Jaringan Kolenkim Dan Sklerenkim – Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Gambarnya Lengkap

Posted on
Jaringan Kolenkim Dan Sklerenkim – Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Gambarnya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Jaringan Kolenkim Dan Sklerenkim – Pengertian, Ciri, Fungsi Dan Gambarnya Lengkap

Kolenkim – Jaringan penguat atau sering disebut juga dengan jaringan penyokong, merupakan salah satu jaringan penyusun tumbuhan yang fungsinya adalah untuk memperkuat atau menyokong tubuh, sehingga bisa berdiri dengan tegak. Berdasarkan bentuk dan juga sifatnya jaringan penguat ini dibedakan menjadi dua macam yaitu jaringan kolenkim dan sklerenkim. Berikut penjelasan lengkapnya.

Jaringan Kolenkim Dan Sklerenkim

Jaringan Kolenkim

Fungsi dari jaringan kolenkim ini adalah sebagai jaringan penguat khususnya pada beberapa organ tumbuhan yang masih aktif, yang mengadakan pertumbuhan serta perkembangannya. Jaringan kolenkim juga tersusun dari beberapa sel hidup dan berbentuk memanjang, dan pada umumnya mempunyai dinding penebalan yang tak teratur. Penebalan dinding ini khususnya terjadi di beberapa sudut dan terdiri dari bahan selulosa yang tebal. Jaringan kolenkim hanya mempunyai dinding primer yang lunak dan lentur, dan tidak berlignin. Isi selnya bisa mengandung tanim dan kloropas. Kolenkim juga bisa ditemui pada batang, daun, bunga, dan buah. Di bagian akar yang terkena sinar matahari juga bisa dijumpai kolenkim.

Ciri Jaringan Kolenkim

  1. Selnya berbentuk memanjang dan sejajar dengan pusat organ yang ditempatinya.
  2. Dinding selnya tidak mengandung lignin, tetapi mengandung pektin, selulosa, dan hemiselulosa.
  3. Beberapa sel kolenkim mempunyai kloroplas sehingga bisa berfungsi untuk menunjang fotosintesis.
  4. Di dinding sel kolenkim biasanya akan mengalami penebalan setempat.

Macam-Macam Jaringan Kolenkim

Berdasarkan pada bentuk dan letaknya, jaringan kolenkim ini bisa dibedakan menjadi empat macam yaitu kolenkim angular, kolenkim lamellar, kolenkim annular, dan kolenkim lakunar.

  1. Kolenkim angular (sudut) merupakan jaringan kolenkim yang mengalami penebalan di beberapa bagian sudutnya. Jaringan kolenkim ini bisa ditemukan pada daun, contohnya tanaman daun seledri.
  2. Kolenkim lamellar (tangensial) adalah jaringan kolenkim yang mengalami penebalan di bagian dinding sel, yang tangensial atau yang menjalar saja. Jaringan ini juga menopang kekuatan lapisan luar pada struktur tanaman misanya pada batang dan daun.
  3. Kolenkim annular adalah jaringan kolenkim yang bagian dinding selnya menebal dengan rata. Macam jaringan kolenkim yang satu ini adalah jenis jaringan yang terbilang langka. Kita hanya bisa menjumpainya di daun wortel, dan beberapa jenis tanaman yang merambat.
  4. Kolenkim lakunar (lacunate) adalah jaringan kolenkim yang mengalami penebalan di bagian permukaan ruang antar selnya.
Baca Juga :   AMDAL : Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Manfaat Beserta Definisinya

Jaringan Skelerenkim

Adalah jaringan penguat dengan dinding sekunder yang tebal karena mengandung zat lignin. Jaringan skelerenkim ini hanya dijumpai pada organ tumbuhan yang tak lagi mengadakan pertumbuhan dan juga perkembangan.

Jaringan skelerenkim ini terdiri dari serabut sklerenkim (serat sklerenkim) dan sklereid (sel batu). Serabut skelerenkim mempunyai bentuk yang panjang, ramping dan juga terdapat di dalam bentuk untaian atau lingkaran. Serabut skelerenkim bisa ditemukan pada serat rami, Agave, dan Hibiscus sabdariffa. Sedangkan sklereid yang ukurannya lebih pendek di semua bagian tumbuhan khususnya kulit kayu, pembuluh tapis, dan biji. Di bagian tempurung kepalanya hampir seluruhnya terdiri dari skelereid. Sel batu pada buah bisa memberi ciri khas contohnya struktur yang berpasir pada bagian kulit buah dan daging buah pir, atau butiran yang berpasir di bagian daging buah jambu biji.

Fungsi jaringan skelerenkim ini adalah sebagai penguat bagian tumbuhan yang sudah dewasa dan sebagai pelindung di bagian-bagian atau organ lunak yang ada di dalamnya. Contohnya tempurung kelapa, kulit biji jarak, dan buah kenari.

Sekian pembahasan tentang jaringan kolenkim, yang meliputi pengertian, ciri, macam dan jaringan sklerenkim. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam mendalami bagian-bagian pada tumbuhan.

Baca Juga :