Integritas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Ciri-ciri, dan Manfaatnya Terlengkap 

Posted on
Integritas : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Ciri-ciri, dan Manfaatnya Terlengkap 
5 (100%) 1 vote

Pengertian Integritas, Tujuan, Fungsi, Ciri-ciri, dan Manfaatnya

Integritas – Di zaman yang maju saat ini masyarakat berbondong-bondong mengejar kenikmatan dan kesuksesan. Kesuksesan sering dinilai dari seberapa banyak seseorang memiliki uang dan kekayaan yang dikantonginya. Namun, hal tersebut salah dalam pengartiannya, bahwa kesuksesan yang sebenarnya yaitu kesuksesan harus diiringi dengan integritas. Karena kesuksesan tanpa didampingi oleh integritas merupakan kesuksesan yang gagal.

Pengertian Integritas

Integritas itu sendiri merupakan suatu sikap yang harus dimiliki seseorang untuk dapat mengambil keputusan dan bertindak sesuai dengan aturan dan moral. Setiap orang harus memiliki integritas atau berintegritas agar memiliki keteguhan hati dan konsisten dalam menjunjung tnggi nilai luhur keyakinan. Ketika seseorang memiliki integritas maka, akan dapat memberikan kesan yang baik di hadapan semua orang dan terutama di hadapan sang pencipta. Ketika seseorang tidak memiliki integritas yang baik maka akan berpengaruh bagi diri sendiri dan nama baik keluarga.

Apabila seseorang sudah memiliki integritas yang baik, maka hal selanjutnya yang harus mereka lakukan yaitu menjaga integritas tersebut. Menjaga integritas terkadang harus memerlukan pengorbanan, misalnya pengorbanan waktu dan tenaga. Seiring berjalannya waktu, integritas pada diri seseorang akan terus terbangun, karena tergantung dari setiap keputusan yang diambil ketika mengalami problema kehidupan. Ketika seseorang yang memiliki integritas baik, maka mereka akan dipercaya dan diberikan tanggung jawab untuk memimpin atau mengelola sesuatu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), integritas yaitu mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang dapat memancarkan kewibawaan atau kejujuran. Pengertian lain dari integritas adalah keteguhan atau konsistensi yang tidak dapat tergoyahkan dalam menjunjung nilai keyakinan dan prinsiip. Atau integritas merupakan suatu kepribadian yang dimiliki seseorang agar bertindak secara konsisten dan menyeluruh atau utuh, baik dalam perkataan atau perbuatan, sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik.

1. Pengertian Integritas Menurut Para Ahli

Dibawah ini pengertian integritas menurut beberapa ahli, yaitu:

Henry Cloud

Integritas merupakan sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan dan kefektifan seseorang sebagai manusia untuk menjalankan fungsinya sesuai dengan apa yang telah dirancang sebelumnya.

Ippho Santoso

Menurut Ippho Santoso, integritas merupakan suatu keadaan menyatunya fikiran, perkataan, dan perbuatan untuk melahirkan reputasi dan kepercayaan.

Andreas Harefa

Integritas yaitu suatu kunci kehidupan yang dapat diamati secara langsung, menunjukkan kejujuran, memenuhi komitmen, dan melakukan sesuatu dengan konsisten.

Baca Juga :   40 Pengertian Hukum Menurut Para Ahli Beserta Definisinya Lengkap

2. Tujuan Integritas

Integritas sangat diperlukan untuk sekaarang dan masa mendatang, karena agar dapat mencapai tujuan atau sasaran dalam kehidupannya. Tujuan dari integritas, yaitu:

  1. Integritas sangat penting untuk meraih keberhasilan atau kesuksesan
  2. Integritas dapat menjadikan seseorang mampu sebagai pemimpin atau yang dipimpin. Karena hanya seseorang berintegritas yang mempunyai kepribadian yang berkualitas dan dapat atau mampu belajar dari orang lain.
  3. Mampu memberikan seseorang kepercayaan, atau orang tersebut dapat dipercaya ketika mengemban suatu amanat.
  4. Integritas dapat melahirkan prestasi dan reputasi yang baik. Hal ini dikarenakan mereka mempunyai polapikir, perkataan serta tindakan secara konsisten.

3. Fungsi Integritas

Secara umum fungsi integritas ada dua, yaitu:

Fungsi Kognitif

Fungsi kognitif dari integritas meliputi kecerdasan moral dan wawasan diri termasuk pengetahuan dan refleksi diri. Atau dapat disimpulkan bahwa fungsi kognitif yaitu untuk menjaga dan memelihara moral seseorang untuk mendorong agar memiliki pengetahuan yang lebih luas.

Fungsi Afektif

Fungsi afektif integritas meliputi hati nurani dan harga diri. Maka dari itu fungsi ini untuk menjaga hati nurani manusia agar tetap memiliki perasaan sebagai manusia.

4. Ciri-ciri Integritas

Ketika seseorang sudah memiliki integritas, maka akan diketahui sebagai berikut ciri-cirinya:

  1. Mempunyai komitmen yang teguh dan bertanggung jawab
  2. Apabila memiliki janji selalu ditepati
  3. Tidak plin plan dalam mengambil keputusan
  4. Jujur dan transparan
  5. Apa yang dikatakan sesuai dengan apa yang dikerjakan
  6. Menghargai waktu
  7. Menjaga prinsip dan nilai-nilai yang telah diyakininya.

5. Manfaat Integritas

Beberapa manfaat dari integritas, yaitu:

Manfaat secara fisik

Seseorang yang berintegritas akan merasakan manfaat pada fisiknya, yaitu selalu merasa sehat dan senang dalam melakukan kegiatannya.

Manfaat secara intelektual

Seseorang yang berintegritas pada umumnya mampu mengoptimalkan pengetahuan dan dapat memaksimalkan kemampuan otak.

Manfaat secara emosional

Seseorang yang berintegritas secara emosional memiliki motivasi, solidaritas tinggi, simpati, empati, kesadaran diri, dan kestabilan emosi khususnya pada saat interaksi kerja.

Manfaat secara spiritual

Manfaat ini menjadikan seseorang lebih bijaksana dalam menilai sesuatu hal, misalnya pengalaman hidup yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan, kegagalan maupun kesuksesan.

Manfaat secara sosial

Seseorang yang memiliki integritas dapat membuatnya mudah dalam menjalin hubungan atau berinteraksi dengan orang lain atau dalam menjalin hubungan kerja sama dengan masyarakat. Misalnya mampu menyelesaikan tugas atau kegiatan yang membutuhkan kekompakan atau gotong royong.

Nah, itulah penjelasan mengenai Integritas, yang meliputi pengertian, tujuan, fungsi, ciri-ciri, dan manfaatnya. Integritas sangat penting bagi setiap orang, bagi anak-anak maupun orang dewasa untuk dapat melakukan suatu tindakan sesuai dengan nilai-nilai dan etika yang baik.

Agar dapat mengemban amanat, jujur dan dapat dipercaya oleh semua orang. Serta dapat membangun suatu kehidupan saat ini yang membutuhkan seorang pemimpin untuk dapat menuju kehidupan yang lebih baik kedepannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi referensi bagi semua kalangan.

Baca juga: