Badan Usaha : Pengertian, Bentuk dan Jenis Jenis Badan Usaha di Indonesia

Posted on
Badan Usaha : Pengertian, Bentuk dan Jenis Jenis Badan Usaha di Indonesia
5 (100%) 1 vote

Pengertian, Bentuk dan Jenis Jenis Badan Usaha di Indonesia

Badan usaha merupakan salah satu badan yang banyak kita temukan di kehidupan kita. Ketika akan mendirikan sebuah bisnis, kamu wajib menentukan seperti apa jenis badan usahanya. Apakah korporasi, CV, PT, atukah firma. Penentuan badan usaha merupakan peraturan resmi oleh pemerintah dalam hal administrasi Negara. Hal ini akan mempermudah pemerintah dalam menentukan pajak serta membantu legilitas perijinan pembangunan usaha. Selain itu, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pengertian Badan Usaha dan Perusahaan

Taukah kamu bahwa badan usaha dan perusahaan itu berbeda? Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu.
Badan usaha bisa didefinisikan sebagai suatu kesatuan yuridis (hukum) dan ekonomis yang bertujuan mendapatkan laba atau memberikan pelayanan pada masyarakat. Alasan disebut yuridis, sebab untuk mendirikan suatu badan usaha terdsapat sejumlah aspek yang harus dipenuhi, misalnya mempunyai surat izin usaha dan akta notaris. Dan disebut ekonomis, karena waktu mendirikan badan usaha harus ada beberapa faktor produksi yang bisa digabungkan untuk tercapainya sebuah tujuan. Sehingga, dengan adanya kesatuan yuridis dan ekonomis itulah badan usaha dapat tercapai sesuai tujuan yang diinginkan.

Sedangkan perusahaan bisa didefinisikan sebagai suatu faktor produksi yang menjalankan kegiatan produksi sehingga menghasilkan barang dan jasa.

Perusahaan merupakan suatu alat dari badan usaha dalam mencapai tujuannya. Karena perusahaan menjadi faktor/alat, maka setiap badan usaha bisa mempunyai lebih dari satu perusahaan. Seperti, sebuah badan usaha Pertamina yang berpusat di Jakarta mempunyai sejumlah perusahaan minyak yang beroprasi di daerah Kalimantan, Aceh dan Irian Jaya.

Badan usaha ini berdiri dengan tujuan mendapatkan laba atau memberikan pelayanan pada masyarakat. Misalnya badan usaha yang bertujuan mendapatkan laba adalah PT Indofood dan PT Krakatau Steel. Contoh badan uaha yang memberikan pelayanan pada masyarakat adalah PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api), sekarang PJKA berganti menjadi PT Kereta Api Indonesia.

Dari pembahasan diatas, bisa disimpulkan bahwa perbedaannya adalah kalau perusahaan itu menghasilkan barang dan jasa sedangkan badan usaha menghasilkan untung/rugi.

Jenis dan Bentuk Badan Usaha di Indonesia

Selanjutnya, kita akan membahas apa saja jenis dan bentuk badan usaha yang ada di Indonesia.

1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Badan usaha milik Negara ialah badan usaha yang mana modalnya dipegang pemerintah dan berasal dari kekayaan Negara.
Berikut bentuk-bentuk badan usaha milik Negara :

a. Perjan

Perjan merupakan bentuk BUMN yang mana seluruh modalnya dikuasai dan berasal dari pemerintah. Misalnya, PT. KAI

b. Perum

Perum adalah bentuk BUMN yang berasal dari Perjan. Perum dikelola pemerintah yang pekerjaannya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Bentuk BUMN ini selalu mengalami kerugian, jadi pemerintah menjual beberapa sahamnya ke publik dan statusnya menjadi Persero.

Baca Juga :   9 Siklus Akuntansi Perusahaan dan Tahapan Lengkapnya

c. Persero

Persero merupakan badan usaha yang dikelola oleh Negara. Tujuannya yaitu memberikan layanan kepada masyarakat, sekaligus mencari laba juga. Dengan begitu, persero tidak mengalami kerugian.

Contoh BUMN ini adalah :

  • PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  • PT. Jasa Raharja (Persero)
  • PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  • PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)
  • PT. Asuransi Kredit Indonesia (Persero)
  • PT. Adhi Karya (Persero)
  • PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  • Dan masih banyak contoh lainnya yang bisa dilihat melalui situs resmi BUMN

2. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Badan usaha milik swasta ialah badan usaha yang mana semua modalnya bersumber dari pihak swasta, baik dari pihak swasata dalam negeri ataupun pihak swasta asing.
Beberapa bentuk dari badan usaha milik swasta :

a. Perseroan Terbatas (PT)

PT merupakan badan usaha yang terdiri atas persekutuan modal dan didirikan berdasarkan perjanjian. Modal dasar seutuhnya terbagi pada saham yang sudah memenuhi syarat berdasarkan yang ditetapkan dalam undang-undang.
Ada sejumlah jenis PT yang nantinya mempunyai regulasi dan karakteristik yang berbeda.

Adapun PT tersebut ialah:

  • Terbuka (PT Tbk)
  • Tertutup (PT biasa)
  • Penanaman modal dalam negeri (PT PMDN)
  • Penanaman modal asing (PT PMA)
  • PT persero

PT ini mempunyai kelebihan yaitu kewajiban yang terbatas. Sedangkan kerugiannya hanya pada modal yang disetorkan, tapi bukan hutang-hutang perusahaan.

b. Perusahaan Perserorangan

Kekayaan perusahaan berasal dari harta pribadi dan harta perusahaan. Jadi disebut perusahaan perorangan, dimana ia bertanggung jawab penuh atas kegiatan usahanya serta resiko yang diambil.

Perusahaan ini memiliki kelebihan antara lain : kebebasan bergerak, bebas pajak perusahaan, akan tetapi pajak dibebankan kepada pemilik saja. Selain itu, perusahaan berkuasa penuh dibidang usaha dengan kerahasiaan yang terjamin serta cepat dalam proses pengambilan keputusan.

Dalam hal ini kamu harus terbiasa dengan adanya sejumlah keterbatasan keuangan, manajerial, karyawan terbatas, dan tidak bisa tender.

c. Firma (Fa)

Firma adalah persekutuan antara dua orang atau lebih atas nama bersama. Peran tanggungjawab masing-masing anggota tidak terbatas dan mempunyai kwajiban yang sama, termasuk dalam hutang perusahaan.

Kelebihan firma yaitu tingginya penguasaan keuntungan walaupun harus dibagi sekutunya.selain itu, minimalnya penindakan dalam aspek hukum.

Akan tetapi, badan usaha ini rentan terhadap konflik, karena pembagian keuntungan dan strategi dalam bisnis.

d. CV (Commanditaire Vennootschap)

CV adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau bisa lebih. Dalam CV ada yang disebut sekutu aktif (yang menjalankan usaha) dan sekutu pasif (yang memberikan modal).
Badan usaha ini hak dan statusnya hampir sama dengan PT, akan tetapi tanggungan pajaknya tidak sebesar PT. Selain itu, adanya pemisah kekayaan dan sekutu, serta manajemen yang jauh lebih baik.
Kekurangannya bidang usaha terbatas, sekutu pasif menjadi sekutu aktif, dan menjadi tanggungjawab pribadi.

e. Koperasi

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang dan tergabung secara sukarela atas dasar persamaan kewajiban dan hak. Keuntungan kegiatan koperasi akan dibagi rata kesemua anggotanya.

Seperti itu pembahasan mengenai badan usaha. Semoga bermanfaat.

Baca juga: