Pengertian KBK Menurut Para Ahli Beserta Karakteristiknya Terlengkap

Posted on
Pengertian KBK Menurut Para Ahli Beserta Karakteristiknya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian KBK Menurut Para Ahli Beserta Karakteristiknya Terlengkap

Pengertian KBK – didalam dunia pendidikan tentunya tidak asing dnegan kata KBK ini, yakni kepanjangan dari kurikulum berbasis kompetensi. KBK adalah perpaduan dari keterampilan, pengetahuan, nilai serta sikap yang direfleksikan ke dalam kebiasaan berfikir maupun bertindak. Nah, untuk jelasnya maka simak ulasan mengenai pengertian KBK menurut para ahli.

Pengertian KBK Menurut Para Ahli

1. Menurut crunkilton (1979 :222) dalam bukunya mulyasa, (2004: 77)

Pendapatnya mengenai pengertiaan KBK bahwa “kompetensi merupakan penguasaan pada suatu tugas, sikap, ketrampilan serta apresiasi yang dibutuhkan untuk menunjang suatu keberhasilan”.

2. Menurut Gordon, (1998: 109)

Ia menjelaskan sejumlah aspek maupun ranah yang terkandung di dalam konsep kompetensi berikut ini :

  • Knowledge/ pengetahuan, merupakan keasaran di bidang kognitif seperti seorang guru yang sudah melasanakan identifikasi kebutuhan dasar.
  • Understanding/ pemahaman, merupakan kedalaman kognitif serta efektif yang dipunyai seorang individu.
  • Kemampuan/ skill, merupakan sesuatu yang dipunya seorang individu guna melaksanakan tugas maupun pekerjaan yang telah dibebankan padanya.
  • Attitude/ sikap, yakni senang maupun tidak senang atau tidak suka dan reaksi pada suatu rangsangan yang akan datang dari luar.
  • Interest/ minat, kecenderungan oleh seorang guna melaksanaan suatu perbuatan.

Bisa dimpulkan penjelasan Gordon ini bahwa KBK ialah sebuah konsep kurikulum dengan penekanan pada pengembangan kemampuan kompetensi sejumlah tugas yang berstandar performasi khusus jadi hasilnya pun bisa dirasakan peserta didik berwujud penguasaan pada seperangkap kompetensi itu.

3. Mulyasa (2002: 39)

Penerapa kurikulum bisa menumbuhkan tanggung jawab serta partisipasi didik guna belajar menilai serta mempengaruhi sebuah kebijakan umum dan juga memberanikan diri untuk bertugas dalam beragam kegiatan yang ada di sekolah ataupun masyarakat.

4. Kay (1977)

Ia menyatakan pendapat, bahwa “Pendidikan berbasis kompetensi pasti berlandaskan oleh rasionalitas yang dilaksanakan dengan sangat sadar, mengapa dan bagaimana sehingga perbuatan ini dilaksankan”.

5. Hall (1986)

Di dalam bukunya mulyasa mengatakan bahwa “tiap peserta didik bisa mencappai tujuan pembelajaran dengan optimal, apabila diberikan waktu cukuo”.

Jadi, berdasarkan pendapat sejumlah para ahli menunjukkan bahwa untuk kegiatan belajar ini kita harus lebih perhatian dalam mencurahkan waktu. Perbedaan antara siswa pandai dan kurang pandai/ bodoh ini letaknya di waktu. Jadi siswa butuh waktu yang lumayan lama guna mempelajari sesuatu dalam memecahkan masalah. Beda dengan yang pandai, mereka lebih cepat dalam menangkap suatu pengetahuan dan lebih cepat dalam menyelesaikan masalah.

Baca Juga :   Perusahaan Manufaktur : Pengertian, Karakteristik, Fungsi dan Contohnya lengkap

Karakteristik KBK

Karakteristik dari KBK ini meliputu seleksi kompetensi yang selaras, spesifikasi indikator-indikator evaluasi guna menentukan kesuksesan dalam pencapaian kompetensi serta pengembangan sistem pembelajaran.

Sementara menurut Depdiknas (2002) di dalam mulyasa menyatakan pendapatnya mengenai karakteristik KBK diantaranya berikut ini :

  1. Menekankan terhadap pencapaian kompetensi peserta didik, yang baik secara individual dan klasikal.
  2. Berorientasi terhadap hasil belajar/ learning out comes serta keberagaman
  3. Penyampaian di dalam pembelajaran ini dengan pendekatan serta metode yang bervarian.
  4. Sumber belajar tidak hanya guru, namun bisa pula bersumber dari belajar lainnya yang memang memenuhi unsur edukatif
  5. Penilaian menekankan terhadap proses serta hasil belajar dalam usaha penguasaan maupun pencapaian kompetensi

Lebih lanjut lagi dari sejumlah sumber sedikit bahwa terdapat 6 karakteristik KBK, antara lain :

  1. Sistem belajar menggunakan modul
  2. Dengan berbagai sumber belajar
  3. Pengalaman lapangan
  4. Strategi belajar individual personal
  5. Kemudahan belajar
  6. Belajar tuntas (mulyasa, 2006:43)

Penjelasannya sebagai berikut :

1. Sistem belajar menggunakan modul

Kurikulum yang berbasis kompetensi dengan modul menjadi sistem pembelajaran. Modul adalah paket belajar madiri yang mencakup sekumpulan pengalaman belajar mandiri yang mencakup sekumpulan pengalaman belajar yang memang direncanakan serta dirancang dengan sistematis guna membantu peserta didiknya dalam mencapai tujuan belajar.

Proses pembelajaran menggunakan sistem modul bisa mempercepat dalam proses belajar mengajar sekaligus peserta lebih terarah pada pencapaian pembelajaran. Sistem modul tersebut mempunyai mekanisme yang jelas serta disajikan dengan logis serta sistematis sehingga peserta didik ini bisa mengetahui apa yang sedang mereka pelajari, sebab sebuah proses tersebut dijalankan dengan individual.

2. dengan berbagai sumber belajar

di dalam KBK ini, guru tidak berperan utama lagi dalam sebuah proses pembelajaran, sebab pembelajaran bisa dengan aneka ragam sumber belajar, misalnya manusia, buku, serta lingkungan sekitarnya.

3. Pengalaman lapangan

KBK akan lebih menekankan pada sebuah pengalaman lapangan guna mengakrabkan hubungan di antara guru dengan peserta didik yang nantinya bisa meningkatkan pengetahuan, sehingga pemahaman ini akan lebih leluasa untuk siswa dan juga gurunya.

4. Strategi belajar individual personal

Belajar individual ini merupakan belajar menurut tempo belajar siswa sementara belajar personal ialah interaksi edukatif dalam angka akan mengembangkan strategi individual personal yang mengembangkan progam KBK dengan melibatkan ahli khusus yakni psikologi.

5. Kemudahan belajar

Kemudahan dalam KBK ini diberikan lewat kombinasi antara si pembelajaran individual personal dan pengelaman serta pembelajaran secara tim.

6. Belajar tuntas

Belajar tuntas adlah strategi pembelajaran yang bisa dijalankan di dalam kelas dengan pendapat bahwa dengan kondisi tepat maka seluruh siswa dengan baik bis amemperoleh hasil belajar yang maksimal.

Dari ulasan ditas tadi, kesimpulannya bahwa sistem pembelajaran KBK ini bila dilihat dari segi karakteristik khususnya terlihat sangat praktis guna mengembangkan peserta didik. Artinya adalah dengan menggunakan sistem tersebut yang bersifat universal menjadi kebutuhan pokok siswa. Sehingga peranan guru, peserta didik dan sistem progam belajar ini lebih tertata dan terarah. Sekian pembahasannya tentang pengertian KBK di kesempatan kali ini, semoga bermanfaat.

Baca juga: