4 Fungsi Kantung Udara Serangga : Pengertian Beserta Penjelasannya Lengkap

Posted on
4 Fungsi Kantung Udara Serangga : Pengertian Beserta Penjelasannya Lengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Fungsi Kantung Udara Serangga Paling Lengkap

Fungsi kantung udara serangga paling lengkap – semua jenis hewan memerlukan oksigen untuk kebutuhan tubuhnya, begitu pula serangga. Tetapi, sistem pernapasan serangga ini berhubungan dengan organ yang bekerja dan mekanisme pernapasan atau respirasinya pada serangga pasti berbeda dengan hewan lainnya. Pernapasan pada serangga disebut dengan istilah trakea serta sejumlah alat bantu pernapasan lain yang fungsinya mengedarkan oksigen menuju ke seluruh tubuh.

Bagian Tubuh Serangga

Beberapa organ atau bagian tubuh serangga yang masuk dalam sistem pernapasan serangga, diantaranya :

1. Spirakel

Spirakel ialah bagian dari rangka eksternal. ada sepasang bagian dada dan sejumlah segmen di abdomen seranggs, tetapi tidak seluruhnya segmen serangga ini ada spirakelnya. Fungsi dari spirakel ialah menjadi lubang aliran masuk keluarnya oksigen dan karbon dioksida. Spirakel bisa dilengkapi oleh rambut halus yang fungsinya untuk menyaring udara.

2. Trakea

Trakea adalah saluran mirip tabung atau pembuluh yang menghubungkan dengan spirakel. Struktur trakea ini kokoh, sebab tersusun dari zat kitin. Saluran tersebut bercabang cabang melalui berbagai bagain pada tubuh serangga. Fungsi trakea ialah menjadi saluran tempat dari mengalirnya gas yang kaya akan oksigen dari luar menuju seluruh tubuh dan menjadi saluran unruk mengalirkan CO2 menuju seluruh tubuh. trakea bisa dipengaruhi taenidia, yang bisa membantu trakea dengan sifat lenturnya guna proses selama pernapasan.

3. Trakeolus

Trakeolus ialah percabangan trakea yang mempunyai struktur tipis. Fungsinya bagian ini sama dengan kapiler darah yang ada di kelompok vertebrata. Strukturnya ini halus da nada cairannya serta ini dapat terhubung langsung dengan sel sel tubuh supaya difusi maupun pertukaran dari oksigen bersama karbon dioksida bisa terjadi secara mudah sehingga sel sel dapat terpenuhi dengan kebutuhan oksigen.

4. Kantong udara

Kantong udara bentuknya mirip balon dan yang menghubungkan dengan trakea, yakni semacam alat tambahan pada pernapasan. Kantong inilah yang bisa meningkatkan efesiensi dari proses respirasi dengan menyediakan permukaan luas guna melakukan pertukaran gas serta menjaga suplay udara.

Pada saat abdomen bergerak mirip ketika memompa, maka kantong udara ini akan mengembang kempis sehingga meningkatkan volume udara yang akan berpindah selama respires. Bagian inilah yang sangat penting untuk kebanyak serangga aktif maupun yang ukurannya besar sebab dapat membantu mereka bernapas waktu akan bergerak terbang.

Nah, oleh sebab itu pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang fungsi kantung udara serangga paling lengkap. Berikut simak ulasannya dibawah ini :

Fungsi Kantung Udara Serangga

Serangga ialah hewan arthoropoda dengan jenis yang banyak sekali. Sehingga bila dibicarakan tentu hal ini akan meluas pembahasannya. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kita hanya akan membatasi seputar serangga yang mempunyai katung udara saja yang menjadi sistem pernapasan serangga pada umumnya.

Baca Juga :   Adaptasi Morfologi Pada Hewan : Pengertian, Tingkah Laku dan Contohnya

Ada sejumlah serangga yang mempunyai trakea berukuran besar dan bagian pangkalnya membentuk kantung udara. Fungsi dari kantung udara ini lain dengan fungsi spirakel pada serangga, sebab biasanya dimiliki jenis serangga yang ukurannya besar serta hidup dalam air.

Kantung udara pada serangga sangat berperan penting bagi pernapasan serangga. Apabila kantung ini tidak ada, maka serangga tidak bisa bergerak secara aktif serta serangga akan susah untuk emmperoleh oksigen yang diperlukan bagi tubuh guna kelangsungan hidupnya.

Untuk serangga yang ukurannya besar, sangat membutuhkan kontraksi otot untuk menjaga suplay darah yang masuk kedalam tubuh. agar pertukaran dari udara dapat berjalan dengan lancar, maka ketika otot tubuh serangga ini berkontraksi, kantong udara ini akan mengembang dan mengempis.

Pada saat serangga istirahat, maka oksigen yang dibutuhkan guna bernapas tidak emmbutuhkan terlalu banya. Lain halnya apabila serangga ini sedang terbang maupun sedang aktif dalam bergerak, maka kebutuhan akan oksigen pun menjadi jauh lebih banyak. Ketika serangga akan menggerakkan sayap mereka, tentu ia akan mengeluarkan tenaga yang banyak sehingga kantung udara juga menjadi mengembang dan mengempis. Hal ini bertujuan untuk menjadi ketersediaan dari udara ketika serangga sedang berterbang.

Kantung udara mempunyai fungsi menyimpan udara yang dibutuhkan serfangga ketika serangga ada di dalam air. Jadi serangga meskipun ada di dalam air maka ia masih dapat ernapas menggunakan bantukan kantung udara tersebut.

Misalnya seperti pada jenis serangga kepik noyonecta sp yang mempunyai kantung udara di bagian permukaan ventral di organ yang serupa dengan rambut. Ketika ia menyelam, oksigen yang ada di dalam kantung udara ini akan dipindahkan menuju ke sel sel pernapasan lewat sistem trakea.

Fungsi lainnya pada kantung udara serangga ini adalah untuk memperbesar maupun memperkecil dari berat tubuh serangga ketika ada di dalam air. Selain itu, pun kantung udara fungsinya untuk menyimpan cadangan makanan berbentuk madu yang ada dalam sejumlah serangga yang mencari makanan caranya dengan mengisap madu tersebut.

Serangga atau dikenal dengan nama insect ini tergolong dalam filum arthropoda yang termasuk dalam bagian keloompok invertebrate sebab dari salah satu cirinya ialah tidak bertulang belakang. Ciri khas pada kelompok insect ini selain tidak memiliki tulang belakang juga memiliki tubuh serta kaki yang beruas ruas maupun bersendir sendi.

Itulah sejumlah fungsi kantung udara serangga paling lengkap. Jadi, pada bagian kantong udara inilah yang sangat berperan penting untuk kebanyakan jenis serangga aktif maupun yang ukurannya besar. Sebab hal ini bisa membantu mereka saat bernapas ketika melakukan pergerakan terbang diudara. Semoga bermanfaat.

Baca juga: