Lingkungan Sosial : Pengertian dan Jenisnya Terlengkap

Posted on
Lingkungan Sosial : Pengertian dan Jenisnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian, dan Jenis Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial – di dalam kehidupan kita, tentu semuanya berada di dalam lingkungan sosial. Namun, kadang kita tidak tahu sebenarnya apa yang dimaksud dengan lingkungan sosial itu, dan bagaimana caranya kita dalam berperilaku di lingkungan sosial secara baik serta lingkungan sosial itu apa saja jenisnya. Nah, maka dari itu kita akan membahas satu persatu informasi tentang lingkungan sosial ini.

Pengertian Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial adalah interaksi antara masyarakat dan lingkungan maupun lingkungan yang terdiri atas makhluk sosial yakni manusia. Lingkungan sosial merupakan suatu faktor yang bisa mempengaruhi individu/ kelompok untuk bisa melakukan tindakan dan perubahan-perubahan perilaku tiap individu.

Lingkungan sosial tersebut yang akan membentuk sebuah sistem pergaulan dengan peranan yang sangat besar dalam membentuk kepribadian sesorang/ individu dan akan terjadi sebuah interaksi antara orang maupun masyarakat bersama dengan lingkungannya. Lingkungan sosial yang kita ketahui diantaranya lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya serta lingkungan tetangga. Berikut penjelasan lengkapnya :

a. Lingkungan Keluarga

Keluarga adalah lingkungan sosial pertama kali dari sejak lahir yang dikenal oleh individu. Kemudian lingkungan keluarga ini menjadi media pertama yang memiliki pengaruh terhadap perilaku individu, terutama adalah anak-anak. Sebab, setiap anggota di dalam lingungan keluarga khususnya anak-anak akan diberikan berbagai macam pendidikan supaya mereka bisa menjadi seorang anak yang mandiri.

Selain dapat mengarahkan anak untuk mandiri, anak pun dapat mengambil sebuah keputusan bagi dirinya sendiri supaya bisa mengembangkan kemampuan yang ada dalam dirinya sendiri, misalnya seperti mental, emosional, sosial maupun fisik yang ia punya. Jadi, anak itu bisa mengembangkan sebuah kehidupan secara sehat dan produktif.

Keluarga yang utuh merupakan keluarga yang lengkap dengan beberapa anggota diantaranya ayah, ibu dan juga anak. Untuk menciptakan suasana yang terdapat dalam lingkungan keluarga, maka kita perlu menciptakan suasana kondusif maupun saling terbuka dalam tiap ada masalah. Sehingga, nantinya akan muncul sebuah rasa saling menyayangi dan mempercayai antara satu pihak dengan pihak lainnya.

Maka dari sebab itu, lingkungan keluarga adalah pengaruh besar dalam memperoleh bekal untuk dapat melakukan sosialisasi pada sebuah lingkungan sosial sangat luas. Hal ini tidak hanya dapat dilakukan dalam suasana rumah saja, melainkan dapat pula untuk dipakai menjadi bekal dalam lingkungan sosial maupun dalam hidup bermasyarakat.

b. Teman Sebaya

Teman sebaya ialah lingkungan kedua sesudah keluarga yang mempengaruhi kehidupan anak. Terpengaruh atau tidaknya seorang anak ini dalam kelompok teman sebaya bergantung dalam persepsi anak pada kelompoknya, karena persepsi anak pada kelompok teman sebaya yang dapat menentukan pengambilan keputusan anak yang nantinya mengarah terhadap tinggi rendahnya anak cenderung untuk nakal.

Baca Juga :   Pesawat Terbang : Sejarah, Kategori dan Jenis-Jenisnya Lengkap

Melewati hubungan interpersonal bersama teman sebaya, maka anak menjadi belajar menilai dirinya sendiri serta kedudukannya dalam kelompok. Untuk anak yang kurang memperoleh kasih sayang/ bimbingan keagamaan/ etika dari lingkungan keluarga maka terkadang kurang mempunyai kemampuan selektif dalam memilih teman & mudah sekali terpengaruh sifat maupun perilaku dari kelompoknya.

c. Tetangga atau Masyarakat

Tetangga maupun masyarakat sosial pemulung dengan buruk bisa pula mempengaruhi terhadap perilaku pemulung untuk anak usia Sekolah Dasar dalam melakukan beberapa tindakan kejahatan. Sejumlah definisi masyarakat berdasarkan soekanto (1986: 20) yakni sebagai berikut :

  1. Masyarakat adalah suatu kesatuan dan mempunyai tata cara mulai dari wewenang hingga kerjasama diantara beragam kelompok dan pengklasifikasian tentang pengawasan tingkah laku dan kebebasannya.
  2. Masyarakat adalah kelompok orang yang sedang mendiami pada suatu wilayah serta hidup bersama dan juga menghasilkan suatu kebudayaan.
    Tetangga maupun masyarakat yang dimaksud dalam artikel ini ialah masyarakat yang ada di sekitar temoat para pemulung, diantaranya seperti masyarakat kelas atas, lalu masyarakat kelas menengah serta masyarakat di kelas bawah/ pemulung.

Berdasarkan dari pengertian yang ada di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud dari lingkungan sosial ialah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang bisa memberikan pengaruh terhadap manusia itu sendiri, dan manusia-masunia yang lain yang terdapat di sekelilingnya misalnya seperti tetangga-tetangga, teman-teman hingga orang lain pun di sekelilingnya yang belum ia kenal sekalipun.

Ayah, ibu, serta anggota keluarga adalah lingkungan sosial yang secara langsung ini berhubungan dengan individu, sementara masyarakat merupakan lingkungan sosial yang dikenal serta mempengaruhi dalam pembentukan kepribadian akan, salah satu diantaranya yakni teman sepermainan.

Jenis Jenis Lingkungan Sosial

Selain dari pembahasan yang sudah diberikan tentang pengertian lingkungan sosial, masih terdapat penjelasan yang akan diulas lagi yakni tentang jenis-jenis lingkungan sosial itu sendiri. Jenis lingkungan sosial dibedakan menjadi 2, diantaranya sebagai berikut :

  1. Lingkungan Sosial Primer
    Lingkungan sosial primer yaitu lingkungan yang memiliki sebuah hubungan erat antara anggota satu bersama dengan anggota lainnya, anggota satu tersebut saling mengenal secara baik dengan anggota lainya itu.
  2. Lingkungan Sosial Sekunder
    Lingkungan sosial sekunder ialah lingkungan yang memiliki hubungan antara anggota satu bersama dengan anggota lainnya yang memiliki jarak maupun hubungan kurang akrab.

Sekian pembahasan yang dapat kami berikan tentang lingkungan sosial. Dengan adanya pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sikap dan perilaku pada setiap anak terhadap lingkungan sosial ini, pengaruh besarnya berada di lingkungan keluarga. Sehingga bentuklah sebuah keluarga secara terbuka supaya menjadikan setiap anggota ini merasa perduli, percaya serta saling menyayangi antara satu dengan lainnya. semoga bermanfaat!

Baca juga: