35 Rumah Adat Indonesia : Asal Daerah, Gambar, dan Penjelasan Terlengkapnya

Posted on
35 Rumah Adat Indonesia : Asal Daerah, Gambar, dan Penjelasan Terlengkapnya
5 (100%) 1 vote[s]

35 Rumah Adat Indonesia : Asal Daerah, Gambar, dan Penjelasan Terlengkapnya

Rumah adat Indonesia – Indonesia terkenal akan keanekaragaman budaya, misalnya saja seperti rumah adat. Rumah tradisional tersebut tidak cuma indah dan unik pada segi visualnya saja, namun mempunyai banyak arti. Berikut ini adalah daftar rumah adat Indonesia terlengkap.

1. Rumah Adat Joglo di Provinsi Jawa Tengah

Bentuk arsitek pada rumah ini paling unik dan banyak sarat nilai-nilai kebudayaan dari masyarakat jawanya. Rumah ini dibangun dari kayu jati, sehingga struktur rumah ini lebih tahan lama dan kuat. Bagunan ini pun mempunyai arsitek unik, yakni bentuknya persegi panjang yang beratap tinggi.

2. Rumah Adat Gadang di Provinsi Sumatera Barat

Rumah tradisional minangkabau mempunyai ciri khas yang unik, yakni atapnya berbentuk melengkung dan bagian ujungnya lancip. Alasan bernama rumah gadang sebab rumah ini ukurannya besar. Jumlah kamarnya bergantung jumlah perempuan yang tinggal didalam.

3. Rumah Adat Kebaya di Provinsi DKI Jakarta

Rumah adat pada suku betawi mempunyai ciri khas unik, yakni berbentuk kubus dan terasnya luas untuk menjamu para tamu sekaligus tempat kumpul keluarga. Dari segi arsiteknya bagunan tersebut empunyai makna filosofis yaitu karakter suku betawi dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, kekeluargaan, keharmonisan dan keramahan.

4. Rumah Adat Limas di Provinsi Sumatera Selatan

Sesuai dengan namanya, rumah ini bentuknya limas dan bangunannya bertingkat yang mana masing-masing tingkat ada filosofinya budaya. Tingkatan rumah tersebut mempunyai 5 ruangan sebagai symbol atas 5 jenjang kehidupan masyarakat yakni usia, jenis, bakat, pangkat serta martabat.

5. Rumah Adat Tongkongan di Provinsi Sulawesi Selatan

Rumah ini atasnya berbentuk melengkung menyerupai perahu dan berstruktur rumah panggung yang mempunyai tiang penyangga bulat dengan berdiri sejajar menopang bangunan. Rumah tersebut bercirikan dengan adanya susunan tanduk kerbau pada depan rumahnya menjadi hiasan sebagai penunjuk strata sosial sang pemilik rumah.

6. Rumah Adat Baduy di Provinsi Banten

Rumah ada baduy merupakan rumah panggung dengan hampir semua bagian rumahnya memakai bahan dari bamboo. Sifat kekeluargaannya pada suku ini paling kental dengan pengaruh proses pembangunan rumah adatnya.

7. Rumah Ada Mandar di Provinsi Sulawesi Barat

Rumah adat mandar adalah rumah adat khas di mamuju, Sulawesi barat. Rumah tersebut mempunyai struktur panggung yang bersusun tiang-tiang dari kayu balok yang ukurannya setinggi 2 meter. Dinding rumah tersebut memakai material papan yang secara umum papan ukir ini sesuai dengan motif khas suku mandar.

8. Rumah Adat Honay di Provinsi Papua

Bentuk rumah ini juga unik sebab bentuknya kerucut dan dibangun dengan material alam. Rumah honai dibagi menjadi 3 kategori yakni rymah untuk wanita (ebei), pria (honai) dan kandang hewan maupun babi (wamai). Rumah honai untuk masyarakat papua tidak hanya sebagai tempat tinggal semata, amun menjadi tempat pengajaran kehidupan guna mendidik para pria ataupun wanita.

9. Rumah Panggung Minahasa di Provinsi Sulawesi Utara

Rumah adat tersebut terkenal dengan nama “bale” atau “wale”. Rumah tersebut ditopang sejumlah kayu supaya bisa berdiri kokok serta mempunyai dua tangga di serambi depan. Sesuai dengan filosofi pada masyarakat minahasa, 2 tangga tadi khusus di waktu peminangan. Rumah panggung ini dapat dihuni oleh 6 sampai delapan keluarga.

10. Rumah Adat Bolon di Provinsi Sumatera Utara

Pada jaman dulu, rumah adat ini adalah tempat tinggal oleh 13 raja di sumatera uatara. Rumah tersebut mempunyai sejumlah kekhasan, antara lain bentuknya persegi panjang serta atapnya mirip pelana kuda. Ruangan dalam rumah tersebut dibagi lagi menjadi sejumlah ruangan khusus, yakni ruang tamu serta ruang tempat istri para tamu yang berkunjung.

11. Rumah Adat Krong Bade di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam

Rumah adat krong bade adalah rumah adat NAD yang dikenal dengan nama rumoh aceh. Ciri khas pada rumah ini ialah memiliki tangga didepan rumah yang dipakai menjadi jalan masuk di dalam rumah. Secara umum, rumah tersebut memiliki jumlah ganjil anak tangganya.
Rumah adat krong bade ini memiliki bentuk persegi panjang dengan dibuat memanjang mulai dari arah timur menuju ke barat. Dinding rumahnya berasal dari kayu dan dihiasi lukisan. Atap rumah adat ini terbuat dari sebuah daun rumbia dan lantainya ini terbuat dari sebuah bamboo atau enau.

Baca Juga :   27 Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli dan Pentingnya Ideologi Bagi Suatu Negara

12. Rumah adat Melayu Selaso di Provinsi Riau

Ciri khas rumah adat selaso ini mempunyai kolong atau yang kerap disebut dengan rumah panggung. Terdiri atas sejumlahy tiang dengan bentuk bangunan yang persegi panjang. Selain itu, rumah adat tersebut jatuh kembar memiliki ukiran melayu menyerupai lebah bergayut, pucuk rebung, selembayung dan lain sebagainya. Selaso jatuh kembar ini memiliki makna rumah yangt mempunyai dua selaso yang berarti lantai rumah lebih rendah dibandingkan ruang tengah.

13. Rumah Adat Panjang di Provinsi Jambi

Ciri khas rumah ini ialah berbentuk panjang. Selain itu, rumah adat tersebut mempunyai corak paling khas. Di jambi, rumah adat sendiri hampir saja punah. Masyarakat banyak yang lebih memilih rumah degan arsitek modern dibandingkan dengan rumah panjang tersebut.

14. Rumah Ada Sesat di Provinsi Lampung

Ciri khas pada rumah adat ini berbentuk mirip panggung da nada ornamennya khas di bagian sisi bagunan. Secara umum rumah adat tersebut mempunyai ukuran terbesar, namun di jaman sekarang ukuran rumah adat sesar tidak terlalu besar.

15.Rumah Adat Kalimantan Barat

Selanjutnya adalah rumah adat Kalimantan Barat bernama rumah Adat Panjang. Terdapat tiang di bawahnya sehingga mirip sekali dengan rumah adat panggung. Fungsinya ialah sebagai tempat tinggal, tempat penyimpanan hasil panen dan beternak.

16.Rumah Adat Kalimantan Tengah

Rumah Adat dari Kalimantan tengah adalah rumah adat Betang. Bentuknya mirip rumah adat panjang. Tetapi, pada rumah adat betang ini punya ukuran besar sekali. Panjangnya hingga 150 meter, lebarnya mencapai 30 meter, dan tingginya sampai 5 meter.

17.Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah Adat Lamin merupakan rumah adat provinsi Kalimantan Timur. Termasuk rumah adat khas suku dayak. Bentuknya bergaya panggung, dan terdapat aula sangat besar mencapai 300 meter.

18.Rumah Adat Kalimantan Selatan

Berikutnya adalah rumah adat Bubungan Tinggi yang berasal dari provinsi Kalimantan Selatan. Termasuk rumah adat asli suku banjar. Bentuk rumah adat ini dibagi 2 bagian, pada bagian depan berupa teras kecil yang tingginya lebih rendah. Tetapi bagian belakangnya ialah aula yang bentuk segi empat.

19.Rumah Adat Kalimantan Utara

Rumah Adat Kalimantan Utara bernama rumah adat Baloy. Rumah ini termasuk hasil arsitektur asli dari suku tidung. Teras rumah ini menjorok ke depan, dengan bagian tengahnya berbentuk persegi panjang mengarah ke samping. Gaya rumah ini berbentuk panggung, dinding dan lantainya dari bahan kayu.

20. Rumah Adat Sumatera Utara

Dari Sumatra Utara ada Rumah Adat Pewaris. Rumah ini milik suku Minahasa di provinsi Sumatra Utara. Warna rumah ini keemasan, sehingga berkesan elegan dan sangat kuat.

21.Rumah Adat Sulawesi Tengah

Rumah Adat Tambi dari Sulawesi Tengah. Pendirian rumah tersebut ada di atas Batu serta alas rumahnya merupakan balok kayu. Ukurannya sangat kecil cuma 7 meter dengan lebar 3 meter saja. Uniknya, rumah ini tak ada dinding, jadi, sesudah alas, maka diatasnya ialah atap. Jadi, bila masuk ke dalam rumah sulit untuk berdiri yang mengharuskan masuk pada kondisi membungkuk.

22.Rumah Adat Sulawesi Tenggara

Berikutnya ialah rumah Adat Buton dari Sulawesi Tenggara. Rumah ini punya empat lantai dari susunan kayu. Pembangunanya dengan cara mengaitkan satu kayu dan lainnya dan tak memakai paku sama sekali.

23. Rumah Adat Jawa Barat

Rumah Adat Sunda berupa rumah panggung dari provinsi Jawa Barat. Lantai yang tak menyentuh tanah mengakibatkan rumah ini disebut dengan rumah panggung. Kegunaanya untuk menyimpan hewan atau alat pertanian. Kadang rumah ini juga digunakan untuk penyimpanan hasil panen yang lalu.

24.Rumah Adat Gorontalo

Provinsi Gorontalo juga punya rumah Adat Dulohupa. Ciri khasnya ialah atapnya tampak unik dan punya arsitektur khas. Rumah ini dijadikan untuk tempat tinggal masyarakat Gorontalo.

25.Rumah Adat Maluku

Provinsi Maluku juga punya rumah adat Baileo. Bentuknya yang indah digunakan untuk acara penting dan penyimpanan barang-barang suci khususnya di Maluku. Tiang rumah ini berbahan kayu, dan atapnya dari genteng seperti pada umumnya.

26.Rumah Adat Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat juga punya rumah Adat Dalam Loka. Pemilik rumah ini ialah suku sasak di NTB tersebut. Kegunaan rumah adat ini dipakai oleh ketua adat ataupun petinggi masyarakat Nusa Tenggara Barat.

27.Rumah Adat Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur juga punya rumah Adat Musalaki. Rumah ini terbuat dari ilalang, dan beratap tinggi menjulang ke atas. Rumah ini dipakai oleh petinggi daerah tersebut, misalnya ketua adat dan para petinggi lainnya.

28. Rumah Adat Yogyakarta

Bentuk rumah Adat Bangsal Kencono seperti rumah adat joglo. Yakni ada tiang tiang tapi tak ada dinding pada bangunannya. Yang membedakan ialah atapnya, pada rumah adat bagsal kencono punya atap lebih kompleks.asal rumah adat ini dari Yogyakarta. Di zaman dahulu digunakan para raja dan petingginya.

29.Rumah Adat Bali Angkul-Angkul

Bali memiliki rumah adat Angkul-angkul. Bentuk rumah ini berupa gapura yang beratap. Ada juga tempat sesaji pada bagian kanan dan kirinya. Kegunaanya ialah untuk beribadah dan dijadikan pintu masuk. Jadi, setiap pagar rumah mereka terdapat rumah adat angkul-angkul.

30.Rumah Adat Bali Aling-Aling

Bagi masyarakat Bali beragama Hindu juga memiliki Rumah Adat Aling-aling. Umumnya rumah ini ada di depan rumah sebagai tempat aktivitas mereka yakni mengukir patung, menerima tamu dan bersantai. Konon katanya terdapat pagar pembatas yang berguna mengusir hawa negatif serta mendatangkan hawa yang positif.

31.Rumah Adat Bali Bale Gede

Sementara untuk masyarakat kelas atas di Bali punya Rumah Adat Bale Gede. Fungsinya sebagai tempat ibadah umat hindu. Disini ada umat yang beribadah secara bergerombol. Ada sejumlah tiang penyangga. Dengan tiga sisi tak ada dinding kemudian satu sisinya terdapat dinding. Dinding itulah arah umat hindu ketika melakukan ibadah, di dekat dinding juga diberikan banyak sekali sesaji.

32.Rumah Adat Bali Bale Tiang Sanga

Di Bali juga ada Rumah Adat Bale Tiang Sanga. Fungsinya untuk menyambut tamu, dan biasanya ada dibarat rumah utama yang ruangannya lebih bagus sebab untuk penyambutan tamu mereka.

33.Rumah Adat Bali Jineng

Bagi para petani di Bali, juga punya rumah adat Jineng. Fungsinya sebagai penyimpan gabah belum kering atau sudah kering. Umumnya rumah ini juga dinamakan dengan klumpu. Dinding rumah ini juga dibuat dari bahan kayu. Sementara atapnya dibuat dari ilalang disusun sangat rapi dan tak tembus panas atau hujan sekalipun.

34.Rumah Adat Madura

Madura juga punya rumah Adat Tanean Lanjhang. Tampilannya sangat sederhana namun ada beberapa bagian diantaranya bagian depan serta bagian belakang. Bagian depannya berupa teras rumah dan sisi kanan kirinya terdapat dinding. Sementara bagian belakangnya berupa ruanganan sangat besar.

35.Rumah Adat Bali

Provinsi Bali juga memiliki rumah Adat Gampura Candi Bentar. Pada rumah adat tersebut bentuknya seperti gapura ataupun pintu masuk. Ada ukiran dan patung yang mempunyai arti sangat dalam untuk masyarakat Bali.
Umumnya rumah adat ini disebut juga dengan pamerajan ataupun pura. Sehingga fungsinya digunakan beribadah untu masyarakat Bali.

Itulah berbagai daftar yang kami rangkum dalam artikel rumah adat Indonesia. Secara tidak langsung, kita sadar bahwa dari sabang sampai merauke terdapat banyak rumah adat yang berbeda-beda dan memiliki keunikan sendiri. Sebagai warga Indonesia kita patut bangga dengan kekayaan di Negara kita ini. Semoga bermanfaat!

Baca juga: