Akibat Perang Dunia II Dalam Berbagai Bidang (Rohani, Politik, Sosial, Ekonomi dan Organisasi)

Posted on
Akibat Perang Dunia II Dalam Berbagai Bidang (Rohani, Politik, Sosial, Ekonomi dan Organisasi)
5 (100%) 1 vote[s]

Akibat Perang Dunia II Dalam Bidang Rohani, Politik, Sosial, Ekonomi dan Organisasi

Akibat Perang Dunia II – Impian dari semua orang yang ada di dunia ini adalah sebuah kedamaian dan kesejahteraan. Untuk dapat mewujudkan itu di perlukan suatu kepedulian dan kesadaran untuk dapat bergabung dan berjuang bersama.

Tetapi pada umumnya sifat manusia adalah dendam, keserakahan, amarah dan kebencian. Sehingga membuat semua impian dan cita-cita untuk dapat hidup dengan damai sangat sulit untuk di wujudkan. Bahkan sampai saat ini masih ada yang berusaha mengambil alih daerah kekuasaan dengan segala cara.

Cara yang di tempuh beragam dan peperangan pun tidak dapat di hindari lagi. Terjadinya peperangan tidak hanya merugikan pihak tertentu, melainkan juga merugikan semua pihak. Akan tetapi bagi pasukan yang ikut berperang dan juga rakyat yang tidak bersalah. Peperangan terdahsyat dunia kembali terjadi hingga 2 kali dan akibat yang di hasilkan dari peperangan ini sangat banyak sekali bagi dunia.

Perang yang terjadi itu lebih dikenal dengan perang dunia ke II. Perang tersebut terjadi dan berlangsung pada tahun 1939 sampai 1945. Akibat perang dunia II sangat mempengaruhi 5 bidang yaitu Bidang Kerohanian, Bidang Politik, Bidang Sosial , Bidang Ekonomi dan Bidang Organisasi Internasional.
Untuk dapat lebih jelasnya akan di jabarkan sebagai berikut:

Akibat Perang Dunia II

1. Bidang Kerohanian

Setiap manusia yang ada di dunia ini menginginkan sebuah perdamaian. Upaya yang di lakukan untuk mencapai kedamaian itu sendiri dengan membentuk suatu lembaga perdamaian. Untuk dapat menghentikan penderitaan yang tak kunjung selesai, maka penduduk dunia menginginkan adanya lembaga yang dapat menjaga perdamaian dunia yang setelah Liga Bangsa-Bangsa telah dibubarkan. Perdamaian dunia di harapkan terwujud setelah di dirikannya UNO atau United Nations Organization atau yang sering di sebut dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

2. Bidang politik

Akibat perang dunia II di bidang politik yang berlangsung sebagai berikut:

1. Amerika Serikat dan Rusia merupakan pemenang dari perang dunia II dan selanjutnya negara tersebut menjadi negara adikuasa atau raksasa.

2. Terbentuknya Persekutuan politik baru. Sehingga menciptakan keseimbangan kekuatan dan mengakibatkan negara-negara besar berusaha kembali membentuk persekutuan-persekutuan baru yang didasarkan atas kepentingan keamanan bersama, seperti NATO (North Atlantic Treaty Organization), MEDO (Middle Eastern Defence Organization), SEATO, dan Pakta Warsawa.

3. Nasionalisme yang ada di Asia mulai berkobar dan menimbulkan negara-negara merdeka seperti negara Indonesia (17 Agustus 1945), India dan Pakistan Dominion (15 Agustus 1947), Birma (4 Januari 1948), Filipina (4 Juli 1946), India merdeka penuh (26 Januari 1950), dan Ceylon Dominion (4 Februari 1948).

Baca Juga :   Kinerja Keuangan : Pengertian, Pengukuran, Analisis, dan Penilaian Terlengkap

4. Terjadi persaingan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet untuk menjadi negara yang paling berpengaruh dan berkuasa di dunia dan menjadi perang dingin.

5. Munculnya politik yang dapat memecah belah negara yaitu:

  • Jerman menjadi dua bagian, Jerman Barat dan Jerman Timur.
  • India menjadi dua bagian, India dan Pakistan.
  • Indo-Cina menjadi 3 bagian, Laos, Indo-Cina, dan Kamboja.
  • Korea menjadi dua bagian, Korea Utara dan Korea Selatan.

3. Bidang Sosial

Perang Dunia II rupanya juga menimbulkan pengaruh yang sangat besar dalam bidang sosial. Akibat Perang Dunia II dalam bidang sosial antara lain sebagai berikut :

1. Kedudukan golongan cerdik pandai (para ilmuwan) semakin kuat.

2. Muncul badan-badan sosial untuk menolong umat manusia yang menjadi korban perang, misalnya UNRRA (United Nations Relief Rehabilitation Administrations) yang bernaung di bawah PBB. Tugas UNRRA :

  • Mengerjakan kembali tanah yang rusak.
  • Mendirikan rumah sakit.
  • Mengurus pengungsi dan menyatukan dengan keluarganya.
  • Memberi makan kepda orang-orang yang terlantar.

3. UNRRA merupakan satuan dari PBB yang dibubarkan, karena tugas untuk memberikan bantuan pembangunan kembali negara Eropa, ternyata telah dilaksanakan oleh European Reconstructions Plan atau yang dikenal dengan Marshall Plan

4. Bidang Ekonomi

Perang Dunia II juga memberikan pengaruh yang kuat terhadap keadaan ekonomi dunia. Akibat Perang Dunia II dalam bidang ekonomi adalah sebagai berikut :

Perekonomian dunia rusak, kecuali Amerika Serikat. Dengan demikian, Amerika Serikat tampil sebagai negara kreditur utama bagi Negara-negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, dibuatlah beberapa program untuk menyalurkan bantuan berupa kredit, seperti:

  • Marshall Plan, dibentuk untuk memberikan bantuan ekonomi dan militer untuk membangun kembali Eropa. Program tersebut telah disetujui dalam acara konfrensi Paris 1947 dan pemberian bantuan ini diakhiri pada tahun 1951. Sejak tahun 1951 maka Amerika Serikat lebih mengutamakan konsolidasi pertahanan terhadap kemungkinan meluasnya paham komunis.
  • Truman Doctrine adalah suatu kebijakan untuk membantu negara Yunani dan Turki secara khusus. Hal ini bertujuan untuk membendung kedua negara itu dari pengaruh komunis dan Uni Soviet, serta memerangi pemberontakan yang dilancarkan gerilyawan-gerilyawan komunis dalam negeri.
  • Point Four Truman, bertujuan memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada negara-negara yang masih terbelakang.
  • Colombo Plan merupakan program kerja sama pembangunan ekonomi dan kebudayaan di Asia Pasifik yang dibentuk di Inggris.

5. Dalam bidang organisasi internasional

Karena manusia semakin menyadari kekejaman akibat perang, maka semakin menginginkan perdamaian. Untuk itu didirikan PBB (United Nations Organization) pada tahun 1945. Selain itu, juga telah lahir sebuah gerakan non blok pada tahun 1961.

Sekianlah penjelasan mengenai Akibat Perang Dunia II yang telah di jelaskan . Perang dunia II merupakan tragedi perang yang sangat merugikan bagi negara dunia dan juga para penduduk yang telah ikut terlibat. Semoga bermanfaat.

Baca juga: