebijakan penanaman modal pada aktiva tetap atau fixed asset contohnya gedung, tanah, dan juga peralatan ataupun aktiva finansial dalam bentuk surat berharga misalnya saham dan obligasi atau kegiatan investasi dana di berbagai aktiva.

  • Keputusan Pengolahan Aset

Adalah kebijakan pengolahan aset yang dimiliki dengan cara efisien untuk meraih tujuan perusahaan.

Itulah tugas manajemen keuangan yang disertai dengan pengertiannya, fungsi, tujuan, prinsip dan ruang lingkupnya lengkap. Semoga dapat dipahami dengan baik dan dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :