Gaya Gesek – Pengertian, Rumus Dan Contoh Soalnya Lengkap

Posted on
Gaya Gesek – Pengertian, Rumus Dan Contoh Soalnya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Gaya Gesek – Pengertian, Rumus Dan Contoh Soalnya Lengkap

Gaya Gesek – Seorang pengendara sepeda melakukan pengereman sehingga ia sempat berhenti. Atau setelah lama dipakai, penghapus karet akan mengecil dan akan habis. Mengapa hal itu bisa terjadi? Kondisi itu terjadi akibat adanya gaya gesek. Secara definisi gaya gesek adalah sebuah gaya yang bekerja diantara dua permukaan benda yang saling bersentuhan, atau bersinggungan. Di dalam bahasa Inggris gaya gesek dikenal dengan Friction Force sehingga simbol untuk gaya gesek adalah F.

Gaya Gesek

Arah gaya gesek berlawanan dengan arah pada gerak benda. Sehingga mempunyai nilai yang negatif. Hal itu menjadi simbol bahwa arah gaya berlawanan dengan arah pada gerak benda. Besarnya gaya dinyatakan dalam satuan Newton.

Besar atau kecilnya gaya gesek bergantung pada permukaan yang dimiliki dari kedua benda tersebut. semakin kasar permukaan kedua benda maka akan semakin besar gaya geseknya. Kondisi yang sebaliknya terjadi, yaitu semakin licin permukaan diantara kedua benda maka akan semakin kecil gaya geseknya.

Keuntungan/Manfaat Dari Gaya Gesek

  1. Ban kendaraan pada sepeda motor, sepeda atau mobil dibuat dengan beralur untuk memperbesar gaya gesek ban, dengan jalan supaya laju kendaraan bisa dikendalikan.
  2. Gesekan udara dengan parasut dimanfaatkan oleh penerjun payung supaya bisa sampai di daratan dengan selamat.
  3. Pemanfaatan pada sistem pengereman pada kendaraan.

Walaupun mempunyai keuntungan tapi gaya gesek juga memiliki kelemahan/kerugian.

Kerugian Gaya Gesek

  1. Ban pada kendaraan akan menjadi halus sehingga harus diganti secara berkala.
  2. Gesekan diantara bagian mesin kendaraan akan mengakibatkan mesin menjadi aus. Dan perlu mengganti mesin yang rusak.
  3. Gesekan juga bisa menyebabkan luka lecet di bagian badan saat kita terjatuh.

Gaya gesek dibedakan menjadi dua jenis, kedua jenis gaya tersebut yaitu  gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis.

Gaya Gesek Statis

Adalah gaya gesek yang terjadi pada benda selama benda itu diam. Artinya bila kita mendorong sebuah benda, lalu benda itu tidak bergerak sama sekali maka benda itu memiliki gaya gesek yang lebih besar dibanding gaya yang diberikan atau gaya kerja.

Baca Juga :   Cara Penyerbukan Bunga Vanili : Ciri - Ciri Terlengkap Beserta Penjelasannya

Contoh lain dari gaya statis adalah benda yang diletakkan di bidang miring tetapi tetap diam. Simbol untuk gaya statis ini adalah Gaya Gesek

Supaya benda bisa bergerak maka gaya luar minimum yang dibutuhkan untuk menggerakkan benda adalah sama dengan besar dari gaya gesek statis maksimalnya. Jadi besar gaya minimal yang dipakai adalah membuat benda menjadi bergerak adalah sebagai berikut :

Gaya Gesek

Keterangan :

Gaya Gesek = gaya gesek statis (N)

Gaya Gesek = koefisien gaya gesek statis

N = gaya normal, satuannya newton (N)

Gaya yang bekerja pada benda ketika benda diam sampai tepat bergerak adalah gaya gerak statis.

Gaya Gesek Kinetis

Adalah gaya gesek pada saat benda itu bergerak. Gaya gesek kinetis disimbolkan dengan Gaya Gesek

Dengan adanya gaya gesek kinetis maka akan memungkinkan benda yang bergerak akan berhenti. Bila tak ada gaya gesek kinetis, maka tak ada gaya yang memperlambat gerak benda, sehingga benda yang bergerak tidak bisa berhenti.

Koefisien pada gaya gesek kinetis dinotasikan dengan Gaya Gesek  . dan biasanya nilai koefisien pada gesek kinetis selalu lebih kecil dari koefisien pada gesek statis, dalam material yang sama. Persamaan gaya gesek kinetis diberikan persamaan sebagai berikut :

Gaya Gesek

Keterangan:

Gaya Gesek = gaya gesek kinetis (N)

Gaya Gesek = koefisien gaya gesek kinetis

N = gaya normal, satuannya newton (N)

Contoh Soal Dan Pembahasan

Contoh Soal Gaya Gesek

Sebuah balok 20 kg diam di atas lantai datar. Koefisien gesekan statis Gaya Gesek = 0,4 dan koefisien gesekan kinetis Gaya Gesek = 0,3. Balok tersebut ditarik dengan gaya sebesar 60 N dan membentuk sudut 60o terhadap arah mendatar. Gaya gesek yang bekerja pada balok adalah ….

  1. Gaya Gesek = 68 N
  2. Gaya Gesek = 34 N
  3. Gaya Gesek = 17 N
  4. Gaya Gesek = 68 N
  5. Gaya Gesek = 34 N

Pembahasan:

Berdasarkan ilustrasi pada soal, dapat diperoleh gambar seperti di bawah.

Gaya Gesek

Gaya-gaya yang bekerja pada benda diperlihatkan pada gambar di atas.

Pada sumbu vertikal tidak ada gerak, sehingga,

Gaya Gesek

Menghitung Gaya Normal

Gaya Gesek

Gaya Gesek Statis

Gaya Gesek

Gaya Tarik Arah Horizontal

Gaya Gesek

Karena F < Gaya Gesek maka benda masih dalam keadaan diam. Oleh karena itu gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek statis sebesar Gaya Gesek = 68 N.

Jawaban: A

Sekian pembahasan tentang materi gaya gesek yang lengkap. Semoga dapat dipahami dan dipelajari kembali. Dan semoga dapat memudahkan anda dalam menyelesaikan soal gaya gesek.

Baca Juga :