3 Contoh Buku Harian (Diary) dan Cara Membuatnya Dengan Benar

3 Contoh Buku Harian (Diary) dan Cara Membuatnya Dengan Benar
Rate this post

Contoh Buku Harian (Diary) dan Cara Membuatnya

Contoh Buku Harian dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi ada banyak sekali pengalaman maupun kejadian yang kamu alami. Pengalaman yang kamu alami tentu beragam. Dari mulai pengalaman yang menyenangkan, membosankan, menggelikan, mengecewakan atau mengharukan.

Seluruh peristiwa maupun pengalaman tersebut bisa kamu tuangkan dalam catatan bernama buku harian.

Pengertian Buku Harian

Sebenarnya buku harian merupakan catatan pribadi yang didalamnya berisi tentang peristiwa dan pengalaman seseorang yang sifatnya sangat rahasia yang gaya penulisannya bebas atau tidak mengikat.

Selain itu, isi dalam buku harian tersebut juga bisa tentang curahan berbagai bentuk rasa & pengalaman yang telah dialaminya. Baik perasaan sedih, marah, senang, cinta dan masih banyak lagi. Karena catatan ini bersifat bebas, jadi orang lain tidak boleh mambaca buku harian milik orang lain tanpa seijin yang memiliki buku harian tersebut.

Contoh Buku Harian (Diary) dan cara Membuatnya dengan Benar

Manfaat Menulis Buku Harian

Ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu ambil dari menulis buku harian. Manfaat yang akan kamu dapatkan seperti:

  • Sebagai pengingat peristiwa ataupun pengalaman pribadi seseorang.
  • Buku harian juga bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi agar kedepannya lebih baik lagi.
  • Dengan mencatat pengalaman pribadi di buku harian, akan membuat kamu tahu apa saja kegagalan yang kamu dapatkan. Sehingga untuk kedepannya kamu akan berusaha agar kegagalan tidak kamu alami lagi.
  • Buku harian juga bisa membuat penulisnya merasa lega karena semua yang dirasakannya telah ditulis pada buku harian meskipun tidak diketahui orang lain.

Cara Menulis Buku Harian Yang Baik

Buku harian adalah catatan pribadi dan bukan untuk konsumsi umum. Sehingga tidak ada aturan baku dalam penulisan buku harian ini. Jadi setiap orang yang mau menulis buku harian ini bebas menentukan gaya bahasa & bentuk buku harian mereka masing masing. Meskipun begitu, ada tips tips yang bisa kamu jadikan acuan jika kamu ingin menulis buku harian. Khususnya untuk anda yang masih baru ingin menulis buku harian.

Dalam penulisan buku harian tidak perlu menggunakan kalimat yang baku. Jadi kamu bisa menulis dengan bahasa gaul atau bahasa harian kamu. Selain itu, buku harian juga sering ditulis dengan kalimat ekspresif dan spontan keluar dari perasaan yang dalam ataupun fikiran seseorang.

Langkah-Langkah Menulis Buku Harian

Dalam menulis buku harian, minimal kamu harus mencantumkan beberapa hal seperti tempat, peristiwa ataupun pengalaman, waktu, dan perasaan yang kamu alami.

Contoh Buku Harian

Contoh pertama

Jakarta, 29 April 2017

Diary

Hari ini aku bete banget sama seseorang. Tahu gak, ternyata dia itu sombong banget orangnya. Bayangin aja, udah baik baik aku sapa dan kasih senyuman, tapi dianya malah cuek aja. Dan lebih parahnya lagi dia pura pura gak denger dan nylonong gitu aja.

Diary

Ternyata masih ada ya orang sombong kayak gitu. Apa susah bersikap ramah sama orang lain? Kayaknya gak susah deh. Kan Cuma senyum kemudian pura pura baik atau gimana gitu. Mungkin dia gak perlu teman kali jadi dia cuek dan gak peduli dengan orang lain.

Diary ….

Pokoknya males aku nyapa dia lagi. Daripada dicuekin lagi dan gak dianggep, lebih baik diem aja kalo ketemu dia lagi. Biar aja dia gak ada temen. Toh temen kayak gitu mana ada yang mau. Bete deh jadinya.

 

Contoh kedua

Jakarta, 1 Mei 2015

Hari ini tersedia perihal lucu dan memalukan yang saya alami. Pokoknya saya nggak bakal pernah lupa bersama dengan perihal itu.

Ceritanya begini, tadi sore saya diajak mama pergi belanja ke mall. Banyak banget barang yang mesti dibeli, paman dan tante kan besok Minggu senang datang. Setelah hampir 2 jam berbelanja, saya merasa raih dan merasa lapar. Aku pun mengajak Mama ke KFC pernah untuk makan. “Ma, ayo kita ke KFC dulu! Udah lapar nih,” ajakku sambil berjalan. Tetapi Mama menjawab, “Sebentar, sayang. Sebentar ya!”

Karena saya telah kelaparan, tangan mama pun saya tarik sambil berkata, “Pokoknya kita makan dulu!” Aku mendengar suara Mama berkata, “Sayang, kamu senang ke mana?” Tapi saya cuek aja, yang penting makan. Tapi, kenapa suara mama terdengar makin jauh ya? Karena penasaran, saya menoleh ke belakang. Oh My God! Betapa kagetnya saya sebab orang yang saya tarik ternyata bukan mama. Aduh, rasanya saya malu banget lebih-lebih orang-orang memandang saya sambil menahan senyum.

Mama yang memandang tingkahku termasuk tertawa sambil menghampiriku.” Makanya, jika senang narik-narik itu memandang dulu. Jangan asal tarik aja. Memangnya kamu senang ganti mama baru ya?” ledek Mama kepadaku. Aku pun hanya tersenyum sambil menahan malu. Ya, ampun! Gara-gara kelaparan, malu deh aku.

Contoh ketiga

Bogor, Kamis, 7 Mei 2015

Hari ini saya bertemu teman lama. Senang banget deh rasanya, soalnya telah lama saya tidak mendengar kabar perihal dia.

 

Bogor, Jumat, 8 Mei 2015

Hore! Hari ini ulanganku paling tinggi di kelas. Nggak sia-sia deh semalam belajar.

 

Bogor, Sabtu, 9 Mei 2015

Capai banget hari ini. Banyak tugas yang perlu dikerjakan.

 

Bogor, Ahad, 10 Mei 2015

Hari mengisi amat membosankan. Tidak tersedia hal-hal menarik yang berlangsung hari ini.

 

Bogor, Senin, 11 Mei 2015

Aduh! Hari ini saya dihukum dikarenakan terlambat masuk sekolah. Karena amat asyik nonton TV semalam, saya bangun kesiangan.

 

Bogor, Selasa, 12 Mei 2015

Hari ini saya pulang sekolah lebih awal, soalnya tersedia rapat guru di sekolah. Senang deh!

 

Bogor, Rabu, 13 Mei 2015

Asyik! Hari ini saya dan teman-teman pergi ke kebun binatang.

Itulah beberapa contoh buku harian yang bisa kamu jadikan referensi jika kamu bingung ingin nulis buku harian. Selamat mencoba.

Baca Juga : 

3 Contoh Buku Harian (Diary) dan Cara Membuatnya Dengan Benar | saranailmu | 4.5
Shares