Pengertian Bumi dan Struktur Lapisan Bumi Terlengkap

Posted on
Pengertian Bumi dan Struktur Lapisan Bumi Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian Bumi dan Struktur Lapisan Bumi

Struktur bumi dan pengertian bumi akan dibahas pada artikel berikut ini. Pengertian bumi berdasarkan pendapat para ahli ialah planet ketiga yang letaknya dekat dengan posisi matahari yang tersusun dalam tata surya. Serta dinamis karena hingga sekarang belum terdapat planet lain yang mempunyai kehidupan, dinamis, selalu berubah ubah yang membuat perumukaannya juga berubah-ubah bentuk pada jari-jari 6.370 km. Dapat berubah bentuk oleh bantuan tenaga eksogen maupun endogen.

Disertai struktur ataupun lapisan-lapisan bumi maupun bagian-bagian bumi yang terbagi menjadi kerak bumi (litosfer), inti bumi (Barisfer) dan mantel bumi. Dari ketiga lapisan-lapisan bumi tersebut juga punya karakteristik yang beda pula baik fungsi maupun tujuan yang beda pula. Nah, lapisan bumi tersebut ialah struktur bumi.

Struktur Lapisan Bumi

Bumi memiliki struktur lapisan yang diantaranya:

a. Kerak Bumi (Litosfer).

Lapisan bumi yang pertama adalah kerak bumi (litosfer) yang terdiri dari dua lapis, yakni kerak benua yang permukaan padat, namun mudah pecah ( rapuh) dengan kerak samudra yang permukaanya padat dan alot. Pada lapisan tersebut sangatlah tipis karena hanya berukuran 0,7 % terhadap massa buminya.

Namun adalah sumber seluruh kehidupan sekaligus tempat bagi semua kejadian yang berhubungan dengan bumi (seperti gempa bumi, pertambangan, gunung api, pertanian, dan industri).

Lapisan kerak bumi bukannya lapisan yang utuh, namun erpecah menjadi 7 blok (lempeng) besar serta ratusan lempeng kecil lainnya. Adapun lempeng-lempeng besar yang dimaksud ialah

  • lempeng samudra pasifik (merupakan lempeng samudra)
  • lempeng Hindia-Australia (merupakan campuran)
  • lempeng eurasia (merupakan lempeng benua)
  • lempeng afrika (merupakan lempeng benua)
  • lempeng amerika selatan (merupakan lempeng benua)
  • Lempeng amerika utara (merupakan lempeng benua)
  • serta lempeng antartika (merupakan lempeng benua).

Sehingga lempeng-lempeng yang semuanya tersusun oleh lapisan kerak benua dapat disebut sebagai lempeng benua.

Pada lempeng-lempeng tersebut juga saling bergerak pada kecepatan 3-13 cm/th dalam arah yang tidak sama. Hal ini berakibat pada satu tempat akan terjadi saling tubrukan. Sedangkan ditempat lainnya ada saling menjauh, dan saling berpapasan. Lempeng lempeng tersebut digerakkan oleh kekuatan arus konveksi yang terdapat di mantel bagian atas atau astenosfer

Baca Juga :   Pengertian Sampah Organik dan Anorganik Beserta Contohnya Lengkap

b. Mantel Bumi.

Lapisan berikutnya adalah lapisan mantel bumi yang secara keseluruhan berbentuk cair. Lapisan tersebut sekitar 67,8% terhadap massa bumi. Lapisan mantel bumi termasuk paling atas yang disebut dengan astenosfer, yang keadaannya sangat cair, namun sebagian masih berbentuk padat pada suhu yang cukup tinggi bertekana rendah.
Semakin ke dalam ialah mantel tengah dengan mantel bawah berupa cair pula, namun sebagian masih dengan kondisi padat pada suhu cukup tinggi bertekanan rendah.

Semakin ke dalam berupa mantel tengah dengan mantel bawah berupa cair, namun padat (kental). Di lapisan astenosfer juga akan terjadi pergerakan massa dari atas ke bawah atau disebut dengan arus konveksi. Hal yang berupa arus konveksi ini bisa terjadi karena adanya perbedaan antara suhu dan juga tekanan pada bagian atas derta bagian bawah astenosfer.

Lapisan mantel dibagian bawah juga bertekanan lebih besar serta lebih panas dengan begitu cairannya pun akan mengembang ke atas lalu mendesak bagian atasnya ke samping, sehingga turun mengisi kekosongan pada bagian bawah. Hingga dibawah terpanaskan, lalu mengembang ke atas, serta mendesak ke atas & ke sampaing, akan turun mengisi kekosongan pada bagian bawahnya. Hingga di bawah akan terpanaskan, lalu mengembang ke atas hingga seterusnya sebagai arus konveksi yang tetap sepanjang masa. Adapun satu putaran dari arus konveksi tersebut memerlukan waktu sekitar 18 juta tahun.

c. Inti Bumi (Barisfer).

Disebabkan suhu yang sangat tinggi serta tekanan yang sangat besar, lapisan inti bumi memiliki keadaan yang sangat padat. Hal ini terlihat dari massa intinya sekitar 31,5% terhadap massa bumi. Semua unsurnya terdiri dari nikel (Ni) serta ferum (Fe) atau nife. Senyawa nife adalah senyawa logam yang didalamnya mengandung daya magnetis sangat tinggi. Dengan begitu inti bumi termasuk sumber magnet yang dapat menarik semua bumi sampai atmosfernya.

Nah, itulah penjelsan lengkap mengenai struktur bumi. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :