Fungsi Lembaga keluarga : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tujuan, Peranan dan Tahap Perkembangannya

Posted on
Fungsi Lembaga keluarga : Pengertian, Ciri, Fungsi, Tujuan, Peranan dan Tahap Perkembangannya
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian, Fungsi, Ciri, Fungsi, Tujuan, Peranan dan Tahap Perkembangan Lembaga keluarga

Fungsi Lembaga keluarga – merupakan salah satu dari bermacam lembaga sosial. Peran lembaga keluarga amatlah penting bagi keluarga. Untuk lebih detailnya tentang lembaga keluarga, maka simaklah ulasan mengenai pengertian lembaga keluarga, fungsi lembaga keluarga serta tahap tahap dari perkembangan lembaga keluarga.

Pengertian Lembaga Keluarga

Lembaga keluarga adalah unit sosial paling kecil dalam masyarakat yang terdiri atas ayah, ibu serta anak anaknya. Di dalam sebuah lembaga keluarga, hubungan antar anggota keluarga diatur sehingga masing masing anggota keluarga ini memiliki peran dan fungsi masing masing. Sebuah keluarga terbentuk berasal dari perkawinan sah menurut agama, adat serta pemerintah.

Ciri Lembaga Keluarga

Beberapa ciri tersebut diantaranya :

  • Termasuk sebuah unit sosial yang bentuknya dari adanya hubungan darah, adopsi dan ikatan perkawinan.
  • Termasuk suatu lingkung yang terdiri atas anggota keluarga yang hidup pada satu atap/ rumah tangga.
  • Termasuk satuan sosial yang berinteraksi dan berkomunikasi guna menciptakan peran masing masing keluarga.

Fungsi Lembaga Keluarga

  1. Fungsi reproduksi
    Didalam keluarga, anak anak adalah wujud dari cinta kasih serta tanggung jawab dari suami istri yang akan meneruskan keturunannya. Keluarga mempunyai fungsi reproduksi berarti dari pernikahan harapannya akan memberikan keturunan.
  2. Fungsi proteksi
    Ada fungsi proteksi yakni memperoleh rasa ketentraman serta keterlindungan baik dengan psikologis ataupun fisik. Jika dalam keluarga ada rasa aman, maka proses sosial keluarga bisa berjalan harmonis.
  3. Fungsi ekonomi
    Secara umum ayah adalah kepala keluarga dan sebagai tulang punggung. Tetapi, tidak menutup kemungkinan pula ibu menafkahi untuk membantu perekonomian keluarga. Kerjasama baik antara ibu dan ayah dalam mengelola pendapatan maka membuat keluara bisa memfungsikan ekonomi dengan efektif dan efisien.
  4. Fungsi sosialisasi
    Dalam lingkungan keluarga, maka anak mulai dilatih serta mengenalkan cara cara hidup dengan orang lain. Anak diajak mengenal lingkungan secara luas jadi ketika nanti seorang anak siap dilepas maka ia sudah berbekal untuk hidup bermesyarakat. Anak akan diperkenalkan orangtaunya tentang norma-norma dalam masyarakat seperti norma agama, kesopanan, hukum, kesusilaan dan nilai sosial misalna kemanusiaan, keagamaan, dan keindahan.
  5. Fungsi afeksi
    Keluarga diharapkan dapat memberikan kehangatan perasaan di setiap anggotak keluarga missalnya ayah yang selalu membrikan kasih sayang dan perhatiannya pada anak yang telah memperoleh masalah disekolah.
  6. Fungsi pengawasan sosial
    Pada dasarnya keluarga ada saling mengawasi antar anggotanya dan kadang sering dilakukan oleh anggota lebih tua. Hal tersebut menjadi rasa tanggung jawab mereka di dalam menjaga nama baik dalam keluarga.
  7. Fungsi pemberian status
    Lewat lembaga perkawinan tersebut, maka seseorang akan memperoleh status maupun kedudukan baru dimasyarakat yakni menjadi suami dan istri. Fungsi status suami menjadi pemimpin rumah tangganya, sementara istri fungsinya menjadi pendamping suami untuk menjaga keutuhan maupun keharmonisan dalam keluarganya.
  8. Keluarga haruslah dapat memberikan sebuah ketenangan, kenyamanan jiwa serta suasaa damai di dalam keluarganya. Tidak perlu selalu mengadakan pesta dan rekreasi yang ada diluar rumah, namun lebih pada rekreasi yang dapat dirasakan serta dihayati oleh seluruh anggota keluarga, yang jah dari pertentangan dan keributan.
  9. Fungsi pengendalian sosial
    Keluarga pun mempunyai fungsi menjadi tempat pengendalian sosial untuk anggotak keluarganya. Keluarga dapat menjalani usaha preventif maupun upaya dalam pencegahan pada anggota keluarganya guna tidak menjalani sebuah perilaku yang menyimpang terhadap norma norma yang berlaku pada masyarakat.
Baca Juga :   Aplikasi : Pengertian, Sejarah, Ciri, Jenis, dan Fungsinya Terlengkap

Tujuan Lembaga Keluarga

Didirikannya lembaga keluarga tentunya keluarga memiliki tujuannya, yakni sebagai berikut :

  • Tujuannya guna mendirikan syariat allah di dalam segala sesuatu masalah rumah tangga
  • Tujuannya untuk mewujudkan sebuah ketentraman serta ketenangan psikologis dalam keluarga
  • Tujuannya untuk terwujudnya sunnah rasulullah saw yakni dengan cara melahirkan anak anak yang shaleh serta shaleha, jadi umat manusia ini akan merasa bangga dengan hadirnya kita di dunia ini.
  • Tujuannya untuk terpenuhinya suatu kebutuhan serta cinta kasih pada anak anak
  • Tujuannya guna menjaga fitrah anak agar anak tidak akan melakukan sebuah penyimpangan penyimpangan

Peranan Lembaga Keluarga

Keluarga memiliki peranan peranan khusus. Peranan peranan ini yakni berikut ini :

  • Keluarga berperan menjadi pelindung untuk pribadi pribadi sebagai anggota, yang mana ketentraman serta ketertiban didapatkan dalam wadah itu.
  • Keluarga ialah unit sosial ekonomis yang dengan materill terpenuhinya kebutuhan hidup para anggotanya.
  • Keluarga menumbuhkan dasar dasar untuk kaidah kaidah pergaulan hidup.
  • Keluarga merupakan wadah yang mana manusia terjadi suatu proses sosialisasi awal, yaitu suatu proses yang mana manusia akan mempelajari serta mematuhi sebuah kaidah kaidah serta nila nilai yang sudah berlaku dalam masyarakat.

Dari sejumlah peranan ini, maka nyatalah betapa pentingnya sebuah keluarga khususnya untuk perkembangan kepribadian seseorang. Gangguan dalam pertumbuhan kepribadian seseorang ini mungkin dikarenakan pecahnya dari kehidupan keluarga secara mental maupun fisik.
Di indonesia sendiri peranan keluarga ini sangatlah utama di wilayah kota kota. Di lingkungan pedesaan ini sangat sulit, sehingga menutup diri pada pengaruh kota, maka peranan yang sulit ini akan menutup diri pada pengaruh kota, sehingga peranan keluarga ini pun semakin penting. Semula keluarga luas memang lebih berperan.

Tahap Tahap Perkembangan Keluarga

Tahap tahapnya mencakup :

  1. Tahap persiapan/ pre-nuptual
  2. Tahap perkawinan/ nuptial stage
  3. Tahap pemeliharaan anak/ child rearing stage
  4. Tahap keluarga dewasa/ maturity stage

Itulah pembahasan lengkap mengenai fungsi lembaga keluarga. Jadi, penting sekali sebuah keluarga bagi kita semua. Sebab dengan lembaga keluarga inilah yang nantinya dapat membentuk kepribadian setiap anggota keluarga yang baik untuk masa depannya kelak. Semoga bermanfaat.

Baca juga: