10 Konsep Geografi dan Contohnya Menurut Para Ahli Beserta Penjelasan Terlengkap

Posted on
10 Konsep Geografi dan Contohnya Menurut Para Ahli Beserta Penjelasan Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Konsep geografi akan mendasari ilmu geografi yang anda peroleh. Ilmu geografi merupakan cabang ilmu pengetahuan dengan pembahasan tentang suatu lokasi dan persamaan atau perbedaan keruangan terhadap fenomena fisik dengan manusia yang ada di atas wilayah permukaan bumi.

Konsep Geografi Menurut Para Ahli dan Contohnya

Adapun objek studi geografi merupakan fenomena yang terjadi dalam bumi kita. Selain itu berikut ini ada sekitar 10 konsep geografi sebagai landasan pembelajaran ilmu geografi.

Pada keterkaitannya dengan manusia, yang dimaksud dengan geografi meliputi studi masalah permukaan bumi, fauna dan flora, iklim serta kependudukan. Geografi membahas pula hubungan antara manusia dan lingkungannya untuk pemenuhan keperluan sehari-harinya.

Pada umumnya, aspek geografi dapat dibedakan kedalam 2 aspek yakni aspek fisik dengan aspek sosial. Dalam aspek fisik sendiri khususnya membahas tentang makhluk hidup, wilayah dan lingkungan. Namun berikut ini aspek sosial contohnya fenomena geosfer atau yang berhubungan dengan kehidupan manusia sendiri.

KONSEP GEOGRAFI

Didalam ilmu geografi terdapat pula konsep-konsep pembelajaran. Bagaimana konsep konsep geografis? Untuk lebih jelasnya tentang konsep esensial geografi paling utama bisa simak penjelasan dibawah ini.

1. Lokasi

Konsep geografi pertama adalah lokasi ataupun letak yakni suatu tempat ataupun letak daerah tempat adanya keterkaitan sebuah objek diatas muka bumi ini. Secara umum yang menjadi konsep lokasi dapat dibagi atas dua hal yaitu lokasi absolut dengan lokasi relatif.

1.1 Lokasi Absolut

Lokasi yang pertama adalah lokasi absolut yaitu letak sebuah daerah dilihat oleh garis lintang maupun garis bujur. Kondisi lokasi absolut juga bersifat statis serta tak bisa berubah sebab berpedoman dengan garis astronomi bumi. Bedaan lokasi menurut garis astronomis tersebut dapat menyebabkan perbedaan iklim (karena garis lintang) serta perbedaan waktu (karena garis bujur).
Lokasi absolut contohnya ialah letak astronomis wilayah Indonesia yang ada diantara 6° lintang utara hingga 11° lintang selatan dan 95° bujur timur hingga 141° bujur timur (6°LU-11°LS, dan 95°BT-141°BT).

1.2 Lokasi Relatif

Berikutnya adalah lokasi relatif yang merupakan letak ataupun tempat yang dapat dilihat dari wilayah lain yang ada di sekitarnya. Adapun lokasi ini juga bisa berganti-ganti berdasarkan objek yang terdapat di sekitarnya. Adanya lokasi relatif juga sangat penting sebab lebih banyak kajiannya pada ilmu geografi yang disebut sebagai letak geografis.
Lokasi relatif contohnya ialah letak geografis wilayah Indonesia yang berada di antara 2 benua yakni benua Asia dengan Australia sekaligus diapit dua samudera yakni samudra Hindia dengan samudra Pasifik.

2. Jarak

Konsep dasar geografi berikutnya adalah jarak. Pada kehidupan sosial ekonomi, tentunya jarak sangat penting artinya. Umumnya konsep jarak bisa dibagi kedalam 2 jenis yakni jarak absolute atau mutlak serta jarak relatif.

2.1 Jarak Mutlak

Jarak absolute atau jarak mutlak ialah jarak geometrik dengan dinyatakan pada satuan panjang meter ataupun kilometer. Sifat konsep jarak mutlak ini ialah tetap serta tak dapat diubah-ubah.
Jarak mutlak tersebut misalnya jarak Jakarta sampai ke Surabaya ialah 790 kilometer.

2.2 Jarak Relatif

Selanjutnya adalah jarak relatif yakni jarak waktu yang dapat diukur menggunakan satuan waktu seperti hari, jam, detik, menit, atau lainnya. Ruang ataupun sela antara 2 titik dapat diukur menurut jarak tempuhnya serta dapat berbeda-beda sesuai dengan kondisi tertentu.

Baca Juga :   Kebijakan-kebijakan VOC di Indonesia dan Pengaruhnya

Jarak relatif conthnya ialah perjalanan kota Jakarta sampai ke Surabaya membutuhkan waktu 10 jam hingga 15 jam menggunakan kereta api. Tapi bila menggunakan pesawat terbang Cuma membutuhkan waktu 1 jam.

3. Keterjangkauan

Yang ketiga adalah konsep keterjangkauan yakni kemudahan akses antara jarak tempuh untuk menuju pada suatu titik. Keterjangkauan juga bisa diartikan dengan jarak yang sapat dicapai maksimum satu wilayah sampai ke wilayah lainnya. Hal yang perlu diperhatikan pada konsep keterjangkauan ini ialah sarana serta prasarana sebagai penunjang yang sudah ada.

Keterjangkauan contohnya ialah dahulu untuk menuju ke pulau Madura membutuhkan kapal. Tapi setelah dibangunnya Jembatan Suramadu, anda dapat menuju pulau Madura menggunakan mobil atau angkutan darat lainnya melalui jembatan.

4. Pola

Selanjutnya konsep esensial geografi pola (pattern). Yang dimaksud dengan pola sendiri ialah bentuk, struktur, maupun persebaran fenomena ataupun kejadian yang terjadi di permukaan bumi berupa gejala alam atau gejala sosial. Pengertian pola lainnya ialah sebagai tatanan geometris secara beraturan sebagai sebuah bentuk interaksi antara manusia dan lingkungannya.

Pola pada konsep geografi contohnya ialah pembangunan pemukiman penduduk yang dibangun memanjang ikut alur jalan raya ataupun aliran sungai yang ada.

5. Geomorfologi

Ilmu geomorfologi ialah ilmu yang didalamnya mempelajari masalah bentuk permukaan bumi. Karena ilmu geografi tak lepas dari bentuk-bentuk bumi, misalnya pegunungan, lembah, perbukitan, serta dataran. Hal itulah yang mengakibatkan permukaan bumi sebagai objek studi geografi.
Konsep geomorfologi ini contohnya ialah kota Surabaya berada di dataran yang rendah.

6. Aglomerasi

Aglomerasi merupakan kecenderungan pengelompokan sebuah gejala yang berhubungan dengan aktivitas manusia. Tujuan pengelompokkan ini dilakukan untuk objek studi ilmu geografi.
Aglomerasi contohnya pengelompokan kawasan industri dipisahkan oleh daerah pemukiman.

7. Nilai Kegunaan

Pada hubungannya sebagai sebuah konsep dasar geografis, pengertian nilai kegunaan ialah manfaat yang diberi oleh sebuah wilayah di permukaan bumi untuk makhluk hidup, tak akan sama dengan semua orang. Manfaat yang dihasilkannya juga bersifat relatif, tapi mempunyai potensi untuk menunjang pertumbuhan suatu wilayah.
Nilai kegunaan geografis contohnya ialah kawasan dataran tinggi dapat dimanfaatkan sebagai tanah perkebunan yang sangat subur, sementara daerah pantai dapat dimanfaatkan menjadi tempat rekreasi untuk penduduk.

8. Interaksi/Interpendensi

Interaksi ataupun interpendensi ialah terjadinya hubungan saling mempengaruhi diantara gejala satu dan gejala lainnya. Pengertian lainnya mencakup keterkaitan serta ketergantungan antara satu daerah dan daerah lainnya untuk saling memenuhi keperluan mereka.
Interaksi interpendensi contohnya ialah daerah pedesaan dapat menghasilkan bahan-bahan pangan kemudian akan didistribusikan pada daerah perkotaan.

9. Diferensiasi Areal

Diferensiasi areal pada umumnya merupakan fenomena yang beda diantara tempat satu dan lainnya. Diferensiasi areal juga membandingkan diantara 2 wilayah guna menunjukkan perbedaan diantara satu wilayah dan wilayah lainnya sebab setiap wilayah mempunyai karakteristik yang sangat unik.

Diferensiasi areal contohnya ialah mata pencaharian penduduk yang ada didaerah pantai kebanyakan ialah nelayan, namun di dataran tinggi warganya kebanyakan menjadi seorang petani.

10. Keterkaitan Ruang

Yang keseuluh ialah keterkaitan ruang. Pengertian keterkaitan ruang ialah hubungan antara fenomena satu dan fenomena lain yang termasuk sebuah keterkaitan keruangan. Itu akan mendorong terjadinya sebab-akibat diantara wilayah tersebut.

Keterkaitan ruang contohnya ialah polusi udara yang telah terjadi di negara Singapura telah diakibatkan karena kebakaran hutan yang terjadi di provinsi Riau dengan lokasinya yang berdekatan.
Itulah pembahasan tentang konsep geografi secara lengkap. Semoga bermanfaat.

Baca juga: