Manajemen File : Pengertian, Fungsi, Sasaran, Sifat, Penamaan, Struktur dan Atributnya Terlengkap

Posted on
Manajemen File : Pengertian, Fungsi, Sasaran, Sifat, Penamaan, Struktur dan Atributnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Manajemen File : Pengertian, Fungsi, Sasaran, Sifat, Penamaan, Struktur dan Atributnya Terlengkap

Manajemen File – Manajemen file menjelaskan metode mendasar untuk memberikan nama file, menyimpan file dan mengatur file. Data di komputer disimpan dalam sistem file hirarki di mana direktori memiliki file dan subdirektori di bawahnya. Pemberian nama file dan folder dan mengatur folder yang ada didalamnya, begitu juga menangani file dalam folder adalah aspek fundamental dari manajemen file.

1. Pengertian Manajemen File

Manajemen file merupakan metode dan struktur data yang digunakan oleh sistem operasi dengan tujuan mengatur dan mengorganisasi file pada disk ataupun pada partisi. Manajemen file juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file dengan cara tertentu.

2. Fungsi Manajemen File

Beberapa fungsi yang bisa di andalkan dari manajemen file yaitu sebagai berikut :

  • Mampu menciptakan, modifikasi, serta menghapus file
  • Mekanisme penggunaan file secara bersama
  • Kemampuan dalam backup dan recovery untuk mencegah kehilangan file karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi.
  • Pengguna dapat mengacu file dengan nama simbolik (Symbolic name) bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.
  • Pada lingkungan yang sensitif dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.
  • Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.

3. Sasaran Manajemen File

Manajemen file merupakan kumpulan perangkat lunak sistem yang menyediakan layanan berhubungan dengan penggunaan file ke pemakai atau aplikasi. Secara umum cara anda atau aplikasi mengakses file adalah lewat sistem. Anda tidak perlu mengembangkan perangkat lunak khusus untuk mengakses data di setiap aplikasi. Sistem pun menyediakan pengendalian terhadap aset penting ini. Sasaran sistem file adalah sebagai berikut :

  • Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pengguna.
  • Menjamin data pada file adalah valid.
  • Optimasi kinerja.
  • Menyediakan dukungan input/output berbagai jenis perangkat penyimpanan.
  • Meminimalisir potensi kehilangan atau perusahaan data.
  • Menyediakan sekumpulan rutin interface input/output.
  • Menyediakan dukungan input/output banyak pengguna di sistem multiuser.

4. Sifat File

  • Persistence : Informasi dapat bertahan meski proses yang membangkitkannya berakhir atau catu daya dimatikan. Dengan properti ini maka file dapat digunakan untuk hasil-hasil yang diperoleh dari suatu proses dapat digunakan di masa datang.
  • Ukuran (size) : File umumnya memiliki ukuran besar. Memungkinkan menyimpan informasi yang sangat disimpan
  • Sharability : File dapat digunakan dalam banyak proses untuk mengakses informasi secara kongkruen.

5. Penamaan File

Dalam setiap jenis sistem operasi menerima bentuk nama file yang terbuat dari 1 sampai dengan 8 karakter. Namun, beberapa sistem operasi ada yang membedakan huruf besar dan huruf kecil, contohnya seperti UNIX. Contohnya yaitu : BARBARA, BARbara, BarBaRa, namun sistem DOS menganggap huruf besar dan huruf kecil sama. Penamaan file berbeda sesuai sistem. Terdapat 2 pendekatan yaitu :
• Sistem yang case – sensitive
• Sistem case – intensive

Baca Juga :   Pengertian Kelompok Sosial Menurut Para Ahli, Syarat, Ciri-Ciri, Macam-Macam Kelompok Sosial Secara Lengkap

Sekarang ini, penamaan file dapat menggunakan nama file panjang. File atau Berkas komputer merupakan identitas dari suatu data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh anda. Suatu berkas tentunya memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan disebut path.

File adalah bentuk mekanisme abstrak. Karakteristik yang paling penting dari mekanisme abstrak tersebut adalah cara pemberian nama suatu obyek. Ketika proses membuat suatu file, proses akan memberi sebuah nama kepada file tersebut. Di dalam tiap sistem operasi menerima bentuk nama file yang terbuat dari 1 sampai dengan 8 karakter.

6. Struktur File

Struktur file yang dibentuk meliputi tiga jenis yaitu:

  • Urutan byte yang tidak terstruktur. Sistem operasi tidak tahu apa yang ada didalamnya.
  • File dibentuk dari suatu urutan record dengan panjang yang sama dan struktur internal yang ada didalamnya. Operasi read akan membaca satu record. Operasi write akan overwrite/append satu record. Sesuai digunakan untuk sistem operasi yang menerapkan Punch Card, karena ukurannya tetap.
  • File dibentuk dari suatu struktur organisasi tree record, di mana ukuran record tidak harus sama, setiap record mengandung field Key pada posisi yang sama. Tree record diurutkan berdasarkan katakuncinya.

7. Atribut File

Informasi tambahan mengenai file untuk memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang dapat diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.

  • Create File: digunakan untuk membuat File dan tidak berisi data.
  • Delete File: digunakan untuk menghapus file karena tidak diperlukan lagi dan bertujuan untuk memperbesar ruang disk.
  • Open : untuk membuka file. Open akan menjadikan sistem mengambil atribut dan daftar alamat disk dan meletakkan didalam memori kerja agar diperoleh akses yang cepat.
  • Close : apabila akses file sudah selesai, atribut dan alamat disk tidak diperlukan lagi, sehingga harus ditutup dan untuk memperbesar ruang tabel daftar alamat disk internal.
  • Read : Data dibaca dari file. Sistem menentukan banyaknya data dan menyediakan buffer untuk menampungnya.
  • Write: Data disimpan kedalam file. Jika posisi berada diakhir file, maka ukuran file bertambah. Jika posisi ditengah, data yang ada akan ditimpa.
  • Append: Menambah data setelah data terakhir.
  • Seek : digunakan untuk mengatur posisi pointer saat itu menuju posisi yang ditentukan.
  • Get Attribute : Pada system operasi UNIX, pengguna perlu melihat atribut file, terutama saat modifikasinya yang terakhir.
  • Set Attribute : Berguna untuk Merubah status atribut file.
  • Rename : Untuk merubah nama file.

Demikianlah penjelasan mengenai Manajemen File, semoga artikel ini bermanfaat. Terimakasih.

Baca juga: