Adjektiva : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya Terlengkap

Posted on
Adjektiva : Pengertian, Ciri, Jenis dan Contohnya Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Pengertian Adjektiva, Ciri, Jenis dan Contohnya

Adjektiva – kata yang dipakai guna menyatakan kondisi suatu hal atau sifat, baik itu makhluk hidup, tempat, waktu dan lain sebagainya disebut dengan adjektiva (kata sifat). Kata sifat ini sering dipakai guna menjelaskan mengenai keadaan (S) maupun Objek (O) pada suatu kalimat.

Ciri – Ciri Adjektiva (Kata Sifat)

1. Kata sifat bisa dibatalkan atau diingkari sifatnya menggunakan kata “bukan” atau “tidak”.

Contohnya :

– Tidak cantik
– Tidak baik
– Tidak harum

2. Kata sifat bisa diberikan sebuah keterangan penguat. Sejumlah kata penguat yang kerap digunakan diantaranya adalah : kurang, lebih, paling.

Contohnya :

– Sangat murah
– Amat mudah
– Paling tinggi
– Suka duka
– Serba guna

3. Kata sifat bisa diberikan sebuah keterangan pembanding. Sejumlah kata pembanding yang kerap digunakan diantaranya adlah :

Contonya :

– Baju itu lebih bagus dari yang ini
– Bila dibandingkan dengan yang itu, sepertinya baju ini kurang pantas.
– Indonesia merupakan Negara dengan pulau terbanyak di dunia.

Jenis – Jenis Adjektiva (Kata Sifat)

1. Kata Sifat Menurut Maknanya (Semantis)

Setiap adjektiva (kata sifat) mempunyai makna tersendiri pada suatu kalimat. Kata sifat menurut maknanya ini dibagi menjadi 2 jenis kata, yaitu :

  1. Menyatakan kualitas (kata sifat bertaraf)
    – Adjektiva pemberi sifat, adalah kata sifat dengan menyatakan kualitas maupun insentitas yang menilai secara fisik maupun mental.
    Contohnya : nyaman, rapi.
    – Adjektiva ukuran adalah kata sifat dengan menyatakan kualitas yang bisa diukur menggunakan ukuran kuantitatif (boisa menyatakan dalam bilangan).
    Contohnya : panjang, berat.
    – Adjektiva warna adalah kata sifat dengan menyatakan warna.
    Contohnya : merah, kuning.
    – Adjektiva waktu adalah kata sifat dengan dengan menunjukkan masa maupun periode pada suatu pekerjaan dan kejadian.
    Contohnya : lama, sebentar.
    – Adjektiva jarak adalah kata sifat dengan menyatakan ruang antara tempat atau dua benda.
    Contohnya : dekat, jauh.
    – Adjektiva sikap batin adalah kata sifat dengan menyatakan suasana hati atau emosi.
    Contohnya : marah, sedih.
    – Adjektifa cerapan adalah kata sifat dengan menggambarkan pada sesuatu yang bisa dirasakan dari panca indera.
    Contohnya : bau, manis.
  2. Menyatakan keanggotaan pada suatu golongan (kata sifat tidak bertaraf)
    Contohnya : bundar, abadi.

2. Kata Sifat Menurut Sintaksis (Letak atau Fungsinya Dalam Kalimat)

  • Adjektiva atributif adalah kata sifat yang fungsinya menjadi pelengkap atau penjelas pada suatu kalimat. Apabila jenis kata sifatini letaknya sesudah subjek, maka terkadang hal ini menjadi penjelas dari subjek tersebut. Sementara apabila letaknya sesudah objek, maka menjadi penjelas atas objek tersebut.
    Contohnya : Bunga mawar sudah kembang menjadi bunga yang harum dan indah.
  • Adjektiva predikat adalah kata sifat yang fungsinya menjadi predikat pada suatu kalimat.
    Contohnya : Anak baru itu sangat pandai.
  • Adjektiva inversi adalah jenis kata sifat yang berfungsi pula menjadi predikat pada suatu kalimat, namun terletak di awal kalimat.
    Contohnya : Bagusnya pemandangan di pinggir pantai ini.
Baca Juga :   Paragraf Persuasif : Pengertian, Jenis, Ciri, dan Contohnya

3. Kata Sifat Menurut Bentuknya

a. Kata sifat dasar

Adjektiva dasar adalah kata sifat asli tanpa mengalami sebuah proses afiksasi (pengimbuhan) serta tidak dapat diuraikan sebagai bentuk yang lebih sederhana. Sejumlah contoh dari kat sifat dasar ini adalah sebagai berikut :

– Sedikit
– Baru
– Lama
– Tinggi
– Indah

b. Kata sifat turunan

Adjektiva turunan (polifermis) adalah kata sifat yang telah mengalami sebuah proses afiksasi (pengimbuhan), reduplikasi atau pengulangan, pemajemukan serta penyerapan. Secara umum adjektifa denga turunan ini terbagi menjadi 4 bagian :

a) Adjektiva turunan dengan mengalami pengimbuhan (afiksasi)
Contohnya :
– Terindah (imbuhan ter-)
– Semegah (imbuhan se-)

b) Adjektiva turunan dengan mengalami pengulangan
Proses pengulangan ini terkadang diikuti pola “se- (+) kata sifat dasar (+) nya”.
Contohnya :
– Sebagus – bagusnya
– Seringan – ringannya
– Sebaik-baiknya

c) Adjektiva turunan majekmuk
Kata sifat majemuk adalah kata sifat yang dibentuk dari gabungan 2 ataupun lebih dari kata sifat dasarnya yang akan membuat makna baru (maknanya berbeda dengan kata sifat dasar pembentuknya).
Contohnya :
– Ramah tamah
– Suka duka
– Busung lapar
d) Kata sifat serapan
Adjektiva serapan adalah kata sifat yang asalnya dari bahasa asing yang lalu menyerap dan menjadikan sebagian dari bahasa Indonesia.
Contohnya :
– Struktural
– Aktif
– Duniawi

Contoh dan Penggunaan Adjektiva (Kata Sifat)

Berikut ini adalah contoh penggunaan kata sifat :

  • Ibu membawa tas baru yang sangat cantik tadi pagi.
  • Sepertinya kamu lebih pantas menggunakan pita warna hijau.
  • Rumah kita terlihat kumuh hari ini.
  • Buah ini beratnya hanya sebanyak 1 kg dalam timbangan kuning.
  • Beliau memang guru terbaik kami.
  • Lapangan sepak bola sekolah sangat luas.
  • Ayah kami adalah orang yang sangat bijaksana.
  • Siska menjadi murid dengan nilai Ujian Nasional tertinggi tahun kemarin.
  • Pria itu merupakan pria tertampan yang pernah aku lihat.
  • Rasa minuman di warung ini ternyata tidak seburuk yang dikatakan teman – teman.
  • Bu lia masih berstatus menjadi guru honorer di sekolah tersebut.

Demikianlah pembahasan mengenai kata sifat (adjektiva). Semoga bermanfaat serta dapat menambah wawasan bagi pembaca mengenai kata khususnya dan mengenal bahasa Indonesia pada umumnya.

Baca juga: