Kenakalan Remaja – Pengertian, Jenis, Penyebab dan Contohnya Lengkap

Posted on
Kenakalan Remaja – Pengertian, Jenis, Penyebab dan Contohnya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Kenakalan Remaja – Pengertian, Jenis, Penyebab dan Contohnya Lengkap

Kenakalan Remaja – Kenakalan remaja adalah bentuk aktivitas, kegiatan, atau perbuatan yang melanggar norma, ketentuan dan juga peraturan hukum. Biasanya hal ini dilakukan oleh anak-anak yang usianya 13 tahun sampai 18 tahun.

Kenakalan Remaja

Para remaja melakukan tindakan itu dengan terdorong oleh berbagai faktor, yang ditambah dengan ada kesempatan. Perbuatan mereka disebut dengan tindakan patologis karena mereka melanggar norma hukum, dan berbuat sesuatu yang di luar batas yang bisa merugikan keluarga, lingkungan tempat tinggal dan orang lain.

Tak semua kenakalan remaja dilakukan dengan individual atau sendiri. Tindakan ini sangat sering dilakukan dengan cara berkelompok. Ada beberapa kenakalan remaja yang berakibat fatal dan bisa mendapat sangsi hukum, atau bisa juga sampai dipenjara.

Jenis-Jenis Kenakalan Remaja

Seiring dengan berkembangnya zaman kini ada banyak jenis kenakalan remaja dari yang paling ringan sampai yang paling berat, berikut ini beberapa jenis kenakalan remaja yang ada di Indonesia :

1. Memakai Narkoba

Kebanyakan remaja yang memakai narkoba dimulai dari dorongan rasa ingin tahu yang tinggi dan akhirnya mereka mencoba barang nikotin itu. Pada beberapa kasus para remaja ini dipengaruhi oleh teman dekatnya yang sudah lebih dulu menggunakan narkoba.

2. Pencurian

Banyak orang dewasa yang berpikir bahwa pencurian sering dilakukan oleh orang yang berusia di atas 20 tahun. Padahal dalam kenyataannya, banyak juga remaja yang melakukan tindakan pencurian yang didasari oleh beragam faktor.

3. Balapan Liar

Biasanya jenis kenakalan remaja yang satu ini dilakukan oleh beberapa kelompok tertentu. Kenakalan remaja balapan liar sangat berbahaya bagi diri, karena dapat merenggut nyawa. Dan bisa mengganggu lingkungan sekitar.

4. Tawuran

Sudah sejak dulu banyak media yang memberitakan tentang masalah tawuran diantara pelajar. Kenakalan remaja ini dilakukan oleh kelompok pelajar dari sebuah sekolah. Walaupun akhir-akhir ini mulai mereda, tapi tidak bisa dikatakan berhenti seluruhnya.

Mereka yang melakukan tawuran biasanya pelakunya adalah siswa dari sekolah tertentu dengan beragam faktor yang ada.

Masih banyak lagi jenis kenakalan remaja yang lainnya seperti misalnya bolos sekolah, minum-minuman keras, perjudian, bahkan juga ada yang melakukan tindak penipuan.

Penyebab Kenakalan Remaja

Ketika ada sebab pasti ada akibatnya, sama halnya dengan kenakalan remaja yang disebabkan oleh beberapa faktor pendukung yang terjadi dengan tindakan di luar batas yang pada akhirnya melanggar norma dan juga aturan hukum negara yang berlaku.

Mereka melakukan tindakan itu dengan sengaja atau tidak sengaja. Menurut penelitian ada dua faktor yang sangat dominan, yang menjadi penyebab dari kenakalan remaja. Yaitu faktor eksternal ( lingkungan ) dan faktor internal (diri sendiri ). Berikut penjelasannya :

Faktor Eksternal

1. Keluarga

Keluarga menjadi faktor eksternal yang paling utama yang sangat memengaruhi kenakalan remaja. Karena keluarga adalah lingkungan pertama yang mereka kenal, sejak kecil sampai tumbuh dewasa. Bagaimana cara orang tua dalam mendidik anaknya, perhatian dari orang tua, dan gaya asuh dari orang tua yang menjadi faktor utama bagaimana karakter seorang anak terbentuk.

Biasanya anak yang mempunyai masalah di dalam keluarga mempunyai masalah yang membuat mereka sering melakukan tindakan yang melanggar hukum. Pada mulanya mereka hanya mencari perhatian dengan jenis kenakalan kecil, lama kelamaan mereka terbiasa mendapat perhatian dari tindakan yang mereka lakukan itu.

Baca Juga :   Nilai : Pengertian, Ciri, Jenis Dan Fungsinya Lengkap

Lambat laun tanpa adanya didikan serta arahan yang benar maka anak-anak bisa salah langkah sampai melakukan kenakalan yang lebih parah. Sebaiknya beri edukasi yang tepat untuk anak-anak sehingga mereka sampai pada tahap pencarian jati diri saat memasuki usia remaja.

2. Pergaulan

Bagaimana pergaulan anak dengan lingkungan sekitarnya juga harus diperhatikan. Tak ada salahnya anda sebagai orang tua mencari tahu dengan siapa mereka bergaul. Cobalah terbuka dan menjalin komunikasi dengan mereka untuk mengetahui sejauh mana pergaulan mereka.

Kemudian beri arahan yang bijak untuk mengambil sikap yang tepat saat bergaul dengan siapapun, karena teman-teman juga bisa menjadi faktor pendukung mereka dalam melakukan tindakan kejahatan.

3. Lingkungan Sosial

Lingkungan sosial ini mencakup lingkungan yang dimana para remaja itu tinggal, bersekolah dan bergaul. Lingkungan sosial adalah faktor kedua dari pembentukan karakter anak-anak tersebut.

Faktor Internal (Diri Sendiri)

1. Pencarian Jati Diri

Saat memasuki fase pubertas maka anak-anak akan melakukan pencarian jati diri mereka. Dan mereka akan memiliki krisis pembentukan karakter sampai memperoleh hal itu. Pada fase ini peran orang tua dan lingkungan di sekitarnya, juga menjadi faktor pendukung pembentukan karakter mereka. Bila seorang remaja mendapat arahan dan perhatian yang baik, maka mereka akan terhindar dari kenakalan remaja.

2. Pengendalian Diri yang Lemah

Walaupun dari pihak keluarga sudah memberi arahan yang baik dan didikan yang tepat, kadang seorang remaja juga mempunyai kelemahan pada pengendalian dirinya. Mereka belum dapat mengontrol emosi dan rasa penasaran dengan cara yang tepat, sehingga mereka akan mudah terjerumus dalam melakukan kenakalan remaja.

Contoh Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja pada umumnya terjadi di lingkungan sekolah atau luar sekolah. Berikut ini beberapa contoh dari kenakalan remaja :

  1. Berkelahi dengan teman
  2. Membolos sekolah
  3. Melihat atau menonton video dewasa
  4. Pemakaian obat-obatan terlarang
  5. Tawuran
  6. Penipuan
  7. Pencurian
  8. Balapan liar yang dilakukan per kelompok
  9. Dan lain-lain

Cara Mengatasi Kenakalan Remaja

Beri kasih sayang dan perhatian yang cukup untuk anak-anak. Terutama saat mereka memasuki fase pubertas dalam mencari jati dirinya. Berikan mereka keteladanan dan beberapa contoh baik dari orang dewasa yang harus ditiru.

Orang tua juga wajib memberi motivasi yang positif pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak selama mereka melakukan hal-hal yang bermanfaat. Jangan pernah membatasi kreativitas anak, sehingga mereka tidak terlalu terbebani dengan tuntutan dari orang tua. Beri sangsi bila memang diperlukan untuk efek jera karena mereka sudah melakukan kesalahan.

Setiap perbuatan pasti akan memberi dampak pada diri sendiri atau lingkungan sekitar. Sama dengan kenakalan remaja. Jika tindakan yang mereka lakukan masih dalam lingkungan keluarga, maka anak itu akan langsung mendapat arahan yang tepat dari orang tua.

Tetapi bagaimana jika kenakalan remaja itu terjadi di lingkungan sosial? Tentu para pelaku akan merugikan orang lain. Bila kenakalan remaja ini sudah sampai ke taraf berbahaya, maka mereka bisa masuk penjara. Bahkan mereka juga bisa dikucilkan di lingkungan sekitar yang dapat membahayakan mental anak tersebut, di kemudian hari.

Sekian pembahasan serta penjelasan tentang kenakalan remaja yang meliputi pengertiannya, jenis, penyebab dan contohnya lengkap. Semoga artikel ini memberi manfaat bagi anda khususnya para orang tua yang memiliki anak remaja. Dan semoga informasi ini menambah wawasan bagi anda semua.

Baca Juga :