Etika Bisnis: Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Contohnya Terlengkap

Posted on
Etika Bisnis: Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote[s]

Pengertian Etika Bisnis, Tujuan, Prinsip dan Contohnya

Etika bisnis – Dalam dunia bisnis, etika meruapakan sangat diperlukan dalam mengelola dan menjalankan sebuah bisnis. Dengan etika yang baik, maka otomatis bisnis akan menjadi lebih mudah berkembang. Lalu apa itu sih etika bisnis? Etika bisnis adalah cara melakukan kegiatan bisnis yang meliputi seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, lalu perusahaan, serta masyarakat.

A. PENGERTIAN ETIKA BISNIS

Pengertian bisnis menurut beberapa ahli:

1. Hill dan Jones

Etika bisnis adalah suatu ajaran guna membedakan antara salah dan benar. Yang mana hal tersebut bisa memberikan pembekalan pada setiap pemimpin perusahaan saat mempertimbangkan sebuah pengambilan keputusan strategis yang terkait masalah moral yang kompleks.

2. Velasques

Studi yang dikhususkan tentang moral yang benar dan juga salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral yang sebagaimana dilakukan dalam kebijakan, institusi, dan juga perilaku bisnis.

3. Yosephus

Etika Bisnis secara hakiki adalah Applied Ethics (etika terapan). Di sini, etika bisnis menjadi wilayah penerapan prinsip-prinsip moral secara umum pada wilayah tindakan manusia di bidang ekonomi, khususnya bisnis. Jadi, secara hakiki sasarannya etika bisnis ialah perilaku moral pebisnis dengan berkegiatan ekonomi

4. Steade Et Al

Etika bisnis ialah standar etika yang berhubungan dengan tujuan serta cara membuat keputusan bisnis.

B. TUJUAN ETIKA BISNIS

Etika bisnis ini sangat dibutuhkan bagi semua pengusaha baru ataupun pengusaha yang sudah lama dalam terjun di dunia bisnis. Tujuan dari etika bisnis untuk pengusaha ialah untuk mendorong kesadaran moral dan juga memberikan batasan – batasan untuk para pengusaha ataupun para pelaku bisnis dalam menjalankan good business dan juga tidak melakukan monkey business ataupun dirty business. Yang mana, hal itu bisa merugikan banyak belah pihak yang terkait.

Dengan etika bisnis, bagi para pelaku bisnis mempunyai aturan yang bisa mengarahkan mereka dalam mewujudkan citranya dan manajemen bisnis yang baik, jadi bisa diikuti oleh seluruh orang yang mempercayai bahwa bisnis tersebut mempunyai etika yang baik.

Mempunyai etika bisnis juga bisa menghindari citra buruk seperti penipuan, dan cara kotor serta licik. Bisnis yang mempunyai etika baik biasanya tidak akan pernah dapat merugikan bisnis lain, tidak melanggar sebuah aturan hukum yang berlaku, dan tidak membuat suasana yang tidak kondusif kepada saingan bisnisnya, serta mempunyai izin usaha yang sah.

Baca Juga :   Laporan Keuangan : Pengertian, Macam dan Kegunaanya Lengkap

C. PRINSIP ETIKA BISNIS

1. Berprinsip Otonomi

Etika pertama yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku bisnis ialah berprinsip otonomi. Maksudnya ialah setiap pelaku usaha secara mandiri bebas menentukan bidang bisnis yang diinginkannya yang tentu sesuai dengan kemampuan serta visi misinya.

2. Berprinsip Kejujuran

Bisnis ialah sebuah cara untuk mendapatkan uang yang sering dikenal buruk sebab tak jarang harus memperdaya saingannya yang lain agar bisa mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Walaupun dalam sejumlah pengertian bisnis yang diungkapkan dari para ahli tidak menyebutkan tapi harus selalu memegang teguh dengan prinsip kejujuran, namun tidak adanya prinsip ini, pedagang dapat lepas kontrol jadi justru memperdaya konsumennya.

3. Memegang Keadilan

Bisnis menurut dari para ahli juga tidak menyebutkan akan suatu hal mengenai tujuan dari berbisnis. Pada dasarnya tujuan dari bisnis yang paling utama tentu saja berguna mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Akan tetapi, dalam mencari keuntungan ini, kalian juga harus bersikap adil pada semuanya, baik dengan pembeli ataupun karyawannya.

D. CONTOH ETIKA BISNIS

1. Menyebutkan Nama

Pengusaha yang mengerti akan etika bisnis, biasanya selalu menyebutkan nama secara lengkap saat bertemu dengan orang baru. Hal ini merupakan penting dilakukan untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki etika yang baik. Namun, bila nama kamu terlalu panjang untuk diucapkan, kamu dapat menyingkatnya sedikit.

2. Berdiri Saat Berkenalan

Selain menunjukkan kesopanan, saat berdiri memperkenalkan diri juga mempertegas kehadiran kamu. Tetapi, jika kondisinya tidak memungkinkan untuk kamu berdiri, maka kamu dapat sedikit membungkuk. Dengan begitu, rekan bisnis akan senang melihat bahwa kamu bahwa kamu adalah orang mempunyai nilai positif dan juga memiliki citra baik.

3. Ucapkan Terima Kasih

Ketika kamu menghadiri suatu acara bisnis jangan pernah melupakan untuk mengucapkan terima kasih, seperti “terima kasih kamu sudah datang”. Tetapi, jangan pernah ucapkan kata tersebut dengan berlebihan. Mengucapkan terima kasih secara berlebih, rekan kerja akan memandang bahwa kamu sangat membutuhkan bantuan dari mereka. Dan setelah pertemuan tersebut selesai, ada baiknya bila mengirimkan pesan dengan mengucapkan terima kasih melalui email.

4. Bayar Tagihan saat Mengundang

Terkadang sebuah pertemuan bisnis dilakukan saat di luar kantor, misalnya di sebuah kafe, restoran, dan lain lainnya. Sebagai tuan rumah yang sudah mengundang pertemuan, ada baiknya untuk membayar tagihan tersebut. Bila rekan bisnis menolak sebab alasan dia laki-laki dan kamu perempuan, kamu tetap harus membayarnya dan harus katakan bahwa perusahaan akan menggantinya.

Itulah pembahasan tentang pengertian, tujuan, prinsip serta contoh etika bisnis yang wajib dimiliki. Dengan memiliki etika bisnis yang baik, maka perusahaan akan memiliki daya saing yang tinggi pula sampai memiliki kemampuan dalam menciptakan nilai. Untuk menciptakan nilai etika bisnis, kamu harus memulainya dengan perencanaan yang strategis, lalu organisasi yang baik, dan juga sistem prosedur yang transparan. Selain itu dalam etika bisnis, perusahaan juga harus mempunyai laporan keuangan yang tepat.

Tanpa adanya sebuah laporan keuangan, perusahaan tidak akan mendapat perkembangan dengan mudah. Jurnal ialah software akuntansi online yang bisa membantu kalian untuk menyiapkan laporan keuangan secara instan. Dengan Jurnal, kalian juga bisa mengelola keuangan di mana pun dan kapanpun, serta dapat memonitornya secara realtime.

Baca juga: