Lensa Cembung : Pengertian, Jenis, Sifat dan Manfaat Terlengkap

Posted on
Lensa Cembung : Pengertian, Jenis, Sifat dan Manfaat Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Lensa Cembung : Pengertian, Jenis, Sifat dan Manfaat Terlengkap

Lensa cembung – salah satu jenis lensa yang sering banyak digunakan dalam kehidupan sehari – hari yaitu lensa cembung. Secara umum, lensa cembung banyak digunakan untuk memperbesar bayang dari sebuah benda.

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai Lensa Cembung yang meliputi pengertian, Jenis,Sinar Istimewa, sifat bayangan dan manfaat.

A. Pengertian Lensa Cembung

Lensa cembung meruapakn sebuah lensa yang pada bagian tengahnya lebih tebal daripada bagian tepinya atau menggembung. Pada umumnya, lensa cembung memiliki bentuk lingkaran dan terbuat dari kaca atau plastik. Sehingga mempunyai indeks bias lebih besar dibandingkan dengan indeks bias udara.

B. Jenis Lensa Cembung

Lensa cembung dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan dengan bentuknya, yaitu:

  1. Bikonveks atau cembung ganda.
  2. Plankonveks atau cembung datar.
  3. Konkaf-konveks atau cembung cekung.

C. Sinar Istimewa Lensa cembung

  • Sinar yang datang sejajar dengan sumbu utama akan dibiaskan melalui titik fokus (F1) di belakang lensa.
  • Sinar yang datang menuju titik fokus di depan lensa (F2) akan dibiaskan sejajar dengan sumbu utama.
  • Sinar yang datang melewati pusat optik lensa (O) akan diteruskan, tidak dibiaskan.

D. Sifat Lensa Cembung

  • Sifat pada lensa cembung, sinar bisa datang dari dua arah. Sehingga lensa cembung memiliki 2 titik fokus. Lensa cembung bagian depan merupakan tempat datangnya sinar dan lensa cembung bagian belakang adalah tempat sinar dibiaskan.
  • Apabila 3 sinar datang dengan sejajar dan diarahkan ke lensa cembung, maka berkas sinar tersebut akan dibiaskan oleh lensa dan berpotongan atau menuju sebuah titik. Titik fokus yang terdapat pada bagian depan lensa cembung disebut dengan titik fokus maya atau fokus pasif (F2) dan titik fokus pada bagian belakang lensa cembung disebut dengan titik fokus sejati atau fokus aktif (F1).
  • Lensa cembung bersifat konvergen (mengumpulkan). Karena sinar yang datang melewati lensa cembung selalu dibiaskan menuju ke satu titik atau mengumpulkan cahaya maka lensa cembung disebut dengan lensa konvergen (mengumpulkan).
  • Jarak fokus lensa cembung selalu bersifat positif karena tempat berpotongan atau tujuan sinar bias selalu terletak di bagian belakang lensa cembung sehingga fokus lensa cembung adalah fokus sejati.
  • Pembiasan cahaya pada lensa cembung dipengaruhi oleh indeks bias bahan dan lengkung permukaan lensa. Sedangkan indeks bias sendiri tergantung pada cepat rambat cahaya dalam lensa teersebut.
  • Lensa cembung yang memiliki lapisan yang tebal akan menghasilkan bias cahaya lebih besar dari pada lensa cembung yang tipis. Selain itu juga, lensa cembung yang tebal juga akan menghasilkan panjang fokus lensa yang lebih pendek daripada lensa cembung yang titpis.
Baca Juga :   Pengertian Rantai Makanan dan Contoh Rantai Makanan di Sungai Lengkap!

E. Sifat-Sifat Bayangan Pada Lensa Cembung

  1. Benda terletak di antara O dan F2 (Ruang I)
    Benda yang diletakkan antara titik fokus F2 dan pusat optik lensa O. Dengan menggunakan sinar yang istimewa pertama dan ketiga, akan diperoleh bayangan yang sifatnya maya, tegak dan diperbesar. Letak bayangan akan berada di depan lensa atau di ruang (IV).
  2. Benda yang terletak di titik fokus depan lensa (F2)
    Benda yang diletakkan tepat di titik fokus depan lensa F2. Dengan menggunakan sinar istimewa pertama dan ketiga, maka tidak akan terlihat. Hal ini disebabkan karena sifat bayangan yang dihasilkan adalah maya, tegak dan diperbesar tak terhingga. Letak bayangan yang berada di depan lensa atau ruang (IV) dengan jarak bayangan tak hingga.
  3. Benda berada di antara F2 dan P2 (Ruang II)
    Benda yang diletakkan antara titik fokus F2 dan pusat bidang lengkung lensa P2. Dengan menggunakan sinar istimewa pertama dan kedua, diperoleh bayangan yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar. Letak bayangan akan berada di belakang lensa tepatnya di luar P1 atau ruang (III).
  4. Benda terdapat di titik pusat kelengkungan kedua lensa (P2)
    Benda diletakkan tepat berada di titik pusat bidang lengkung lensa P2. Dengan menggunakan sinar istimewa kedua dan ketiga, diperoleh bayangan yang bersifat nyata, terbalik, dan sama besar. Sedangkan, letak bayangan berada di belakang lensa tepatnya di titik P1.
  5. Benda terletak di antara P2 dan ~ (Ruang III)
    Benda yang diletakkan di luar titik pusat bidang lengkung lensa P2. Dengan menggunakan sinar istimewa pertama dan ketiga, diperoleh bayangan yang bersifat nyata, terbalik, dan diperkecil.
    Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa cembung, yaitu :
    – Semua bayangan maya yang dibentuk lensa cembung selalu tegak terhadap bendanya.
    – Semua bayangan nyata yang dibentuk lensa cembung pasti terbalik terhadap bendanya.

F. Manfaat dan Penggunaan Lensa Cembung

  • Untuk orang yang sudah tidak bisa membaca dalam jarak normal atau orang yang menderita rabun jauh (miopi). Dapat dibantu dengan menggunakan kacamata berlensa cembung agar dapat membaca dalam jarak 25 cm atau melihat dengan normal.
  • Berfungsi untuk mengamati benda langit agar terlihat lebih jelas dan dekat para astronom, menggunakan teropong dua lensa cembung
  • Para ahli biologi atau pekerja laboratorium mengamati bakteri dll menggunakan mikroskop yang memanfatkan lensa cembung.
  • Lensa cembung yang digunakan pada kaca pembesar. Misalnya tukang servis jam yang menggunakan kaca pembesar untuk mengamati komponen jam yang berukuran kecil.

Demikian pembahasan singkat mengenai Lensa Cembung dan bayangannya, semoga bermanfaat.

Baca juga: