Paru-Paru : Pengertian, Fungsi, Letak, dan Bagian Bagiannya Terlengkap

Posted on
Paru-Paru : Pengertian, Fungsi, Letak, dan Bagian Bagiannya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Paru-Paru, Fungsi, Letak, dan Bagian Bagiannya

Bagian bagian Paru-paru pada Manusia – salah satu aktifitas manusia yang sama dengan makhluk hidup lainnya adalah bernapas. Kita bernapas menggunakan paru paru. Alat pernafasan atau paru paru terbagi atas beberapa bagian dengan fungsi yang tidak sama antara satu bagian dengan bagian lainnya. Berikut ini akan dibahas tentang bagian bagian Paru-paru pada Manusia dan fungsinya.

Fungsi Paru Paru

Paru paru memiliki fungsi seperti dibawah ini:

  1. Sebagai tempat pertukaran gas antara oksigen dan gas karbon dioksida
  2. Memiliki peran penting pada sistem eksresi manusia sebab berguna untuk membuang karbon dioksida ketika bernapas.
  3. Berperan mengendalikan kadar keasaman ataupun pH darah yang caranya merubah tekanan & jumlah CO2
  4. Berperan untuk menyaring gumpalan darah dalam tubuh yang mungkin terbentuk dalam vena
  5. Berguna untuk melindungi jantung terhadap guncangan
  6. Berguna untuk membantu mengalirkan sekaligus menyediakan udara guna menghasilkan suara
  7. Berfungsi sebagai reservoir ataupun penyimpan cadangan darah pada tubuh
  8. Berguna untuk melindungi organ dalam tubuh terhadap masalah yang ditimbulkan oleh udara dengan cara menyaring partikel debu serta bakteri. Sehingga partikel debu serta bakteri yang dihirup nantinya ditangkap paru – paru sebelum terjadinya proses pertukaran udaraber langsung.

Letak Paru Paru

Letak paru paru manusia ada didalam rongga dada atau mediastenum yang dilindungi tulang selangka. Perut dan rongga dada di pisahkan oleh diafragma. Pembagian paru paru menjadi dua bagian yaitu paru paru kanan dengan paru paru kiri. Berat paru paru kanan kira kira 620 gram sedangkan paru-paru kiri kira kira 560 gram.

Pemisah antara kedua bagian paru paru tersebut adalah organ jantung dengan pembuluh darah lainnya. Organ paru-paru telah terbungkus dengan selaput bernama pleura. Selain itu, kedua pleura tersebut juga telah dipisahkan dengan rongga yang disebut sebagai kavum pleura.

Kavum pleura atau rongga tersebut juga hampa udara, jadi, paru-paru bisa dengan mudah melakukan gerak mengembang maupun mengempis. Dalam kavum pleura berisi cairan ataupun eksudat yang telah melumasi selaput pleura yang berfungsi untuk menghindari resiko kerusakan ketika pleura bergesekan.

Bagian Bagian Paru Paru Manusia

Berikut ini bagian bagian paru paru manusia:

1. Bronkus

Bagian paru paru yang pertama adalah bronkus. Dimana bronkus merupakan percabangan dari trakea ataupun tenggorokan yang telah menghubungkan paru-paru bagian kiri dengan bagian kanan. Ukuran bronkus sebelah kanan juga lebih lebar, lurus, dan pendek dibandinga dengan bronkus kiri dengan ukuran lebih besar serta panjangnya kira kira 5cm. Penyusun bronkus ialah tulang rawan yang merupakan jaringan penyusun rangka di bronkus.

Sementara itu, otot polos adalah yang memungkinkan manusia bernapas dengan otomatis. Sementara itu lapisan mukosa, berguna dalam menghasilkan lendir pelindung paru-paru terhadap partikel asing misalnya debu dan juga kotoran.

Baca Juga :   Akar Pelekat : Bagian, Fungsi, Ciri, Jenis, Sifat dan Modifikasinya Lengkap

2. Bronkiolus

Percabangan berikutnya adalah bronkiolus. Fungsi bronkiolus ialah untuk pintu masuk udara dalam menuju alveolus. Diameter yang dimiliki oleh bronkiolus ini ialah sekitar 1mm bahkan lebih kecil dari ini. Karena diameter bronkiolus ini bisa berubah dalam menyesuaikan tekanan udara masuk.

Diameter bronkiolus telah membesar disebut sebagai bronkodilasi yang telah dirangsang hormon epineprine serta saraf simpatik. Sedangkan penyempitan dari diameter bronkiolus ini disebut sebagai bronkokonstriksi telah dirangsang histamin maupun saraf parasimpatis.

Apabila bronkus tersusun atas sel epitel squamosa, tetapi jaringan pada bronkiolus ini terdiri atas sel epitel kuboid bersilia serta otot polos. Tak hanya itu saja, bronkiolus juga bisa terbagi menjadi lebih kecil dan disebut dengan terminal berdiameter kurang dari 0.5mm. Nah, dibagian terminal bronkiolus inilah ada duktus alveolus. Tempat tersebut merupakan tempat berakhirnya udara masuk dan berikutnya udara mengalami proses pertukaran yang terjadi di dalam alveolus.

3. Alveolus ( jamak Alveoli )

Bagian paru paru sebagian besar terdiri atas alveolus ataupun gelembung udara yang berdiameter antara 0,2- 0,3 mm. Kapasitas alveolus seluruhnya dalam paru paru manusia hingga 700juta buah. Sementara jika paru paru telah dibentangkan, luasnya mencapai 90m persegi.

Proses pertukaran udara berlangsung di alveolus yang mana oksigen masuk sementara karbondioksida dikeluarkan. Alveolus memiliki ukuran bervariasi tergantung dari lokasi pada paru paru manusia. Sel sel penyusun alveolus adalah sel-sel epitel serta endotelium.

Adapun sel epitel alveolus dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  • Sel epitel tipe I yakni sel epitel squamosa berukuran besar yang datar. Sel epitel tersebut berfungsi pada proses pertukaran udara dalam paru paru.
  • Sel epitel tipe II, adalah sel pneumosit granular dan tak punya bagian pada proses pertukaran uadara di paru paru. Selain itu, sel epitel ini juga menghasilkan zat surfaktan yang fungsinya untuk melapisi alveolus sekaligus mencegah alveolus agar tidak mengalami kolaps.

4. Pleura

Selapun pembungkus paru paru adalah pleura. Selaput ini juga melindungi paru paru terhadap gesekan ketika proses respirasi. Adapun pleura pada paru-paru terdiri dari dua lapisan tipis yaitu:

  • Pleura visceral ataupun pleura bagian dalam pembungkus langsung organ paru-paru.
  • Serta Pleura parietal yakni selaput pleura dibagian luar yang menempel di rongga dada.

5. Trakea

Berikutnya adalah trakea ataupun tenggorokan yakni bagian paru-paru yang telah menghubungkan larynk dan bronkus. Organ ini tersusun atas jaringan tulang rawan berlapis sel bersilia. Fungsi silia pada trakea ini adalah menyaring udara yang mau masuk ke dalam paru-paru.

6. Diafragma

Selanjutnya adalag diafragma yang merupakan sekat pembatas rongga dada dan perut. Antara kedua lapisan pleura itu juga ada rongga yang disebut sebagai pleural cavity. Fungsinya adalah melindungi paru-paru terhadap gesekan yang terjadi ketika pernapasan berlangsung. Pada pleural cavity juga ada cairan yang bisa membantu proses bernapas manusia menjadi lebih mudah serta ringan.

Semua bagian bagian paru paru pada manusia diatas membentuk satu kesatuan dan berfungsi membantu pernapasan manusia. Adanya gangguan di bagian paru paru tertentu karena pencemaran udara mampu berakibat buruk terhadap bagian alat pernafasan lainnya.

Baca Juga :