Ciri Ciri Sitem Pemerintahan Parlementer : Pengertian, Kelebihan dan Negara Yang Menganutnya

Posted on
Rate this post

Ciri Ciri Sitem Pemerintahan Parlementer : Pengertian, Kelebihan dan Negara Yang Menganutnya

Ciri ciri sitem pemerintahan parlementer – Sebuah negara berdaulat pastinya mempunyai sistem yang berjalan baik di negaranya. Jadi, dengan sistem inilah maka sebuah negara bisa menjalankan kegiatannya secara baik dan seimbang. Pada kali ini penulis akan membahas tentang ciri ciri sistem pemerintahan perlementer.

Pengertian Sistem Pemerintahan

Berdasarkan pendapat dari wikepedia, sistem pemerintahan ini merupakan sebuah tatanan utuh yang terdiri dari beragam komponen dengan bekerja saling berkaitan serta berpengaruh dalam mencapai sebuah tujuan serta fungsi pemerintahan.

Dalam hal tersebut, sistem pemerintahan memiliki peran menjaga kstabilan sebuah negara. Penerapan sistem pemerintahan suatu negara harusnya bisa menjaga keharmonisan masyarakat, melindungi hak minoritas serta tidak selalu memanjakan kaum mayoritas, melindungi sistem politik, sosial, ekonomi serta beragam aspek kenegaraan.
Sistem pemerintahan memiliki landasan kuat dalam melaksanakan segala kegiatan kegiatan dengan sesuai pada kepentingan masyarakat. Akan tetapi bila sistem pemerintahan yang telah diterapkan pada sebuah negara merupakan sistem statis serta merugikan sakyat, maka terjadi sejumlah gerakan seperatis atau perpecahan dalam negara itu sendiri. Jadi harusnya sistem pemerintahan ini diberlakukan negara perlu disesuaikan kepentingan serta kehendak rakyat.

Sistem parlementer ialah sistem pemerintahan yang mana parlemen memiliki peranan paling ppenting di suatu pemerintahan. Parlemen memiliki wewenang sangat vital pada hal tersebut misalnya mengankat perdana menteri, selain tersebut parlemen pun bisa melengserkan perdana menteri caranya dengan mengeluarkan mosi. Sistem parlemen berbeda jauh dengan sistem presidensil yang mana di negara menggunakan sistem pemerintahan parlemen bisa memiliki presiden serta perdana yang mana presiden hanya menjadi simbol pemimpin negara, dengan menjalankan serta memimpin segala kegiatan pemerintahan yang tetap perdana menteri.

Ciri Ciri Sistem Pemerintahan Parlementer

Untuk lebih memudahkan kalian dalam memahami sistem pemerintahan parlemen maka perhatikan ciri ciri berikut ini :

  1. Sistem pemerintahan parlementer ini di pimpin oleh perdana menteri menjadi kepala pemerintahan serta seorang presiden menjadi kepala negara.
  2. Pengangkatan raja menjadi kepala negara diseleksi oleh UUD yang berlaku di negara itu. Sementara pengangkatan perdana menteri ini menjadi kepala pemerintahan ditunjuk oleh badan legislatif.
  3. Perdana menteri memiliki kekuasaan serta hak istimewa atau hak prerogatif guna mengangkat ataupun memberhentikan memberhentikan menteri menterinya, baik secara yang memimpin departemen ataupun non departemen.
  4. Menteri menteri hanya bertanggung jawab atas kekuasaan legislatif.
  5. Kekuasaan eksekutif bertanggung jawab atas badan legislatif. Semua keputusan serta kebijakan kebijakan dari pemerintahan eksekutif akan di pertanggung jawabkan di hadapan legislatif.
  6. Kekuasaan eksekif bisa dijatuhkan oleh badan legislatif, bila sudahh terbukti eksekutif ini tak menjalankan tugasnya secara baik.
  7. Masa jabatan seorang raja ini seumur hiudp serta ditetapkan berdasarkan turun menurun.
  8. Terbentuknya kabinert ini berasal dari perdana manteru serta menteri menurut kekuatan politik parlemen.
Baca Juga :   Pencemaran Tanah : Pengertian, Penyebab, Dampak serta Pencegahannya Terlengkap

Kelebihan Serta Kekuranga Sistem Pemerintahan Parlementer

Sebuah sistem pemerintahan dianut oleh sebuah negara memang memiliki kelebihan serta kekurangannya masing – masing, seperti itulah sebuah sistem. Sistem parlementer memang banyak yang diunggulkan sebab respon maupun tanggapannya dengan menyangkut dari kebijakan kebijakan publik.

Sejumlah aspirasi yang berdatangan dari publik ini akan segera di proses jadi pewujudan maupun keinginan publik bisa segera dijalankan. Sistem parlemen selalu mengedepankan kinerja serta kualitas kabinet jadi sejumlah masalah dalam pemerintahan dapat segera teratasi. Selain tersebut, sistem pemerintahan parlemen pun memiliki sejumlah kekurangan, untuk itu kalian pahami sejumlah kelebihan serta kekurangan dari sistem parlemen berikut ini :

1. Kelebihan sistem pemerintahan parlementer

  • Sistem pemerintahan parlementer saat menetapkan sejumlah kebijakan pemerintahan cenderung cepat.
  • Masa jabatan eksekutif ini tak tentu, sebab bisa dilengserkan kapan saja bila terbukti tak bekerja secara baik.
  • Kabinet bisa mengendalikan parlemen. Hal tersebut dialami bila para anggotanya kabinet ialah anggota parlemen serta asalnya dari partai mayoritas. Sebab pengaruh mereka ini yang besar di parlemen serta partai, anggota kabinet bisa menguasai parlemen.
  • Parlemen sebagai ajang untuk menciptakan sejumlah kader yang nantinya akan meneruskan sebagai kekuasaan eksekutif. Kader yang sudah berpengalaman nantinya akan paling mudah untuk memperoleh dukungan saat maju sebagai kepala pemerintahan.

Negara Yang Menganut Pada Sistem Pemerintahan Parlementer

Adapun untuk negara yang menganut dalam sistem pemerintahan parlementer diantaranya :

  1. Benua afrika
  2. Botswana
  3. Ethiopia
  4. Libya
  5. Mauritus
  6. South africa
  7. Benua amerika
  8. Antigua ada barbuda
  9. The banamas
  10. Bilize
  11. Barbados
  12. Jamaica
  13. Canada
  14. Benua asia
  15. Saint kitts and nevis
  16. Trinidah and tobago
  17. Saint lucia
  18. Bangadesh
  19. Iraq
  20. Iran
  21. Cambodia
  22. Bhutan
  23. Israel
  24. Japan
  25. Lebanon
  26. Kuwait
  27. Mongolia
  28. Malaysia
  29. Nepal
    Dan masih banyak lagi lainnya.

Dalam sistem pemerintahan tersebut sebuah parlemen memiliki kekuasaan guna mengangkat maupun melantik perdana menteri. Selain tersebut sistem pemerintahan pun memiliki kewenangan saat mengangkat maupun menjatuhkan keududukan serta menjatuhkan perdana menteri.

Hal ini berbeda dari sistem pemerintah presidensil seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa sistem pmerintahan ini dipimpin oleh seorang presiden sebagai kepala negaranya atau kepala pemerintahnya.

Demikianlah ciri ciri sistem pemerintahan parlementer. Jadi, sistem parlemen ini mempunyai beberapa karakteristik sebagai panutan dalam berpolitik. Beberapa diantaranya sistem parlemen ini dikepalai atau dipimpin oleh seorang presiden untuk menjadi kepala negara. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa membantu kalian dalam memahami negara dan sistemnya. Terima kasih.

Baca juga: