Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli, Syarat, Ciri-Ciri, Macam-Macam Kelompok Sosial Secara Lengkap

Posted on
Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli, Syarat, Ciri-Ciri, Macam-Macam Kelompok Sosial Secara Lengkap
5 (100%) 1 vote

Kelompok sosial merupakan kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama terhadap keanggotaan serta saling berinteraksi. Sedangkan kelompok tersebut diciptakan anggota masyarakat, dan bisa mempengaruhi perilaku para anggotanya.

Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli, Syarat, Ciri-Ciri, Macam-Macamnya

PENGERTIAN KELOMPOK SOSIAL MENURUT PARA AHLI

1.George Homans

Menurut pendapat George Homans, pengertian Kelompok Sosial ialah suatu kumpulan dari individu yang melakukan aktivitas, interaksi serta mempunyai perasaan untuk membentuk sebuah kelompok secara keseluruhan yang telah terorganisasi serta berhubugan timbal balik.

2. Hendropuspito

Menurut pendapat Hendropuspito, pengertian kelompok sosial ialah suatu kumpulan nyata serta teratur dari individu yang menjalankan perannya secara berhubungan guna mencapai tujuan mereka bersama.

3. Willa Huky

Menurut pendapat Willa Huky, pengertian Kelompok Sosial ialah suatu unit yang didalamnya terdiri atas dua orang ataupun lebih dan saling berkomunikasi serta berinteraksi.

4. Joseph S.Roucek

Menurut pendapat Joseph S.Roucek, pengertian Kelompok Sosial ialah sebuah kelompok yang didalamnya ada 2 manusia ataupun lebih dan memiliki pola interaksi yang bisa dipahami orang lain ataupun anggotanya secara menyeluruh.

5. Giddens

Menurut pendapat Giddens, pengertian Kelompok Sosial ialah sejumlah orang yang telah berinteraksi antara satu dengan lainnya secara teratur.

6. Johnson

Menurut pendapat Johnson, pengertian kelompok sosial ialah dua orang ataupun lebih yang saling melakukan interaksi secara terpola sebagai suatu kelompok mereka dan orang lain.

7. Mac Iver Dan Charles H.Page

Menurut pendapat Mac Iver & Charles H.Page, pengertian kelompok sosial ialah satu kesatuan ataupun himpunan manusia yang telah hidup bersama sebab adanya interaksi diantara mereka.

8. Robert K.Merton

Menurut pendapat Robert K.Merton, pengertian kelompok sosial ialah sejumlah orang yang didalamnya saling berinteraksi dan sesuai dengan pola yang sudah mapan.

9. Soerjono Soekanto

Menurut pendapat Soerjono Soekanto, pengertian kelompok sosial ialah satu kesatuan ataupun himpunan manusia yang didalamnya saling berhubungan dengan adanya suatu timbal balik yang saling mempengaruhi.

10. Roland Freedman Cs

Menurut pendapat Roland Freedman Cs, pengertian kelompok sosial ialah organisasi yang didalamnya ada dua ataupun lebih individu yang bergantung dengan ikatan – ikatan sebuah sistem ukuran – ukuran tingkah laku yang diterima serta disetujui seluruh anggotanya.

11. Sherif

Menurut pendapat Sherif, pengertian kelompok sosial ialah suatu kesatuan sosial terdiri atas 2 ataupun lebih individu yang mengadakan interaksi sosial cukup intensif yang teratur. Jadi, diantara individu tersebut sudah ada pembagian tugas, struktur serta norma-norma tertentu, sangat khas untuk kesatuan sosial.

Syarat Kelompok Sosial

Dibawah ini terdapat beberapa syarat kelompok sosial yakni:

  • Ada kesadaran sebagai suatu bagian dari kelompok bersangkutan.
  • Ada hubungan timbal balik diantara anggota.
  • Ada faktor pengikat contohnya kesamaan ideologi, adanya kepentingan dan juga nasib.
  • Bersistem serta berproses.
  • Memiliki struktur, kaidah serta pola perilaku yang serupa.
Baca Juga :   Download Contoh Surat Peringatan 1 yang Baik dan Benar

Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Berikut ini beberapa ciri dari kelompok sosial diantaranya:

  • Memiliki struktur sosial, pada setiap anggotanya memiliki status dan juga peran.
  • Memiliki norma yang mengatur adanya hubungan diantara anggotanya.
  • Memiliki kepentingan bersama.
  • Ada interaksi serta komunikasi diantara anggotanya.

MACAM-MACAM KELOMPOK SOSIAL DAN CONTOH

Ada beberapa macam dan jenis kelompok sosial yang harus anda ketahui. Diantaranya:

1.Kelompok Statistik

Kelompok Statistik yaitu kelompok yang bukan dari organisasi, tak mempunyai hubungan sosial serta kesadaran jenis. Misalnnya kelompok penduduk yang berusia 15-20 tahun yang tinggal di suatu kecamatan.

2. Kelompok Kemasyarakatan

Berikutnya adalah kelompok kemasyarakatan yaitu kelompok yang mempunyai persamaan, namun tak mempunyai organisasi maupun hubungan sosial antara anggotanya.

3. Kelompok Sosial

Yang ketiga ada kelompok sosial yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis maupun berhubungan satu dan lainnya, namun tak terikat pada ikatan organisasi. Misalnya kelompok pertemuan, kerabat maupun lainnya.

4. Kelompok Asosiasi

Ada juga kelompok asosiasi yakni kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis serta ada persamaan kepentingan individu/ pribadi serta kepentingan bersama. Pada asosiasi, anggota anggotanya juga melakukan hubungan sosial, komunikasi dan juga kontak, bahkan mempunyai ikatan organisasi formal. Misalnya Negara, sekolah atau lainnya.

Kelompok Sosial dalam Masyarakat

Menurut jumlah anggota, hubungan antaranggota, dan tujuan, kelompok sosial dalam masyarakat bisa dibedakan menjadi 2 bagian yakni:

1. Kelompok Primer

Kelompok primer merupakan kelompok yang mempunyai sedikit anggota, walaupun tak setiap kelompok beranggota sedikit termasuk kelompok primer. Sedangkan hubungan diantara anggotanya juga bersifat personal ataupun saling kenal pribadi & mendalam, didominan dengan kerja sama, kerap bertatap muka pada waktu yang lama, dengan begitu, terbangun keterlibatan perasaan secara mendalam. Hubungan yang terjadi pada kelompok primer sifatnya informal, intim/akrab, total dan personal. Contoh kelompok primer ialah: Keluarga, dan kelompok teman sepermainan maupun lainnya.

2. Kelompok Sekunder

Yang kedua ada kelompok sekunder yakni kelompok yang mempunyai banyak anggota. Sementara hubungan antaranggotanya bersifat impersonal ataupun tak saling kenal dengan pribadi, sehingga lebih diwarnai dengan kompetisi, bertatap muka jarang sekali di waktu lama, jadi tak terbangun hubungan emosional didalamnya.
Hubungan yang terjadi pada kelompok sekunder ini bersifat formal, parsial, impersonal, yang dilandaskan oleh kemanfaatan kelompok semata. Bisa dibilang hubungan kelompok sekunder ini lebih bersifat fungsional, atau orang tidak dilihat dari segi siapanya namun lebih dilihat dari segi apa kegunaannya dalam pencapaian tujuan suatu kelompok. Kelompok sekunder contohnya: organisasi buruh, sekolah, dan universitas.

Kelompok Sosial Berdasarkan Lingkup Kehidupan

Menurut cara pandang seseorang pada beberapa kelompok yang melingkupi kehidupanya, kelompok sosial bisa dibedakan menjadi 2 yakni: In-group dengan out-group.

1. In-group

In-group merupakan seluruh kelompok yang mana seseorang merasa dirinya menjadi anggota serta mengharapkan pengakuan, pertolongan, dan kesetiaan.

2. Out-group

Out-group merupakan seluruh kelompok yang mana seseorang merasa bukanlah sebagai anggota, kemungkinan akan menunjukkan permusuhan, merasa berbeda, ataupun kompetisi damai.
Itulah pembahasan tentang kelompok sosial mulai dari pengertian, syarat, cirri cirri maupun contoh kelompok sosial. Semoga bermanfaat.

Baca juga: