Pengertian Lempar Lembing, Aturan, Teknik dan Cara Lempar Lembing Dengan Benar

Posted on
Pengertian Lempar Lembing, Aturan, Teknik dan Cara Lempar Lembing Dengan Benar
5 (100%) 1 vote

Pengertian Lempar Lembing, Aturan, Teknik dan Cara Lempar Lembing

Lempar lembing termasuk cabang olahraga yang banyak digemari oleh banyak orang. Cara melakukannya ialah dengan melempar lembing pada jarak tertentu. Lembing yang dilempar tersebut berupa tombak yang salah satu sudutnya tajam. Olahraga ini dilakukan dengan cara melempar lembing hingga sejauh mungkin. Agar bisa melempar secara maksimum, anda harus bisa menyeimbangkan 3 hal yakni kecepatan, teknik serta kekuatan.

Aturan Permainan Lempar Lembing

Untuk ukuran, bentuk, dan juga berat minimum sampai pusat gravitasi lembing yang digunakan juga ditentukan dari sebuah aturan yang berasal dari International Association of Athletics Federations (IAAF). Di sebuah kejuaraan internasional, seorang laki-laki akan melempar lembing dengan ukuran panjang antara 2,6-2,7 meter pada berat minimumnya 800 gram.

Namun untuk wanita yang melempar lembing mempunya panjang antara 2,2-2,3 meter pada berat minimumnya 600 gram. Pada lembing tersebut juga sudah dilengkapi oleh pegangan yang dibuat dari tali kemudian terletak di bagian pusat gravitasi dari lembing tersebut. Bagi lembing yang di lempar laki-laki letak dari pusat gravitasinya ada diantara ukuran 0,9-1,06 meter. Namun untuk lembing yang dilempar wanita ada diantara ukuran 0,8-0,92 meter.

TEKNIK DASAR LEMPAR LEMBING

Sebelum menjalankan olahraga lempar lembing, terdapat beberapa trik atau teknik yang harus diketahui. Yakni cara memegang lembing, kemudian cara membawa lembing serta ara melempar lembing.

Teknik Memegang Lembing

Untuk cara memegang lembing paling banyak digunakan adalah cara Amerika dengan cara Finlandia. Penjelasan lengkapnya bisa ikuti ulasan dibawah ini.

Cara Amerika

Cara pertama adalah cara amerika yang merupakan cara memegang lembing belakang lilitan lembing menggunakan jari telunjuk yang melingkar ke belakang lilitan. Kemudian ibu jarinya menekan di bagian permukaan lain. Sedangkan jari lainnya juga turut melingkar di badan lembing secara longgar.

Cara Finlandia

Yang kedua ada cara finlandia yakni cara memegang lembing di belakang lilitan lembing menggunakan jari tengah serta ibu jari, kemudan jari telunjuknya ada di sepanjang batang lembing serta agak serong. Lalu jari yang lain juga turut melingkar di badan lembing secara longgar.

Baca Juga :   Pengertian dan Rumus Frekuensi Harapan serta Contoh Soal Frekuensi Harapan Suatu Kejadian

Teknik Membawa Lembing

Ada 3 cara yang dilakukan untuk membawa lembing dan sudah biasa dilakukan oleh pelempar ketika melakukan awalan, yakni:

  • Lembing dibawa ke atas bahu dan mata lembingnya menghadap serong di atas.
  • Yang kedua lembing dibawa ke belakang badan dengan sepanjang alur lengan dan mata lembingnya menghadap pada arah depan serong arah atas.
  • Yang ketiga lembing dibawa pada atas bahu dan mata lembingnya menghadap serong pada arah bawah.

TEKNIK MELEMPAR LEMBING

Untuk melempar lembing, ada teknik yang perlu anda ketahui. Berikut ini ada beberapa cara melempar lembing dari awalan lemparan sampai pada akhiran.

Awalan

Pada teknik awalan ini anda harus berlari membawa lembing pada posisi lembing di atas kepala dan posisi lengan anda tekuk, kemudian sikunya menghadap depan serta telapak tangannya menghadap arah atas. Sementara posisi lembingnya juga sejajar pada atas garis paralel dan tanah. Sedangkan bagian terakhir teknik awalan ini adalah langkah silang atau disebut dengan cross step. Di bagian akhir ini bisa dilakukan menggunakan langkah dan cara, seperti dibawah ini:

  • Menggunakan jingkat ataupun hop step.
  • Lalu dengan langkah silang pada arah depan atau disebut dengan cross step
  • Menggunakan langkah silang di bagian belakang atau disebut dengan rear cross step.

Lalu proses peralihan atau disebut dengan (cross step), akan dilakukan ketika kaki diturunkan. Dibagian kedua bahunya diputar secara perlahan menuju arah kanan, kemudian lengan kanannya juga mulai bergerak serta diluruskan menuju belakang dan tubuh bagian atas harus condong ke arah belakang. Bahkan pandangannya juga harus tetap lurus ke arah depan.

Lemparan

Dalam gerakan melemparkan lembing, maka tariklah bahu sebelah kanan ditambah lagi lengannya melakukan gerakan melempar lewat poros bahu sekuat tenaga ke arah depan atas. Posisi badannya bergerak melalui kaki depan, setelah itu lepaskan lembingnya.

Akhiran

Dalam gerakan akhir lemparan ini akan dilakukan menggunakan teknik melangkahkan kaki di depan guna menyeimbangkan gerak supaya tak terjatuh maupun tak melebihi garis batas lemparan.

Itulah penjelasan tentang lempar lembing secara lengkap. Pada intinya, olahraga memiliki peran penting bagi kesehatan. Jadi, olahraga apapun sangat penting dilakukan salah satunya lempar lembing ini. Selamat mencoba.