Kingdom Plantae – Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Manfaat dan Klasifikasinya Lengkap

Posted on
Kingdom Plantae – Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Manfaat dan Klasifikasinya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Kingdom Plantae – Pengertian, Jenis, Ciri-Ciri, Manfaat Dan Klasifikasinya Lengkap

Plantae – Sekitar 450 juta tahun yang lalu di masa Ordovician, sampai di masa Silurian sekitar 420 juta tahun yang lalu, beberapa ilmuwan sudah menemukan tumbuhan yang disebut dengan Kingdom Plantae. Mari kita bahas lebih lengkap lagi tentang Kingdom Plantae dan struktur yang terkait di dalamnya.

Kingdom Plantae

Pengertian

Kingdom Plantae adalah organisme  Erukariotik Multiseluler yang mempunyai dinding sel dan juga klorofil, yaitu zat hijau pada daun yang dimiliki oleh tumbuhan dan berfungsi untuk proses fotosintesis. Sehingga tumbuhan itu mampu membuat makanannya sendiri.

Ciri-Ciri

Kingdom Plantae juga memiliki ciri yang khusus, dan dapat membedakannya dengan Kingdom Anomalia. Berikut ciri-cirinya :

  1. Mempunyai dinding sel yang tersusun oleh Selulosa.
  2. Mempunyai klorofil yang fungsinya adalah untuk proses fotosintesis.
  3. Memiliki sifat Autotrof yaitu mampu menghasilkan makanannya sendiri dengan bantuan cahaya matahari.
  4. Memiliki sifat Eukariot.
  5. Memiliki sifat Multiseluler.
  6. Mampu menyimpan cadangan makanan yang berbentuk Amilum atau Pati.
  7. Mampu mengalami proses pergiliran keturunan di dalam siklus kehidupan.

Klasifikasi

Kingdom Plantae juga memiliki klasifikasinya sendiri, yang dimana klasifikasi tersebut dapat membantu kita untuk membedakan diantara spesies yang satu dengan yang lainnya.

Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Adalah kumpulan tumbuhan kecil yang hidup di daratan dan juga tumbuh di tempat yang lembab, tak memiliki akar, batang dan juga daun sejati. Dan tidak memiliki pembuluh pengangkut atau Xilem dan Floem. Yang juga merupakan suatu tumbuhan peralihan diantara tumbuhan bertalus atau Talofita dengan tumbuhan berkormus atau Kormofita. Serta mengalami pergiliran keturunan.

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut

  • Talofita adalah tumbuhan yang tak mampu dibedakan antara akar, batang dan daun.
  • Kormofita adalah tumbuhan yang mampu dibedakan antara akar, batang dan daun.
  • Tumbuhan lumut disebut juga dengan tumbuhan peralihan, karena ada beberapa tumbuhan yang masih berupa Talus atau lembaran atau lumut hati. Tapi ada juga yang telah mempunyai struktur tubuh yang mirip dengan akar, batang dan daun sejati atau lumut daun.
  • Tumbuhan lumut merupakan tumbuhan pelopor atau Vegetasi Perintis, yang tumbuh di suatu tempat sebelum tumbuhan jenis lainnya tumbuh.
  • Tumbuhan Bryophyta memiliki ukuran Makroskopis sekitar 1-2 cm, bahkan ada yang tumbuh sampai 40 cm.
  • Tumbuhan Bryophyta mempunyai dua bentuk generasi, yaitu Generasi Gematofit dan Sporofit.

Jenis Tumbuhan Lumut

Tumbuhan lumut dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Lumut Hati, Lumut Tanduk dan Lumut Daun.

Lumut Hati (Hepaticopsida)
  • Bentuknya Talus dan Berlobus seperti bentuk hati pada manusia.
  • Lumut hati juga merupakan lumut berumah dua atau Deoceus.
  • Mempunyai alat reproduksi aseksual dengan cara Fragmentasi, dan Reproduksi Seksual dengan cara Fertilisasi antara Sperma dan Ovum.
  • Mempunyai pembentukan Gemmacup atau kuncup, yaitu struktur yang khas yang ada pada Gemmatofit yang bentuknya seperti mangkok.
  • Mempunyai sporofit yang bentuknya kapsula dan disebut dengan Sporogonium.
  • Bentuk lumut hati ini berupa zigot.
Lumut Tanduk (Anthocerotopsida)
  • Disebut juga dengan Anthoceropsida.
  • Mempunyai Gammetofit yang bentuknya mirip dengan lumut hati.
  • Mempunyai sporafit yang beda dengan lumut hati.
  • Sporafit pada lumut tanduk mempunyai bentuk yang menyerupai kapsul panjang, yang tumbuh seperti Tanduk pada Gammetofit.
Lumut Daun (Bryopsida)
  • Bryopsida adalah Suatu Tumbuhan Lumut Sejati, karena bentuknya mirip dengan tumbuhan kecil.
  • Mempunyai bagian akar atau Rizoid, batang dan juga daun sejati.
  • Hidup dengan cara berkelompok untuk membentuk hamparan tebal seperti beludru.

Manfaat Tumbuhan Lumut

  • Bisa digunakan untuk obat kulit dan mata pada spesies Sphagnum.
  • Berfungsi sebagai penahan erosi dan mampu menyerap air, di beberapa tumbuhan lumut yang bisa tumbuh di hutan hujan.
  • Dapat digunakan untuk ornamen atau dekorasi ruangan.
  • Bisa digunakan untuk obat penyakit hati pada spesies Marchantia.

Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Adalah tumbuhan yang mempunyai akar, batang dan juga daun sejati. Berkembang biak dengan menggunakan spora atau Kormofita Berspora, mempunyai pembuluh angkut atau Xilem dan Floem, mempunyai klorofil untuk proses fotosintesis dan mempunyai akar serabut serta mengalami pergiliran keturunan.

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

  • Memiliki akar, batang dan juga daun yang bisa dibedakan.
  • Spora yang dihasilkan adalah Sporofil khususnya di bagian bawah daun.
  • Mempunyai daun muda yang tumbuh dengan cara menggulung.

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku dibagi menjadi empat bagian diantaranya yaitu Paku Purba, Paku Kawat, Paku Ekor Kuda, dan Paku Sejati.

Tumbuhan Paku Purba (Psilopsida)
  • Spesies pada paku purba sudah hampir punah yaitu sekitar 10-13 spesies.
  • Tumbuhan paku purba menghasilkan satu jenis spora atau Homospora.
  • Mempunyai Gammetofit yang tak mempunyai klorofil sehingga nutrisi yang akan diperoleh berkaitan dengan simbiosis dengan tumbuhan jamur.
Tumbuhan Paku Kawat (Lycopsida)
  • Memiliki 1000 jenis spesies.
  • Mampu menghasilkan dua jenis spora atau Heterospora.
  • Mempunyai Sporangium yang ada pada Strobilus dengan bentuk kerucut.
  • Mempunyai Gammetofit yang tak mengandung klorofil.
  • Pada Gammetofit tersebut ada yang berproduksi dengan cara Uniseksual dan Biseksual.
Baca Juga :   Energi Kinetik Rotasi : Pengertian, Contoh, Manfaat, dan Rumusnya Terlengkap
Tumbuhan Paku Ekor Kuda (Spenopsida)
  • Mempunyai 12 jenis spesies.
  • Habitatnya ada pada tempat yang lembab yaitu pada daerah subtropis.
  • Mempunyai bentuk batang yang mirip dengan ekor kuda.
  • Mempunyai sporangium yang berupa strobilus.
  • Menghasilkan satu jens spora saja yaitu Homospora.
  • Mempunyai Gametofit yang mengandung klorofil.
  • Gametofitnya berreproduksi dengan cara Biseksual.
Paku Sejati (Pteriopsida)
  • Memiliki banyak spesies yaitu sekitar 12000 jenis.
  • Mempunyai akar, batang dan daun.
  • Mempunyai daun muda yang tumbuh dengan cara menggulung.

Manfaat Tumbuhan Paku

  • Tumbuhan paku juga bisa digunakan sebagai tanaman hias.
  • Bisa dijadikan sayur-sayuran.
  • Bisa dijadikan pupuk hijau untuk tanaman padi.
  • Sejenis Selaginella Plana bisa dijadikan obat luka.

Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Kata Spermatophyta berasal dari Bahasa Yunani, yaitu Sperma yang artinya Biji dan Phyton yang artinya Tumbuhan. Maka tumbuhan biji ini adalah kelompok tumbuhan yang hidup di daratan dan mempunyai akar, batang dan juga daun sejati, Tracheophyta, Autotrof, serta mampu menghasilkan Biji.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji

  • Mempunyai organ biji yang dihasilkan oleh Strobilus atau Bunga.
  • Memiliki Biji Terbuka yang disebut dengan Gymnospermae.
  • Memiliki Biji Tertutup yang disebut dengan Angiospermae.

Jenis-Jenis Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua jenis yaitu Tumbuhan Berbiji Terbuka dan Tumbuhan Berbiji Tertutup. Yang masing-masing dibagi menjadi empat bagian.

Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Adalah tumbuhan yang mempunyai biji tapi tidak ditutupi oleh bakal buah.

Ciri-ciri Tumbuhan Berbiji Terbuka

  • Berbentuk perdu atau pohon.
  • Tak ada yang berupa Herba Batang dan Akar Berkambium hingga mampu tumbuh dengan besar.
  • Mempunyai bentuk akar tunggang.
  • Mempunyai daun yang sempit, tebal dan kaku.
  • Mempunyai bentuk tulang daun yang tak beraneka ragam.
  • Tidak mempunyai bunga sejati.
  • Mempunyai bentuk alat reproduksi yang bentuknya kerucut.
  • Mempunyai bakal biji yang tersusun dalam Strobilus.
  • Mempunyai alat kelamin yang terpisah, yaitu serbuk sari yang ada di dalam strobilus jantan dan pada sel telur ada dalam strobilus betina.
  • Mempunyai bakal biji yang tak dilindungi oleh daun buah.

Tumbuhan berbiji terbuka dibagi menjadi empat kelas, diantaranya :

Cycadinae

Ciri khas dari Cycadinae ini adalah mempunyai batang yang tidak bercabang, mempunyai daun majemuk, dan tersusun sebagai tajuk di puncak pohonnya. Jenis tumbuhan terbuka ini adalah tumbuhan yang berumah dua, yaitu karena Cycadinae ini mempunyai strobilus jantan dan betina.

Ginkgoinae

Ginkgoinae adalah tumbuhan asli yang berasal dari dataran Cina yang memiliki ciri khas. Yaitu pohon ini mampu tumbuh tinggi sampai mencapai 30 M. dan mempunyai daun yang bentuknya seperti kipas dan mudah gugur. Mempunyai serbuk sari dan juga bakal biji yang dihasilkan oleh individu yang lainnya. Jenis tumbuhan berbiji terbuka ini hanya memiliki satu jenis spesies. Contohnya Ginkgo Biloba.

Coniferinae Coniferales

Adalah tumbuhan pembawa kerucut, karena mempunyai alat berkembang biak pada jantan dan betina yang berupa strobilus, yang bentuknya menyerupai kerucut. Jenis tumbuhan berbiji terbuka ini warnanya selalu hijau sepanjang tahun. Contohnya Agathis Alba (Pohon Damar), Pinus Merkusii (Pohon Pinus), Cupressus Sp, Araucaria Sp, Sequoia Sp, Juniperus Sp, dan Taxus Sp.

Gnetinae

Adalah jenis tumbuhan yang bentuknya berupa Perdu, Liana (Tumbuhan Pemanjat) dan Pohon. Mempunyai bentuk daun yang oval/lonjong dan saling berhadapan, mempunyai urat daun yang bentuknya menyirip, mempunyai pembuluh angkut yaitu Xilem yang mengandung Trakea dan Floem yang sama-sama tidak memiliki sel pengiring. Dan juga memiliki Strobilus yang tak berbentuk seperti kerucut, tapi bisa disebut dengan bunga. Contohnya Gnetum Gnemon (Melinjo).

Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Adalah tumbuhan yang mempunyai biji di dalam bakal buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Tertutup

  • Hidup dengan berbentuk seperti pohon, perdu, semak-semak, dan merambat atau herba.
  • Mempunyai bentuk daun yang pipih dan melebar.
  • Mempunyai susunan tulang yang menyirip, menjari, melengkung atau sejajar.
  • Mempunyai bunga sejati.
  • Mempunyai kelopak dan mahkota bunga.
  • Mempunyai putik sari dan benang sari yang fungsinya adalah untuk berkembang biak.

Tumbuhan biji tertutup ini mempunyai dua kelas, yang berdasarkan pada kepingan biji yaitu sebagai berikut :

Dikotil
  • Mempunyai dua daun lembaga.
  • Mempunyai batang yang bercabang.
  • Mempunyai tulang daun yang menjari/menyirip.
  • Mempunyai kambium yang fungsinya untuk membesarkan akar dan juga batang.
  • Mempunyai jaringan pengikat pembuluh xilem dan floem yang ada pada akar dan batang. Yang tersusun dalam lingkaran.
  • Mempunyai akar yang bentuknya tunggang.
  • Mempunyai bunga dengan kelipatan 4-5 yang beraturan.

Contohnya :

  • Suku Tumbuhan Getah (Euhorbiaceae), seperti : Singkong, Jarak, Karet, dan Puring.
  • Suku Tumbuhan Polongan (Leguminosae), seperti : Putri Malu, Petai, Flamboyan, Kembang Merak, Kacang Kedelai, Kacang Tanah dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Terung (Solanaceae), seperti : Kentang, Terong, Tomat, Cabai, Kecubung, dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Jeruk (Rutaceae), seperti : Jeruk Manis, Jeruk Bali dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Kapas (Malvaceae), seperti : Kembang Sepatu, Kapas, dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Jambu (Mirtaceae), seperti : Cengkeh, Jambu Biji, Jambu Air, Jambu Monyet, Jamblang, dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Komposit (Compositae), seperti : Bunga Matahari, Bunga Dahlia, Bunga Krisan dan lain-lainnya.
Monokotil
  • Mempunyai satu daun lembaga.
  • Mempunyai batang yang tak bercabang atau bercabang tapi hanya sedikit.
  • Mempunyai ruas batang yang bisa dilihat dengan jelas.
  • Mempunyai daun dengan pelepah dan berupa daun tunggal.
  • Mempunyai tulang daun yang sejajar atau melengkung.
  • Tidak mengandung kambium.
  • Mempunyai jaringan pengikat xilem dan floem, dan pada akar dan batangnya tersusun menyebar.
  • Mempunyai bentuk akar serabut.
  • Mempunyai bunga dengan kelipatan tiga dan bentuknya tak beraturan.

Contohnya :

  • Suku Tumbuhan Rumput (Graminae), seperti : Tumbuhan Padi, Jagung, Bambu, Rumput, Tebu, Gandum dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Pinang (Palmae), seperti : Tumbuhan Kelapa, Rotan, Kelapa Sawit, Aren, Salak dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Jahe (Zingiberaceae), seperti : Tumbuhan Kunyit, Lengkuas, Jahe dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Nanas (Bromeliaceae), seperti : Tumbuhan Buah Nanas dan lain-lainnya.
  • Suku Tumbuhan Anggrek (Orcidaceae), seperti : Tumbuhan Bunga Anggrek Bulan, Anggrek Macan, Anggrek Hitam dan lain-lainnya.

Sekian pembahasan lengkap tentang kingdom plantea, yang disertai pengertian, jenis dan klasifikasinya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda di bidang tumbuhan. Serta memberi manfaat bagi anda semua.

Baca Juga :